
"Emak lu asik gitu Ren"
"Gua juga baru tahu kalau emak gua asik, biasanya nggak kayak gitu kok"
Mereka berdua menuju kantin untuk sarapan, karena sangking buru-buru berangkat tadi pagi akhirnya mereka tidak sempat sarapan tadi.
"Lu mau pesen apa?" Rena
"Pagi ini gua nggak mau makan berat dulu, nasi goreng boleh deh pake telor ya"
"Nggak mau makanan berat konon" sindir Rena
"Gua sedang masa pertumbuhan, lu mau apa?"
"Gua bubur ayam kayaknya enak"
Tidak lama makanan yang mereka pesan telah berada di depan masing-masing dari mereka. Keyra dan Rena langsung memakan sarapan mereka.
"Key lihat tuh pangeran kampus datang"
"Mana? Kak Yogi?"
"Bukan, itu kak Felix "
Keyra menoleh ke arah mata Rena memandang
"Oh jadi itu yang namanya kak Felix"
Keyra kembali serius dengan sarapannya
__ADS_1
"Tuh ada yang datang lagi"
"Kak Yogi ya?" Keyra kembali menoleh
"Bukan, itu kak Putra"
"Kemana sih si kulkas dua pintu itu" Keyra nampak kesal karena yang di cari tak kunjung datang
Rena kembali mengisyaratkan pada Keyra
"Tuh lihat selir-selir mereka pada datang"
"Selir-selir?" Keyra menoleh dan melihat dia orang gadis yang penampilannya wow duduk membersamai Felix dan Putra.
"Itu yang pakai baju pink pacarnya kaks Felix, terus yang pakai baju oranye itu pacarnya kak Putra"
"Terus gimana sama kak Yogi? Apa dia juga punya pacar?"
Mendadak nafsu makan Keyra menghilang, Keyra meneguk habis es jeruk di depannya.
"Apa dia itu pacar kak Yogi?" Keyra nampak serius dan lesu secara bersamaan
"Kurang tahu sih, tapi katanya kak Yogi nunggu dia balik ke tanah air untuk menikahinya"
Keyra menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan.
"Lu kenapa Key?" Rena merasa kebingungan melihat sahabatnya tiba-tiba bertingkah aneh.
"Harapan gua hancur sudah Ren" Keyra membuka matanya
__ADS_1
"Hancur gimana?"
"Kak Yogi udah punya seseorang yang akan dia nikahi nanti, harapan gua musnah sudah"
"Ya elah, mereka berdua belum melakukan apa-apa, bertunangan atau semacamnya lagian belum tentu juga mereka berdua akan benar-benar bersama"
"Iya juga sih, gua harus berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan cinta Kak Yogi apapun caranya"
"Gitu dong semangat, biarpun peluangnya nggak cukup gede paling nggak lu udah berusaha dan mengusahakan sebisa mungkin untuk bisa dekat dengan Kak Yogi"
"Oke, thanks banget ya Ren lu udah bener-bener nyemangatin gue dan ngedukung gue untuk mengejar Kak Yogi"
"Sekarang habisin tuh sarapan lu biar kuat menghadapi kehidupan ha ha ha"
*******
Hari di mana kegiatan mendaki gunung telah tiba, semua mahasiswa yang tergabung dalam komunitas pecinta alam telah berkumpul di lapangan kampus untuk bersiap-siap berangkat ke lokasi pendakian.
Rena mondar-mandir karena belum melihat sahabat karibnya yaitu Keyra.
"Oke guys sekarang kita siap-siap ya, dan masuk satu persatu ke dalam bis sambil diabsen"
"Bentar Kak teman saya ada yang belum datang" Rena terlihat gusar dan khawatir juga kesal karena Keyra belum juga terlihat di lapangan.
"Nggak papa nggak papa nanti kita tunggu sambil satu persatu masuk ke dalam bis dan diabsen, itu juga akan memakan waktu lumayan sambil menunggu temanmu itu"
"Baik kak tapi saya tunggu di sini aja ya biar yang lain naik bus aja dulu"
"Oke"
__ADS_1
Satu persatu peserta pendakian masuk ke dalam bis dengan di absen, agar tidak ada yang tertinggal.
Rena masih mondar-mandir menunggu kedatangan Keira yang belum juga kelihatan.