Be Your Shadow

Be Your Shadow
BYS Ep 42


__ADS_3

"pak Agus mau satenya dua porsi"


"pake nasi apa lontong neng?"


"sate aja pak, di rumah masih ada nasi"


"oke siap, di tunggu ya neng"


"iya pak"


Keyra bermain hp di sela-sela menunggu satenya di siapkan.


Ting


notifikasi pesan masuk


"Minggu depan ada kegiatan di komunitas, lu ikut?" Yogi


"kegiatan apa kak?"


"naik gunung, cuma peserta nya di batasi"


Keyra diam sesaat, mengingat terakhirnya kali dirinya ikut kegiatan seperti itu membuat kakinya tidak dapat berjalan berhari-hari. Tapi jika dia tidak ikut itu akan sangat dia sesali karena pasti Yogi akan ikut juga.


"kak Yogi ikut?"


"iya"

__ADS_1


Keyra kembali diam, hatinya masih bimbang, belum lagi dia harus meninggalkan Ken sendirian jika dia ikut.


"aku tanya mama dulu ya kak"


"oke, gua akan kosongkan satu kuota buat lu, kalau lu ikut "


"makasih kak, luv luv lah sama kakak 🤭"


"belajar sana"


"aku lagi di luar kak beli makan"


"kenapa nggak pesen aja?"


Keyra mengirimkan foto gerobak dan juga penjual nya yang sudah tua, jenggot putih penuh menghiasi janggut kakek itu.


"bapaknya kagak bisa pake aplikasi"


"di sini the best rasanya"


"oh ya?"


"beneran, kapan-kapan aku bisa ajak kakak makan di sini"


"okelah"


Keyra berhenti membalas pesan Yogi.

__ADS_1


Di tempat lain...


Yogi kembali membaca chatting antara dirinya dan Keyra.


ini sudah malam, dan dia masih saja di luar rumah, jika terjadi sesuatu padanya bagaimana? ah sial kenapa akhir-akhir ini gua selalu mikirin dia, mengganggu saja (Yogi)


Tapi begitulah Yogi, di balik sikapnya yang cuek dan pendiam dia adalah manusia yang baik dan hangat. Yogi mengambil jaketnya dan keluar menaiki motor. Sebelumnya dia sempat beralasan meminta share lokasi penjual sate itu jika sewaktu-waktu dia ingin membelinya. Tapi itu hanya alasan belaka yang sebenarnya terjadi adalah Yogi menghampiri Keyra dan ingin memastikan keselamatan gadis itu.


Tidak lama Yogi benar-benar sampai di dekat lokasi penjual sate yang Keyra beli. Yogi berhenti sedikit jauh dari tempat Keyra menunggu. Yogi mengamati dari jauh gadis yang sedang dia khawatirkan akhir-akhir ini.


Yogi melihat Keyra menerima bungkusan kantong plastik putih dan menyerahkan uang pas kepada si kakek penjual sate.


Keyra memacu motornya menuju pulang, dan diikuti Yogi yang sedikit berada tidak jauh dari Keyra. Keyra sama sekali tidak mengetahui keberadaan Yogi di belakangnya, dia hanya fokus berkendara hingga memasuki pekarangan rumah miliknya, di sanalah Yogi menyudahi membuntuti Keyra.


Setelah melihat Keyra masuk dan memasukkan motornya juga barulah Yogi pergi. Yogi mengenakan helm full face dan juga jaket yang tertutup rapat.


Di perjalanan pulang Yogi melihat Ken sedang duduk-duduk bersama teman-temannya, Yogi melihat ada banyak botol minuman yang tidak asing lagi baginya, itu adalah minuman ber alkohol. Yogi berhenti tak jauh dari gerombolan anak-anak itu.


"Ken"


"kak Yogi?"


"lu ngapain disini?"


"enggak kak, aku nggak ikut-ikutan minum kok kak, beneran"


Yogi mendekati Ken dan lebih mendekat ke wajah Ken, tujuannya adalah untuk mencium apakah ada aroma minuman keras di mulut Ken.

__ADS_1


Tapi syukurlah Ken benar-benar tidak ikut minum bersama anak-anak yang lain.


"pulang"


__ADS_2