Balas Dendam Pasangan Kekasih

Balas Dendam Pasangan Kekasih
bab. 27


__ADS_3

" Merantau? Merantau kemana non? Wong dari dulu saya tinggal bersama jadi pembantunya di aparteman den rayhan." jelas bi sumi.


" Apartemen?" tanya alana kaget.


" Iya non, kenapa? Kog malah kaget?" tanya bi sumi dan alana langsung tersadar dari kekagetannya.


" Hahahaha bibi bercanda ya? hahaha apartemen? Haha."


" Loh memangnya non alana ini nggak tahu ya siapa den rayhan?" tanya bi sumi.


" Tau lah bi, mas rayhan itu pekerjaannya jadi supir. Ini sekarang lagi di bali katanya disuruh bosnya ngikut kesana dulu hehe." jelas alana sambil masih terkekeh.


" Supir?" jawab bi sumi kaget.


" Kog malah kaget bi? Pingin gantian ya ngerasain terkejut? Hehe."


" Supir non?" tanya bi sumi lagi dengan segala keheranannya.


' emang den rayhan ngaku jadi sopir ya, masa seorang owner restoran terkenal nyamarnya jadi sopir?' batin bi sumi.


" Sudah bi, bibi pasti capek. Mending bibi istirahat aja dulu." ucap alana.


" Iya non, nggak papa ini saya istirahat sebentar aja ya non?"


" Iya, nggak papa." jawab alana.


' sepertinya non alana ini gadis yang baik, tidak seperti non pricilla dulu. Hmm syukurlah den rayhan menikah dengan orang yang tepat.' batin bi sumi.


Setelahnya alana pergi dan bi sumi pun langsung masuk ke dalam kamarnya.


Di dalam kamar, alana masih kefikiran dengan ucapan bi sumi tadi. " Apartemen? Haha bi sumi lucu juga ya, aku aja heran mas rayhan bisa beli rumah ini. Sekarang dengar mas rayhan punya apartemen. Emang mas rayhan itu seorang penguasa apa hehehe." ucapnya lalu setelah itu alana mandi dan segera beribadah menunaikan kewajibannya.


*****


" Ada apa bi?"


" Den, den rayhan ngaku jadi sopir ya ke non alana?" tanya bib sumi sambil mendekatkan teleponnya ke telinga.

__ADS_1


" Kenapa memangnya bi?" ucap rayhan di seberang sana.


" Kog nona alana kaget pas bibi bilang pembantu di apartemen?"


" Saya memang masih merahasiakan semuanya bi."


" Oh gitu ya den, pantes saja tadi non alana malah tertawa mendengar den punya apartemen."


" Ya sudah ya bi, saya tutup panggilannya. Saya titip alana."


" Siap den."


Setelah mematikan handponenya, pria yang berusia 28 tahun itu tersenyum membayangkan ekspresi terkejut alana seperti yang di ceritakan pembantunya.


" Hahaha alana alana. Bagaimana ekspresimu nanti kalau kamu tau akulah pemilik respecto resto di setiap daerah itu? Hahaha."


*****


Sore hari, bi sumi menghampiri alana yang sedang berkutat dengan kegiatannya di dapur.


" Non ngapain? Non masak? Waduh, biar saya aja non." ujar bi sumi.


" Emm non alana mau masak apa? Kan bibi belum belanja."


" Tadi siang pas mau ke rumah, al mampir dulu ke warung beli sayuran ini bi, al lagi masak capcai."


" Oh, non suka semua jenis makanan ya?"


" Iya bi, al kalau makanan nggak pernah pilih-pilih."


" Kalau den rayhan alergi sama makanan seafood."


" Mas rayhan alergi seafood?" tanya alana.


" Iya non, sebenarnya den rayhan itu suka banget sama udang, tapi karena alergi den rayhan nggak pernah makan seafood lagi." jelas bi sumi. Alana manggut manggut mendengar penjelasan bi sumi.


" Emm kalau makanan kesukaan mas rayhan apa bi?" tanya alana.

__ADS_1


" Den rayhan itu paling suka sama sup ayam." jawab bi sumi.


" Emm kalau sup daging sapi, nggak mau?"


" Kata den rayhan lebih nikmatan sup ayam non."


" Yah, padahal al tambah suka sup daging sapi, apalagi kalau ada pentolnya heummm nggak di ragukan lagi rasanya bi."


" Kenapa nggak belanja bahan makanan sup aja non?"


" Hehe al lagi pingin capcay bi."


" Wah.... Non alana ngidam ya?" tanya bi sumi yang langsung membuat alana kaget.


Alana segera menggelengkan kepala menjawab pertanyaan bi sumi.


" Eng..gak bi, al nggak ngidam kog, hanya kepingin bi, sedikit kepinginnya." jawab alana. ' boro-boro ngidam, tidur aja kita pisah ranjang' batin alana.


" Duh... Nggak usah malu non sama bi sumi, biasa aja non. Maklum pengantin baru heee." ujar bi sumi sambil memotong wortel yang sudah di kupas oleh alana.


" Enggak bi, beneran al bggak hamil, suerr." ucap alana sambil menunjukkan dua jarinya.


" Bukan nggak hamil non, tapi mungkin belum."


" Nah i..iya itu maksudnya."


" Kirain udah ngidam aneh aneh si non al."


" Enggak bi, emm al boleh minta tolong nggak bi? Tolong di terusin ya bi, al mau mandi terus sholat ashar dulu."


" Siap non, serahkan semua pada bi sumi. Jangan kuatir non."


" Ya sudah saya tinggal ya bi." setelahnya alana pergi ke atas menuju ke kamarnya. Di dalam kamar, alana merenungi tentang hubungannya dengan rayhan.


Sejauh ini, hubungannya dengan rayhan masih fakum berjalan di tempat. " Huft... Perasaan mas rayhan kepadaku yang sebenarnya gimana ya? Perasaanku juga masih hambar. Huft... Mending mandi terus sholat, makan deh yuhu..." ucapnya alana lalu masuk ke dalam kamar mandi.


bersambung....

__ADS_1


dukungannya yuk 🤗 terima kasih 🙏🏻🙏🏻😚😚😚


__ADS_2