
Sebuah mobil merapat di depan rumah Keyra, di sana Keyra turun dari dalam, Yogi dan Keyra sesudah sepakat bahwa mobil tidak akan di taruh di rumah Keyra, di samping tidak ada cukup tempat Keyra juga tidak ingin mamanya beranggapan yang tidak-tidak tentang ini.
"hai mah"
"udah pulang? dengan siapa? adikmu belum pulang kuliah"
"Keyra di antar supir mah, Keyra hanya pulang untuk mandi dan ganti baju, Keyra harus ikut meeting ke negara M hari ini mah"
"kamu menginap dengan bos mu?"
"kami tidak hanya berdua mah, ada banyak orang yang ikut juga ke sana mama jangan berpikiran yang tidak-tidak ya please Keyra hanya ingin bekerja"
Mendengar penjelasan Keyra yang panjang membuat mamanya terbungkam dan tidak lagi bertanya banyak hal, sebenarnya hanya Yogi, Keyra dan pak Willy yang akan terbang ke negara M, tapi jika mamanya tahu hal itu pasti akan sulit mendapatkan ijin atau mungkin akan mustahil baginya bisa ikut Yogi ke negara M.
"lalu kapan kamu akan kembali?"
"besok mah, kami hanya semalam di sana, Keyra akan berangkat jam lima sore ini"
Mama Keyra melirik jam dinding
"ini sudah jam empat "
__ADS_1
"itu dia mah mangkanya Keyra harus bergegas, kalau tidak kak Yogi akan marah jika Keyra membuat yang lain ketinggalan pesawat karena Keyra terlalu lama bersiap"
"baiklah mama tidak bertanya apa-apa lagi, kamu segera bersiap, jangan lupa membawa beberapa minyak angin jika kamu merasa tidak enak badan sepanjang perjalan kamu bisa menggunakan minyak angin aromatherapy itu untuk menyetabilkan keadaan kamu"
"iya mah terimakasih "
Mama Keyra keluar dari kamar anak gadisnya kemudian melanjutkan kembali ke toko bunga. Keyra segera mandi dan bersiap secepat kilat. Mobil kantor masih berada di depan rumah Keyra saat gadis itu keluar dari rumahnya. Segera setelah Keyra masuk ke dalam mobil, sopir menjalankan mobil menuju ke airport.
Keyra mengubungi mamanya dan pamit kepada mama dan juga neneknya melalui sambungan telepon. Tidak lama untuk sampai di airport. Yogi sudah menunggu Keyra persis di depan pintu masuk.
...****************...
Keyra bangun sedikit lebih siang hari ini, jadwal per tinjauan ke pabrik masih jam 12 siang nanti, Keyra bangun jam delapan pagi dan duduk di sofa yang menghadap keluar jendela, pemandangan pagi negara M yang sangat menyejukkan mata, meskipun di jantung kota tapi kabut tetap terlihat meski samar-samar.
ring...ring...ring...
kak Yogi
"ya pak?" jawab Keyra di sambungan telepon selulernya
"kamu sudah bangun?"
__ADS_1
"jika belum apa mungkin saya bisa berbicara dengan bapak"
"kamu benar, setengah jam lagi kita turun untuk sarapan, segeralah bersiap "
"baik pak"
"kamu tidak membuatkan kopi untukku?"
"apa bapak tidak bisa memesannya?"
"itu tidak sesuai dengan lidah saya, kamu buatkan saya kopi"
"baik pak"
Tut...Tut...Tut...
Keyra melihat gelas Americano miliknya yang masih penuh karena belum sempat dia minum, Keyra membasuh mukanya dan menyisir rambutnya, Keyra akan mengantarkan Americano miliknya itu kepada Yogi.
"kita lihat saja bagaimana ini akan sangat sesuai dengan lidah kak Yogi dasar pembual"
tok...tok....tok..
__ADS_1
Keyra mengetuk beberapa kali pintu yang ada tepat di hadapan kamarnya.
"masuk" Yogi membuka pintu dan menyuruh Keyra masuk