Balas Dendam Pasangan Kekasih

Balas Dendam Pasangan Kekasih
bab. 34


__ADS_3

" Kamu turun jabatan za!"


" Apa pak?"


Bukan reza yang menjawab, melainkan istrinya yang langsung berdiri karena kaget dengan penuturan direktur.


" Kenapa?" jawab direktur dengan tatapan nyalangnya.


Mendadak rasa kesal yang menggebu tadi menciut seketika dalam diri siska. Dirinya langsung menunduk dan duduk kembali seperti semula.


" Maaf pak."


" Sudah untung tidak saya pecat. Keluarlah kalian berdua, dan kamu za!"


" Iya pak."


" Datangi asistenku faris, dia akan memberi tahu posisi baru mu!"


" Baik pak, kami permisi."


Setelah mereka keluar dari ruangan direktur, wajah siska sangat kentara ekspresinya bahwa sekarang ia benar-benar sangat kesal. Reza pun acuh terhadap istrinya, kepalang tanggung, ia akan mencari keberadaan alana dan akan memberi tahu sikap rayhan sebenarnya.


Berharap ia masih punya satu kesempatan untuk bisa menjalin kasih kembali.


Reza bukan langsung menemui asisten direktur, melainkan ia langsung keluar dari kantor untuk segera mengungkapkan semua yang ada dalam hatinya. Toh nanti kalau ia dipecat, ia bisa masuk ke kantor ayah tirinya.


" Ihh malah langsung pergi sih? Duhhhh kenapa hidupku selalu muter-muter ke arah kemiskinan sih! Hmm nggak bisa dibiarin, aku harus bisa cari perhatian rayhan biar alana dicerai terus aku deh yang jadi nyonya rayhan, pemilik respecto resto." ucap siska.


*****


Dalam resto, alana dan rayhan sangat menikmati hidangan sarapannya. Eitss, bukan sarapan melainkan sudah masuk waktu siang karena jam sudah menunjukkan pukul 11:53.


" Alhamdulillah." ucap alana lalu pamit ke toilet. Sedangkan rayhan terus melanjutkan makannya karna dirinya juga sangat lapar.


Tiba-tiba andi datang, mumpung nggak ada alana fikirnya.


" Ray."


" Hem."

__ADS_1


" Sebenarnya tadi pagi gue liat istrimu nangis setelah melihat kamu dan pricilla." adunya. Rayhan hanya mengangguk.


" Terus, tadi kog kalian kayak biasa aja. Memang kamu udah jelasin semuanya?" tanya andi penasaran.


" Sudah."


" Huftt lega gue, terus gimana keputusan lo itu, milih istri apa mantan pacar?"


" Kepo."


" Ray, gue serius! Kasian lah alana kalau harus lo tinggal. Nanti kalau alana di rebut reza lagi gimana?"


" Ngomong apaan sih?"


Andi jadi heran sendiri dengan jawaban rayhan yang begitu singkat dan padat.


" Lo itu yang kenapa sih ray? Kog agak konslet gitu."


" Oh, lo lagi konslet?" tanya rayhan lagi.


" Kog gue sih ray, lo itu kalau diajak ngomong jawabnya jangan dikit-dikit gitu napah. Kebanyakan ya, cewek itu suka cowok yang romantis. Bukan cowok yang dingin bak kulkas, cuek, ngomongnya singkat, padat, nggak jelas juga." jelas andi panjang lebar.


" Ehemmm."


" Eh, mbak al dari mana?"


" Dari toilet mas andi. Mas andi mau makan juga, gabung sama kita?"


" Emm endak mbak, cuma mau ngabari ray tadi kalau laporan kemaren belum di cek." jawab andi.


" Emm iya."


" Saya permisi dulu ya mbak, yuk ray."


" Iya." hanya alana yang menjawabnya.


Mereka pun kembali menikmati makan bersama, setelah selesai alana pamit mau ke toko baju dulu sebelum pulang ke rumah.


" Iya, hati-hati. Atau mau aku antar dulu?" tanya rayhan.

__ADS_1


" Enggak usah, mas banyak kerjaan disini malah nggak kelar-kelar nanti."


" Kalau begiti tunggu pak doni aja dulu ya!" tawar rayhan lagi.


Alana menggeleng dan tersenyum " Enggak mas, aku bisa pulang sendiri."


Rayhan hanya mendesah pelan, entah mengapa perasaannya ada yang mengganjal tak enak. Takut pula terjadi sesuatu dengan istrinya.


" Ya udah mas, taxi yang aku pesan udah di luar. Aku pergi dulu. Assalamu'alaikum." ucap alana sambil meraih tangan suaminya.


" Wa'alaikumsalam, kalau ada apa-apa langsung hubungi aku."


" Iya."


Di perjalanan alana asyik dengan handpone barunya yang dibelikan oleh rayhan seminggu yang lalu. Ia mulai aktif lagi dalam sosial medianya.


Sudah sebulan lamanya ia tak membuka sosmed karena banyak hujatan teman-temannya karena isu perselingkuhan antara dirinya dengan kakak tiri reza.


" Hmm gimana ya, supaya mereka tak ngehujat mas rayhan lagi?" gumamnya sambil memutar mutar handpone nya.


Sebenarnya alana malu kalau semua teman-temannya mencemooh dirinya karena telah salah memilih selingkuhan, karena memang dulu rayhan hanya mengaku sebagai sopir.


" Masa'aku harus pamer kekayaan sih, kan riya' namanya."


" Tapi demi nama baik suamiku sih, supaya mereka nggak seenaknya gibahin orang!" ucapnya lagi.


Alana mengarahkan kamera handponenya ke arah lengannya yang ia gantungi tas branded mermerek. Sebenarnya bukan dia sendiri yang beli, tapi suaminya sudah belanja banyak untuk dirinya. Bagaimana alana tidak jatuh hati pada suaminya sendiri kalau begini?


Cekrek....


Lalu alana mengunggah foto tersebut ke sosial medianya. Tertulis caption disana serta nama suaminya pun ia tulis.


Kebahagiaan bukan dari harta pasangan, tapi dari hati pasangan. Hidup di dunia memang butuh uang, tapi uang bukan segalanya. Hanya kesetiaan dan perhatian serta kasih sayang rumah tangga akan merasa tentram.


Teruntuk suamiku rayhan dermawan ❤


Posting....


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2