
DI KAMAR LAIN
" jadi Dia gak mau merayakan pernikahan nya dengan mewaah," Kata Elang pada Bawahannya
" Benar Tuan Muda, Nona Muda meminta pernikahan yang sederhana Saja," Kata Pak Kim
" Baik lah, Panggilkan Nana Kemari," Kata Elang
" Baik Tuan muda," Pak Kim pun meninggalkan Elang di Kamarnya.
Tak berapa lama Diana pun Masuk
" Kata Pak Kim loh mau bicara sama gue Kak, Ada apa,?" Kata Diana langsung nyelonong masuk begitu aja
" Kamu Gak bisa apa, ketuk pintu dulu sebelum masuk Hah," Kata Elang kesal dengan kelakuan Adik kecilnya
" Ya Elah Kak, Gue ni adik Loh apa bukan sih, Masa iya gue masuk kamar Kakak sendiri aja harus Ketuk pintu dulu," Celoteh Diana kesal.
" Kan seenggak nya kamu harus mengetuk pintu dulu sebelum masuk kamar pria," Kata Elang kesal dan tak menoleh sedikit pun dari pekerjaan nya.
" iya iya iya,, ? Loh manggil gue Ada apa,," Kata Diana Mencoba sabar
" Kamu tuh gak bisa apa ngomong sama kakak Sendiri itu yang sopan, Jangan Ada istilah Gue Loh Gue Loh kaya Gitu, Apa lagi sama Kakak Sendiri" kata Elang kesal
" kakaknya Aja lahirnya ketuaan, makannya gak Gaul," Gumam Diana yang masih di dengar Elang,
" Apa Kamu bilang," Kata Elang menakutkan
"Ah Gak, Bukan apa apa," Kata Diana ngeles.
" Kamu pikir Kakak gak dengar hah," Kata Elang tak mau ngalah
__ADS_1
" Jadi,, Kakak panggil aku kesini cuma buat di omelin gitu,," Kata Diana kesal Dan mengalihkan pembicaraan.
" ehm, Begini Gaun pernikahan Kakak dan Ayu, Kakak Serahkan padamu ya," Kata Elang,
" Kakak Tau Kamu sangat pandai memilih, Jadi tugas itu Kakak serahkan Padamu," Kata Elang langsung
" Iya, Lagian Ayu juga udah setuju kok Kak, kalo Gaun pernikahannya Aku yang pilihkan," Kata Diana
" Baiklah kalo begitu, Kakak serahkan padamu?, Carilah Gaun pernikahan yang sederhana, Namun Mewah, Kamu mengertikan maksud Kakak," kata Elang
" iya, Aku dengar katanya pernikahan Kakak Sama Ayu gak di rayakan Mewah, Kenapa,?" Tanya Diana Diana Tau dari pak Lutfi
" iya!!... Dia sendiri yang memintanya, Agar pernikahan ini tak di rayakan Dengan mewah," Kata Elang memberi tau Diana.
" Oh Begitu," Kata Diana sekenanya.
" Oia Kak, Katanya Kakek besok mau kesini ya," Tanya Diana,
" Kakak Ini, Sibuk terus!! Bicara sama adiknya aja Sambil kerja begitu," Kata Diana kesal karena elang tak memperhatikan nya.
" Kau tau kan, kalo Kakak ini orang sibuk," Kata Elang tegas
" Iya iya iya, Lagian Kakak tuh aneh uang kakak kan udah banyak gitu tapi tetep aja kerja," Kata Diana aneh
" Kakak Kan mau jadi orang kaya," Kata Elang singkat
" Emangnya Kakak mau sekaya apa hah," Kata Diana kesal
" Ya lebih kaya lagi,," kata Elang bercanda
Perkataan Elang membuat kedua bola mata Diana memutar jengah,
__ADS_1
" Oia Na, Dimana Lutfi, sama Diego," tanya Elang
" Ada, mungkin sekarang lagi Minum di ruang Tamu," Kata Diana
" terus dimana Kakak iparmu," tanya Elang
"Ah Ayu, Kayanya sih dia lagi di taman depan kak," Kata Diana
" Malam malam gini, Sedang apa dia,?" Tanya Elang
" Ini kan baru jam 8 malam Kak," kata Diana
" Mau jam berapa pun kalo sudah gelap ya udah malam kan," Kata Elang tegas
" Iya lah terserah kakak aja," Kata Diana berlalu meninggalkan kamar Elang
" Oia Na, tolong panggil Diego dan Lutfi kemari," kata Elang sebelum Nana pergi
" Oke Kak," Kata Diana dan berlalu meninggalkan Elang,
Elang pun memperhatikan Taman yang berada di Bawah, Ia melihat Ayu sedang duduk di sana.
" Kata Nana kau memanggil kami," Kata Diego nyelonong begitu saja.
" Kau ini, Bisa tidak sebelum masuk tuh ketuk pintu," Kata Elang Kesal
" Buat apa gunanya pintu, kalo Masuk saja tidak mengetuk," Kata Elang lagi
" Iya iya iya, Sory," Kata Diego menyesal
" Di mana Lutfi," Tanya Elang.
__ADS_1
" Gue Disini," Jawab Lutfi sebelum masuk.