
"Emmm Ken bilang pacar kamu CEO" Ibam memulai pembicaraan dengan Keyra, mereka berdua duduk di teras depan.
"jangan dengerin dia, anak itu cuma ngasal"
"siapa CEO itu Key?"
"siapa gimana nih? "
"apa dia kakak kelas mu waktu kuliah dulu?"
"iya kak Yogi emang CEO di tempatku bekerja sekarang ini"
benar dugaan ku (Ibam)
"kamu curang"
"curang kenapa?" Keyra mulai bingung
"aku pernah nawarin kamu kerjaan di kantor papaku tapi kamu nolak, sekarang kamu malah kerja sama kak Yogi"
"awalnya aku juga nggak mau pas tau kantor itu punya kak Yogi, tapi udah terlanjur tanda tangan kontrak juga, nggak masalah sih lagian aku dan kak Yogi udah nggak ada apa-apa, tapi emang dari dulu nggak ada apa-apa juga sih"
"Key"
"hm?"
"kamu tahu kan aku selalu suka sama kamu sejak dulu"
__ADS_1
"aku juga suka, kamu kan sahabatku"
Keyra sengaja membelokkan semua perkataan Ibam jika sudah menyangkut perasaan yang Ibam rasakan, bukan Keyra tidak menyadarinya, tapi bagi Keyra menjadi sahabat akan lebih menyenangkan saat ini.
"Key...."
"udah ah pulang sana aku mau tidur, besok kan harus kerja, oh iya kamu berapa hari di Indonesia?"
"kayaknya aku bakalan menetap deh"
"tumben pak? biasanya paling nggak betah lama-lama di sini?"
"ada yang harus aku jaga dengan ekstra mulai sekarang"
Keyra paham kemana arah pembicaraan Ibam.
"woooooah sana pulang mau tidur duluan aku" Keyra mendorong lengan Ibam
"he he he iya sana pulang"
"tapi besok aku balik lagi ya"
"isshhh sejak kapan kamu membutuhkan persetujuan ku untuk datang kemari"
"ha ha ha aku akan setiap hari kemari mulai besok"
"iya deh iya mas Ibam"
__ADS_1
deg
hati Ibam bergetar mendengar Keyra memanggilnya dengan panggilan tidak biasa itu.
......................
Keyra melihat Yogi sudah datang bersama pak Willy. Tampilan Yogi yang kasual dan gagah sangat menyihir mata siapa saja yang melihatnya. Yogi memiliki kulit yang bersih cenderung putih, bahkan hampir lebih putih dari Keyra. Keyra sedikit lega karena Yogi sudah lebih baik dari hari kemarin.
"sekertaris Keyra buatkan saya kopi" perintah Yogi
"sudah saya taruh di meja kerja pak Yogi " ucap Keyra
"oh, baik terimakasih "
Karena Yogi dak Keyra kini sudah berada di dalam satu ruangan tidak mungkin bagi Yogi untuk meminta hal aneh seperti kemarin.
"sama-sama pak"
Yogi duduk di kursi kebesarannya kemudian mulai membuka pekerjaannya. Keyra mendekat membacakan jadwal Yogi hari ini.
"hari ini di jam makan siang bapak akan bertemu dengan ketua Wang Xin dari PT Xin corp untuk menandatangani kontrak yang sebelumnya telah di sepakati, jam tiga sore bapak ada janji berkunjung ke kediaman pak Gito ketua yayasan panti asuhan kemudian setelah itu pada jam lima sore ada penerbangan ke negara M untuk memantau perkembangan teknologi yang sedang di terapkan di perusahaan kita di sana"
"hanya itu?"
"untuk hari ini hanya itu pak"
"baik, kamu temani saya melakukan semua pekerjaan saya, kamu yang akan bertanggung jawab jika saya ada halangan atau sedang bertabrakan dengan jadwal lain, jadi kamu harus selalu bersama saya agar kamu mengerti dan paham apa saja yang harus kamu lakukan"
__ADS_1
"baik pak"
"ya sudah lanjutkan pekerjaan kamu"