Back To The Previous Dynasty

Back To The Previous Dynasty
Manis


__ADS_3

Mina pov :


Apa tidak salah ya? Dia pikir aku menyukainya? Ah tidak mungkin!


“Kenapa kau terdiam? Pasti karena ketahuan tertarik pada ku, aku ini tampan, lihat saja, ketika kita berpisah pasti orang yang paling kau rindukan adalah aku,” ucap jihoon.


“Kau tau?” tanyaku


“Tau apa?” ucapnya balik bertanya.


“Kau pria paling percaya diri yang pernah aku temui,”


“Aku tau, aku percaya diri karna aku memang tampan,” ujarnya.


“Setelah kulihat - lihat, dia memang tampan,” batinku.



“Jika dia ada di tahun 2020, kurasa dia bisa menjadi artis idola atau seorang aktor ,”batinku.


“Kau baru pertama kali melihat visual yang luar biasa ini kan?” tanyanya.


“Iya, ”


“Maksud ku... Aku tidak terlalu memperhatikan nya,” ralat ku.


“Aku pria paling tampan disini,” ujar nya.


Semakin lama, pria ini semakin membuatku ingin membungkam nya, tapi jika tidak ada dia, aku juga akan kesusahan.


“Benarkan?” tanya nya.


“Aku bisa melihatnya,”


“Akhirnya kau akui bahwa visual ku sangat luar biasa,”


“Cih...! Jangan terlalu berharap banyak padaku,”


“Kau yang berharap banyak padaku,” ucap nya.

__ADS_1


“Aku pernah melihat pria yang lebih tampan darimu,”


“Tidak mungkin,” elak nya.


“Benar, kalau dilihat - lihat... Kau ini mirip aktor Cha Eunwoo,”


“Siapa dia?”


“Suamiku,” gurauku.


“Kau sudah punya suami?” tanyanya terkejut.


“Aku hanya bercanda,” jawabku.


“yang sering muncul di televisi,” tambahku.


“Apa itu televisi?”


“Kau tidak tau ya?”


“Aku ini pria yang cerdas, ruangan buku ku bahkan lebih besar dari rumah mu, jadi jika aku tidak tau akan suatu hal, maka pasti hal itu tidak ada di sini,”


“2020? Ah... Apa kau alien yang datang dari masa depan?” ucapnya sembari memperlihatkan ekspresi yang lucu.


“Hahahaha, tentu tidak,” elak ku.


“Jika memang benar pun tidak masalah, karena kau sangat manis, jika kau alien, maka kau alien paling manis,” gombal nya.


“Orang jaman dulu bisa merayu juga ternyata,” batinku.


“Jangan bicara omong kosong,” ucapku.


“Kau benar, sebaiknya aku jujur kalau kau ini makhluk yang pendek, kurasa kau bukan alien tapi kurcaci,” ledak nya.


Ku kira pria ini berbeda, ternyata sama saja dengan pria yang ada di tahun ku.


“Tadi kau merayu ku, sekarang kau meledek ku, kau mau apa?!” bentakku.


“Aku mau dirimu,”

__ADS_1


“A-apa?”


“Aku mau dirimu... Membayar hutang mu padaku,”


“O-ooh,”


Dia selalu membuat ku ingin terbang, lalu tiba-tiba dia juga membuat ku sadar kalau aku tidak punya sayap,


“Jangan terpengaruh oleh kata-kata manis nya itu Mina..., pria seperti dirinya ini pasti hanya mau meledek ku saja,” batinku.


“Aku sedikit sibuk, aku akan pergi,” ujarnya.


“Baiklah,”


“Jangan merindukan aku,”


“Tidak akan,” ucap ku.


Jihoon pergi, aku berjalan menuju rumah, tapi aku bingung jalan pulang, jihoon membawa ku berputar - putar, jadi aku tidak tau jalannya.


“Ah. ..! Pria yang menyebalkan! Aku jadi tersesat oleh nya, seharusnya tak aku biarkan dia pergi,” ujar ku.


Kepala desa tiba-tiba muncul.


“Hey... Jangan berdiri di tengah jalan, apa kau tidak lihat orang sedang sibuk sekarang?” seru nya padaku.


“Maaf... , tp aku bingung, aku tidak tau jalan pulang,”


“Astaga...”


“Hey Wang!” dia memanggil seseorang.


Seorang pria datang.


“Tolong antar kan dia kerumah nya,”


“Tapi aku tidak tau jalannya,” ucap pria itu.


“Cari tau saja, aku sedang sibuk,” ujar kepala desa.

__ADS_1


Beradaptasi di dinasti lampau memang tidak semudah yang kubayangkan.


__ADS_2