
Malam sunyi yang terasa panas bagi rayhan, tapi rayhan akan tetap pada janjinya untuk tidak meminta haknya sebagai suami seutuhnya.
Rayhan berjanji kepada dirinya sendiri untuk tidak melakukan itu sebelum alana benar-benar siap. Meskipun setiap harinya dirinya sedikit tersiksa dengan keadaan posisinya. Bagaimana pun, dirinya adalah laki-laki normal. Apalagi setiap harinya tidur dengan seorang wanita, bahkan satu ranjang.
" Aaakh... Harus tahan ray." gumamnya dalam hati.
Huft.....
Tepat pukul 01:00 dini hari, rayhan tetap tidak bisa tidur. Dirinya berniat untuk sholat malam saja dan hendak membangunkan alana.
" Al, sholat yuk! Udah jam satu."
Alana menggeliat dan perlahan membuka matanya. " Hoam... Kenapa mas?"
" Mau sholat malam? Udah jam satu." ulangnya. Alana hanya mengangguk menanggapi ucapan rayhan sambil terus memejamkan mata. Rayhan gemas sendiri melihat istri kecilnya.
" Kalau ngantuk, lanjut tidur saja!" ucap rayhan. Alana pun langsung ambruk tertidur lagi setelah mendengar ucapan rayhan. Rayhan hanya tersenyum menggeleng pelan sambil mengusap lembut pipi kiri alana. Sungguh menggemaskan fikirnya.
Akhirnya rayhan sholat malam sendiri, setelah menunaikan semua ibadahnya tengah malam akhirnya rayhan pun merasa ngantuk dan bisa tertidur juga.
*****
" Ray." panggil andi.
" Hem." jawab rayhan sambil memejamkan mata.
" Ada orang yang mencari identitas asli kamu ray." ujar andi.
" Lalu?"
__ADS_1
" Sesuai permintaan kamu, pasti hanya akan ada rayhan seorang sopir dalam hasil pencariannya." jelas andi, asisten sekaligus sahabat rayhan.
" Bagus."
" Oh ya ray, bagaimana dengan pricilla? Kamu sudah melupakannya kan?" tanya andi hati-hati.
" Huft.... Entahlah." jawab rayhan sambil menerawang jauh mengingat masa-masa bahagia dirinya saat berpacaran dengan pricilla, mantan kekasihnya.
" Saranku sih, mending kamu lupakan saja dia ray! Toh dia juga betah disana."
" Sulit bagiku an, dua tahun bersamanya tidaklah mudah untuk melupakannya." ucap rayhan bimbang.
" Kan sudah ada alana ray, memangnya kamu tega menyakiti hatinya? Bagaimana kalau nanti dia tahu bahwa kamu masih berharap pada mantan pacarmu itu?" tanya andi.
" Entahlah an, disatu sisi aku masih sangat mencintai pricilla. Tapi disisi lain, aku juga kasihan pada alana." jawab rayhan sambil mengingat kondisi alana.
" Pilih lah salah satu dari mereka ray, jangan egois! Kamu sudah menjadi sorang suami sekarang."
" Aku hanya tidak mau kau menyakiti hati mereka berdua ray."
" Aku juga butuh waktu an, coba kalau kamu berada diposisiku, apa yang akan kamu lakukan?"
Andi diam tak menjawab, benar juga apa yang diucapkan sajabatnya. Jikalau dirinya ada di posisi rayhan, pasti dia juga kasihan terhadap alana.
" Huft... Okey aku mengerti. Maaf ray aku tidak bermaksud....."
" Iya, aku tahu. Tolong keluarlah dulu an! Aku ingin istirahat." ucap rayhan cepat.
" okey aku keluar ray." ucap andi.
__ADS_1
Setelah mengatakan itu, andi keluar menuju dapur untuk mengawasi para koki kepercayaannya.
*****
" Bagaimana hasilnya?" tanya siska pada orang suruhannya.
" Beres bos, ini identitasnya lengkap." jawabnya sambil menyerahkan map yang berisi identitas rayhan. Siska sangat antusias ingin segera membaca dan mengetahuinya.
" Hah! Apa-apaan ini? Jadi dia beneran sopir? Huh kupikir dia seorang lelaki mapan yang pura-pura jadi sopir. Lalu dapet dari mana dia uang sebanyak itu?" gumamnya heran setelah melihat hasil identitas seorang rayhan.
" mbak al bilang uang belanjanya berkali-kali lipat dengan uang belanja kebutuhan dapur, uang dapur aja rayhan kasih 5 sampai 8 juta, lalu berapa uang mbak al sendiri?" gumamnya lagi.
" Kamu boleh pergi!"
" Emm tambahannya mana bos?"
" tambahan apa? Tambahan pekerjaan maksud lo? Gue udah nggak butuh. Ceoat sana pergi!"
" Tambahan uangnya lah bos, kan tugas saya baik dan benar."
" Hem, gitu aja bangga. Nih, satu juta."
" Wah terima kasih bos. Lain kali saya disuruh kerja begini lagi, saya mau kog bos."
" Ihhhh sana-sana pergi!"
" Iya bos."
"Huh! Ku kira dia sultan yang lagi nyamar, ternyata memang beneran miskin. Tapi ganteng juga sih sebenarnya, akh.. Sudahlah. Yang penting aku udah dapat apa yang aku inginkan dari dulu, mas reza juga sudah menjadi milikku. Tinggal menyingkirkan mereka berdua dari rumah. Misi selesai hahaha." ucapnya siska.
__ADS_1
bersambung.......