
Sepuluh menit setelah pemesanan makanan yang di lakukan Yogi makanan itu kini sudah tertata rapi di atas meja makan yang tidak begitu besar. Ada iga bakar dan Kalio ayam yang menjadi jurus Yogi untuk mengambil hati mama Keyra dan neneknya.
Yogi juga memesan beberapa makanan lain seperti sate kambing, martabak telur dan juga fried chicken. Semuanya tumpah ruah di meja makan serba mini itu, setidaknya itu bagi Yogi.
sialan, kena mental gua kalau kayak gini, gua kesini lebih awal tapi malah Yogi yang mendapatkan banyak perhatian dari semua orang (Ibam)
"waaah sering-sering ya kak makan di rumah kita kek gini, semangat makan jadinya"
"boleh juga itu Ken"
"ya udah ayo kita semua makan"
Mama Keyra hanya diam menatap begitu banyak makanan di atas meja, sudah tidak ada alasan lagi bagi mama Keyra menolak untuk menerima Yogi untuk ikut makan bersama mereka.
Semua orang mulai makan, Keyra memperhatikan Yogi yang enggan mengambil lauk yang ada di depannya.
"kak Yogi mau yang mana?" Keyra sengaja menawarkan kepada Yogi
"masakan mama " Yogi berbisik di telinga Keyra. Semua orang memilih makanan yang Yogi bawa bahkan mama Keyra juga sepertinya ingin mengambil iga bakar yang Yogi bawakan.
__ADS_1
"sebentar ya kak"
Keyra mengambilkan iga bakar dan di taruh di piring mamanya.
"ini kak Yogi beli khusus untuk mama loh, iya kan kak?"
"iya Tante"
Mama Keyra terlihat sungkan namun dia hanya diam dan membiarkan Keyra mengambil lagi iga bakar untuknya.
"kalau yang ini khusus buat nenek, Kalio ayamnya the best loh ini nek"
"terimakasih" ucap nenek
Keyra kemudian mengambilkan makanan yang telah mamanya masak untuk di taruh di piring Yogi.
"kenapa kamu nggak makan makanan yang kamu beli sendiri?" tanya mama Keyra
"saya pengin cobain masakan Tante"
__ADS_1
"masakan Tante sederhana nggak mewah kayak makanan yang kamu beli"
"saya suka makanan rumahan, dulu waktu mama saya masih hidup saya hampir tidak pernah makan diluar karena saya suka masakan mama saya, rasanya sekarang saya rindu masakan beliau, kalau boleh saya mau coba masakan Tante "
"boleh-boleh silahkan"
Keyra mengambilkan beberapa lauk buatan mamanya, semua orang sudah sibuk dengan garpu dan sendok mereka masing-masing, hampir tidak ada yang mengambil masakan mama Keyra kecuali Keyra dan Yogi, bahkan Ibam pun juga ikut memakan makanan yang Yogi bawa.
apa anak ini benar-benar menyukai makanan rumahan? apa hanya karena dia ingin mengambil hatiku, tapi dari caranya makan sepertinya di benar-benar menyukai masakan ku, bahkan mereka semua memakan makanan yang di beli Yogi dan tidak menyentuh masakan ku di (mama Keyra)
"Eva, apa yang kamu lamunkan? cepat makan makananmu"
"iya Bu" mama Keyra segera mengakhiri dialog antara dirinya sendiri dan segera memakan makanannya.
Semua berjalan lancar berkat makanan yang di pesan Yogi. Yogi dan Keyra duduk di teras depan rumah.
"tujuan bapak sebenarnya tadi mau ngapain kesini?"
"ayolah aku tidak setua itu Key" Yogi sedikit kesal mendengar Keyra lagi-lagi memanggilnya dengan sebutan "bapak"
__ADS_1
"lagi pula ini di luar kantor, seharusnya kamu memanggil ku kakak atau sayang mungkin? aku ingat seseorang tadi sudah menyetujui untuk bersamaku"