
Keyra bangun agak siang dari biasanya, alasannya adalah karena pagi ini dia tidak perlu memasak sarapan untuk dirinya dan Ken. Keyra masih menyimpan sebagian makanan yang semalam di kirimkan oleh Yogi. Tinggal Keyra menghangatkan lagi dan memakannya sebagaimana sarapan.
Keyra beberes sebelum berangkat ke kampus. Sekitar jam 10 pagi Keyra sudah siap di atas motor dan segera melaju ke kampus.
Matahari sangat terik hari ini, Keyra sedikit mempercepat laju motornya agar segera sampai di kampus. Setelah Keyra memarkirkan motornya, dia segera berlari ke kantin untuk membeli minuman dingin.
"aaaaahhh lega ya panas banget hari ini" Keyra mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajahnya agar tercipta angin yang dapat menyegarkan dirinya.
"haus banget kayaknya" Keyra di kejutkan oleh suara seseorang yang agak familiar, Keyra menoleh demi memastikan siapa pemilik suara itu.
"kak Kimberly? "
"hai"
"kakak ngapain di kampus ini?"
"aku mahasiswa yang di tugaskan untuk pertukaran mahasiswa "
"oh jadi itu kakak?"
"iya, kamu kuliah semester berapa?"
"baru semester dua kak"
"oh baru ya? semangat terus pokoknya buat kamu ya"
"terimakasih kasih kak"
Kimberly lebih dulu meninggalkan Keyra yang masih menunggu kedatangan Rena. Lagi-lagi Keyra mengagumi kecantikan Kimberly yang sempurna paripurna tiada tanding kece badai. Semua detail di tubuh Kimberly terlihat sangat sempurna dan pas untuk tubuh Kimberly.
"hayo ngelamun" Rena menepuk kedua pundak Keyra dengan keras agar sahabatnya itu kaget
"tuh lihat, jelmaan malaikat turun ke bumi" bukannya kaget, Keyra malah mengatakan hal demikian kepada Rena. Rena mengikuti arah tangan Keyra yang menunjuk seorang gadis berjalan dengan anggun dan elegan.
__ADS_1
"emangnya dia siapa?"
"namanya kak Kimberly, dia adalah mahasiswa pertukaran dari luar negeri"
"hmmm pantesan kece gitu"
"dia itu temannya kak Yogi"
"temannya? saingan lu nggak?"
"kayaknya enggak deh, kak Yogi bilang dia hanya temannya"
"apa jangan-jangan dia itu kekasih masa kecil kak Yogi?"
"kata kak Yogi emang dia teman masa kecilnya tapi bukan kekasih masa kecilnya"
"ohhh jadi bukan dia kekasih masa kecil kak Yogi?"
Keyra dengan pede nya menjawab Rena yang benar-benar kali ini tidak tahu apa-apa.
*******
Kimberly menemukan keberadaan Yogi dan juga kedua sahabatnya.
"boleh gabung?" Kimberly berbasa-basi yang sebenarnya tidak perlu, karena Kimberly akan dengan baik di terima oleh mereka.
"wow nona Amerika" Felix berdiri kemudian mencium kedua pipi Kimberly tanda pertemuan
"nona Amerika apaan, aku masih penduduk asli pribumi" Kimberly duduk di sebelah Putra
"dari wajah kamu saja sudah jelas bule banget, nggak ada lokalnya sama sekali, iya kan Put?"
"iya Lix " Putra menjawab sekenanya
__ADS_1
"kalau muka kan pemberian Tuhan Lix"
"kamu mau makan?" Putra
"no deh kayaknya, mau minum aja"
"mau pesen apa?"
"oranye jus "
"oke"
Putra memesankan minuman yang di inginkan Kimberly
"hai Yogi, gimana kabar kamu?"
"sehat" jawab singkat Yogi
"oh iya kamu berapa lama di Indonesia?" Felix kembali mencairkan suasana
"kalau aku ikut aturan kampus empat bulanan deh, tapi kayaknya aku bakalan perpanjang itu"
"berapa lama?" Putra
"satu tahun maybe"
"waaah asik tuh, kita ajakin keliling disini deh sampai puas"
"keliling kemana?"
"kita biasanya naik gunung, berkemah, pokoknya kita eksplor alam Indonesia yang indah ini"
"Yogi juga?"
__ADS_1