Be Your Shadow

Be Your Shadow
BYS Ep 14


__ADS_3

Keyra bahkan sampai tiga hari tidak bisa masuk kuliah karena menunggu kakinya sembuh total. Yogi diam-diam merasa sudah lama sekali tidak melihat Keyra di kampus. Biasanya dimana-mana terlihat Keyra bersama Rena.


Ini hari ke empat setelah tiga hari Keyra tidak masuk kuliah.


"Hai Ren" Keyra memeluk Rena di pundaknya


"Aaaaa Key lu udah sembuh? Lihat-lihat kaki lu"


"Udaaah, semua sudah normal seperti sedia kala "


"Syukur deh kalau lu udah sehat, hmmmm kangen" mereka berdua berpelukan di tengah-tengah banyak orang lalu lalang


"Oh iya kak Yogi mama Ren?"


"Udah mulai lagi ributin kak Yogi"


"Kan gua juga kangen sama dia Ren"


"Nggak tahu tuh, belum kelihatan dari tadi, belum datang kali ya, ini kan masih pagi banget"

__ADS_1


"Iya juga sih, ya udah ke kelas yuk"


"Ke kantin dulu lah, belum sarapan gua"


"Ya udah deh "


Mereka berdua berjalan menuju kantin yang sepagi ini sudah lumayan ramai. Mereka berdua duduk dan memesan makanan untuk sarapan, Keyra dan Rena adalah dua sejoli yang anti sarapan roti, mereka berdua penikmat makanan berat di situasi apapun. Contohnya pagi mereka akan memilih sarapan bubur ayam atau nasi goreng, siang bisa baso atau mie ayam dan juga banyak lagi menu-menu makanan yang mereka berdua jelajahi setiap harinya.


Setelah sarapan mereka berdua masuk ke dalam kelas, hati Keyra masih saja penasaran mencari keberadaan Yogi yang belum juga kelihatan.


Keyra sedikit kecewa karena sampai pulang kuliah dia tidak melihat orang yang di sukai nya itu.


Di dalam angkot hanya ada dirinya dan juga dia orang yang lain. Satu seseorang dengan topi yang menutupi hampir seluruh wajahnya, dan satu orang lagi adalah ibu-ibu pedagang kue atau apalah, dia membawa keranjang yang dia pangku.


Keyra melihat ibu itu menangis tanpa suara


"Permisi ibu jualan apa?"


Ibu itu segera mengusap kasar wajahnya kemudian mengulas senyum di kedua sudut bibirnya

__ADS_1


"Ini neng ibu jualan donat"


Ibu itu membuka keranjang yang dia bawa, terlihat donat yang di bungkus plastik satu persatu, jika di hitung masih ada kira-kira 20-30 biji


"Berapa Bu satunya?"


"Dua ribu neng"


"Ya udah saya borong ya Bu donatnya "


"Beneran neng? Alhamdulillah ya Allah "


Keyra tersenyum seraya mengangguk, ada kesenangan tersendiri yang Keyra rasakan saat melihat senyum wanita di hadapannya.


Mungkin jika aku memberinya uang secara cuma-cuma ibu itu akan merasa tidak nyaman, tapi dengan membeli dagangannya seperti ini pasti akan membuat dia tidak tersinggung, ternyata di dunia ini masih banyak orang yang lebih tidak beruntung di banding aku, aku harus lebih banyak bersyukur mulai sekarang (Keyra)


Ibu itu segera turun dari angkot dengan wajah yang sumringah, Keyra juga merasakan kebahagiaan tersendiri di hatinya.


senangnya bisa membahagiakan orang lain (Keyra)

__ADS_1


Keyra melihat ke sampingnya, ada seorang laki-laki yang duduk di sudut angkot dengan wajahnya yang tertutup topi dan masker. Keyra tidak menghiraukan orang itu. Keyra turun setelah sampai di dekat rumahnya.


__ADS_2