
" Al bangun, ayo! Katanya mau sholat tahajud bareng." ujar rayhan sambil menepuk pelan lengan sang istri.
Setelahnya terdengar suara lenguhan di bawah selimut. "hooaaamm,,, eh jam berapa mas?"
" Sudah jam satu. Ayo cepetan bangun! Mau sholat tahajud bareng nggak?"
" Emm sebentar aku ke kamar mandi dulu." pamit alana. Sedangkan rayhan hanya mengangguk kan kepalanya lalu melangkah dan duduk di atas sajdah sambik membuka kembali mushaf suci itu.
Di dalam kamar mandi, alana bernafas lega kalau dirinya mendapati tamu bulanannya malam ini, setidaknya dia masih bisa menghindar kalau-kalau rayhan mau meminta hak nya.
" Huh aman." ucap alana ceria. Setelahnya alana segera cuci muka dan keluar dari kamar mandi.
" Ngapain masih berdiri di situ? Ayo al!"
" Emm sebenarnya aku lagi halangan mas." jawab alana malu-malu. Lalu setelahnya alana mendengar rayhan menghela nafas.
" Baiklah, tidurlah kembali!" ujar rayhan dan alana menggangguk.
' haha aman sentosa!' batin alana girang.
*****
Pahi harinya, alana keluar membeli sayuran untuk dia masak. Bagaimana pun sekarang dia adalah seorang istri yang wajib melayani suaminya.
'mas rayhan sudah memberiku nafkah dhohir, aku harus membalasnya juga dengan menjadi istri yang patut, tapi kalau mas rayhan minta jatahnya jujur saja aku masih belum siap.' batin alana.
" Hem itu si mamang udah datang." gumamnya lalu berjalan ke arah tukang sayur langganan ibu-ibu komplek nya.
__ADS_1
" Pagi mang, bu." sapanya ramah.
" Pagi juga tukang selingkuh." jawab ibu winda membuat alana tergelak mendengarnya.
" Iya dik alana ini gimana sih, masa punya calon suami kantoran malah pilih cowok yang hanya seorang sopir." ujar ibu satunya lagi, bu endang.
" Maaf ibu-ibu, saya saya di fitnah. Sebenarnya itu ya siska yang sudah merebut mantan calon suami saya, dia suda mengan,,,,," jawab alana menahan rasa kesalnya tetapi, belum sempat dia selesai bicara, siska datang dan memotongnya.
" Halah ngaku aja deh mbak, nggak usah malah mau memfitnah aku." ujar siska membela.
" Iya, masa kamu tega memfitnah adik kamu sendiri." ujar bu endang.
" Bukan begitu bu, memang begitulah cerita yang sebenarnya, siska yang sudah merebut hingga dia ham,,,"
" Sudah lah ibu-ibu, nggak usah di tanggapi. Mending ibu-ibu lanjutin belanjanya, saya juga mau segera berangkat ke kantor." bela siska memotong perkataan alana. Bisa-bisanya alana mau membocorkan semuanya fikirnya. Semua ibu-ibu membenarkan apa yang di ucapkan siska.
" Kog udah masuk kerja aja sis?" tanya bu winda.
" Iya bu, biasalah pekerja kantoran itu nggak boleh lama-lama cutinya. Apalagi suamiku yang seorang manager." ujarnya dengan sombong.
" Hem bener tuh, si reza emang suami idaman, dijaga ya suaminya biar nggak di ambil kakak kamu lagi." ujar ibu satunya lagi.
" Iya buk tenang saja, saya akan siap siaga menjaganya." ujar siska lagi.
Srdangkan alana yang mendengarnya menjadi sangat kesal. Mau membela pun semua tak akan mendengarnya. Segera dia ingin pergi dari sana.
" Mang saya belanja ini, berapa semua?"
__ADS_1
" 30 ribu neng." jawab tukang sayur.
" Nih bang, ambil saja kembaliannya. Saya permisi dulu." ujarnya sambil memberikan lembaran merah ke tukang sayur lalu segera pergi dari sana.
" wah terima kasih neng al!" teriak tukang sayur dengan senangnya. Sedangkan alana yang sudah menjauh pun tak mendengarkan teriakan nya.
*****
Waktu jam istirahat, siska memilih pergi sendiri ke Respecto Resto.
" Selidiki pria ini!" ujar siska kepada orang suruhannya.
" Baik nona." ucap seorang pria dengan memandang foto yang di beri siska.
" Cari se detail-detailnya!" ujar siska lagi.
" Baik nona."
" Ya sudah, kamu boleh pergi."
" Permisi nona." ujar pria itu di angguki kepala oleh siska.
" Hem makanan di resto ini enak banget, kapan-kapan aku mau ngajak mas reza kesini deh." ujarnya sambil terus menikmati makanan yang di pesannya.
Bersambung........
jangan lupa like, comen, vote Dan jadikan favorit ya 🙏🏻 terima kasih atas dukungannya 🙏🏻😚😚
__ADS_1