
" Bu, alana tinggal dimana ya? Sedang apa dia? Apalagi cuaca malam ini cukup dingin." ujar ayah mahendra.
" Ngapain bapak mikirin alana? Biarin aja lah pak, mungkin alana juga sudah punya kontrakan." jawab bu ratna sambil menyisir rambutnya.
" Bapak merasa bersalah bu atas semua sikap bapak yang pilih kasih ke alana."
" Nggak usah nyesel gitu pak, toh alana itu memang bukan anak kandung kita."
" Tapi bu, bagaimana pun juga alana punya hati bu. Baoak bener-bener nyesel berbuat nggak adil terhadap alana dan siska."
" Sudahlah pak, jangan mikirin alana terus, harusnya yang dipikir itu anak kita, siska. Duh ah yok tidur! Ibu udah ngantuk." ucap bu ratna sambil memejamkan matanya.
*****
Seorang gadis berada dalam apartemennya sedang mengawasi foto dirinya dengan kekasihnya dulu yang ada dalam handponenya.
" Bagaimana kabarmu ray? Apakah kamu sudah melupakanku?" gumamnya.
" Aku udah kembali ke indonesia lagi ray, aku berharap dalam hatimu masih ada cinta untukku." ucap wanita berambut panjang lurus tersebut. Setelahnya, wanita berbadan ramping tersebut mengambil obat yang ada dalam meja riasnya, lalu menelannya bersamaan segelas air yang mengalir dalam tenggorokannya.
Kegiatan rutin yang harus ia lakukan agar dirinya bisa benar-benar sembuh dari penyakit yang ia derita.
Sedangkan seorang pria yang tengah berada di balkon kamar hotelnya, sedang tengah bergelut dengan fikiran dan hatinya.
' Bagaimana kabarmu pricilla? Mengapa dulu kamu tiba-tiba pamit pergi jauh? Bagaimana kalau kamu tau kalau aku sudah menikah?' batin pria tersebut yang tak lain adalah rayhan dermawan.
' Begitu sulit untukku melupakanmu setelah kita bersama, tapi sekarang sudah berbeda. Ada seorang istri yang harus aku kasihi dan cintai, meski perasaan itu belum sepenuhnya muncul.' batin rayhan lagi.
Semakin malam, angin yang bertiup pun semakin kencang, membuat sang pria akhirnya masuk ke dalam kamarnya dan segera beranjak tidur, karena besok pagi-pagi sekali dirinya harus take penerbangan pulang.
__ADS_1
*****
Bandar Udara Internasional Soekarno - Hatta, seorang pria gagah berlesung pipi sedang berjalan di iringi oleh asisten sekaligus sahabatnya. Berjalan ke arah para bodyguardnya lalu masuk ke dalam mobilnya.
" Ray, sudah siap kan untuk jujur pada loe?" tanya andi selaku sahabatnya.
" Heem." jawab rayhan singkat. Rayhan sudah bergelut dengan fikiran dan hatinya tadi malam, meski sempat ragu karna terus keingat kekasihnya dulu, namun rayhan sudah memantapkan hatinya untuk memilih sang istri.
Rayhan akan memberitahukan semua tentangnya, bahwa dirinya bukanlah seorang sopir, melainkan seorang miliarder muda.
Di perjalanan, rayhan membayangkan bagaimana reaksi alana nanti ketika tahu bahwa dia bukan seorang sopir, melainkan seorang miliarder muda yang kaya raya.
Membayangkannya saja rayhan sudah senyum-senyum sendiri.
" Dih, kenapa senyum-senyum sendiri? Udah nggak waras nih?" tanya andi di depan kemudi. Rayhan yang ada di belakang pun berdehem menestralkan sikapnya agar terlihat cool lagi.
" Dih, gue liat kog tadi loe tersenyum sendiri. Udah nggak sabar ya, pengin cepet nyampe rumah?" goda andi.
" Fokus nyetir andi! Kamu mau kita celaka?" hardik rayhan.
" Kalau celaka, nggak bisa cepet bertemu istri dong ray."
" Andi!"
" Iya iya maaf, gue fokus nyetir." ucap andi lalu fokus membelahi jalanan yang mulai padat.
*****
Alana yang sedang menyirami tanaman yang ada di halaman rumahnya, terkesiap melihat mobil mewah memasuki halaman rumahnya.
__ADS_1
" Siapa itu? Salah masuk kali ya?" gumamnya berhenti menyirami tanaman lalu melangkah menghampiri mobil tersebut.
Ia ketok pintu mobil depan lalu menunduk setelah jendela mobil terbuka.
" Maaf pak, anda siapa? Anda salah rumah ya?" ucap alana.
' Hah, pak? Emang tampang gue keliatan tua ya?' batin andi.
" Pak, anda mau cari rumah siapa?" ujar alana lagi. Sebelum orang yang ia tanyai menjawab, pintu mobil belakang terbuka. Lalu keluarlah sosok lelaki yang diam-diam alana rindukan.
" Mas ray..han?"
" Gimana kabarmu al?"
Alana menepuk pipinya pelan " auww! Ini beneran mas rayhan kan? Tapi kog...."
" Ini beneran aku al!"
' Kog mas rayhan tampan sekali begini sih, mana tampilannya kaya seorang pebisnis lagi. Duh....' batin alana.
" Kamu bukan mas rayhan! Mas rayhan itu seorang sopir." ucap alana masih tak percaya.
Andi yang mendengarnya pun terkekeh mendengan penuturan istri sahabatnya lalu berkata " Rayhan itu bukan seorang sopir al, tapi dia itu pemilik restoran yang terkenal itu, respecto resto."
" Apa????"
bersambung......
yuk like dan komennya 🤗 jangan lupa Bote dan jadikan favorit ya 🙏🏻 terima kasih 🙏🏻😚😚😚
__ADS_1