
"kenapa di luar? bukannya Ken di rumah?"
"loh Ken di rumah? tadi Ibam ketok pintu nggak ada yang menyahut Tante"
"di rumah deh kayaknya, tuh motornya aja di rumah, ya udah ayo masuk"
Mama Keyra membuka pintu untuk dirinya dan diikuti Ibam di belakangnya.
"Keyra mana Tante?"
"ada di belakang jalan sama nenek"
"semuanya dari toko?"
"iya nak Ibam, kamu tunggu Keyra di depan ya Tante mau beberes "
"iya Tante"
Mama Keyra masuk ke dalam rumah, dia melihat Ken sedang di ruang TV sibuk dengan laptopnya, mama Keyra duduk di kursi yang juga Ken duduki.
"Ken kamu nggak dengar ada kak Ibam di depan?" mama Keyra sedikit berbisik
"dengar"
"kenapa nggak di bukain pintu?"
"biarin aja"
"kok gitu?"
"ya gapapa"
"kalau lancar semuanya kelak kak Ibam bakalan jadi kakak ipar kamu" kata mama Keyra masih berbisik
__ADS_1
"itu kalau kak Keyra mau, kalau enggak? lagian aku juga nggak suka sama kak Ibam mending kak Yogi kemana-mana "
"selalu kak Yogi yang di banggakan, ya sudah mama mandi dulu"
"hmmm"
nggak tahu aja si mama (Ken)
Terdengar suara tawa Keyra dan neneknya di depan rumah, spontan Ibam berdiri dan beranjak keluar menyambut Keyra dan neneknya.
"Ibam?"
"hai Key "
"udah lama?"
"lumayan, kamu dari toko?"
"iya, hari ini aku nggak kerja jadi dari pada bosan aku ke toko"
Di tengah-tengah obrolan mereka tiba-tiba sebuah mobil merapat kemudian berhenti di depan rumah Keyra. Keyra sudah hafal itu mobil siapa, itu mobil Yogi.
Yogi turun dengan raut wajah tidak suka karena melihat Ibam bersama Keyra.
"pak Yogi?"
"kamu saya ijinkan tidak masuk kantor untuk beristirahat bukan untuk pacaran"
"siapa yang pacaran"
"ini Jimin?" nenek Keyra tiba-tiba keluar dan mengenali Yogi sebagai bintang iklan Korea yang pernah nenek lihat di TV
"Jimin?" tanya Yogi keheranan, matanya menatap Keyra mencoba meminta penjelasan
__ADS_1
"bukan Jimin nenek, ini kak Yogi, bos Keyra"
"oh jadi namanya Yogi? Atasan Keyra "
"iya nek, nama saya Yogi, calon cucu menantu nenek" bisik Yogi di telinga nenek Keyra.
"pak Yogi bilang apa ke nenek saya?"
"rahasia"
"waaah rame ternyata, sebenarnya Tante sudah masak tapi tidak cukup untuk makan orang sebanyak ini" mama Keyra keluar karena mendengar banyak suara dari arah luar
"gapapa saya juga sudah akan pulang setelah membicarakan sedikit tentang kantor dengan Keyra" Yogi merasa tidak enak jika membebani mama Keyra dengan kehadiran dirinya
"pak kok pulang, kita makan malam sama-sama" cegah Keyra
"tapi"
"sudahlah ayo kita semua makan malam bersama"
"sebentar" Keyra menarik Yogi sedikit menjauh dari orang-orang
"pak Yogi saya kan pertimbangkan keinginan bapak untuk kita kembali bersama, tapi saya punya syarat"
"syarat apa?"
"buat mama merestui hubungan kita setelahnya saya akan menuruti semua apa yang pak Yogi mau"
"ok, aku akan mendapatkan restu mama kamu dan berhenti memanggilku bapak, kamu pikir aku setua itu"
"iya kak, tadi kan mama bilang kalau masakannya nggak cukup untuk semua orang gimana kalau kak Yogi memesan sesuatu untuk tambahan agar kita semua bisa makan bersama-sama "
"ide bagus, apa yang harus aku pesan?"
__ADS_1
"mama suka iga bakar dan nenek suka Kalio ayam"