Be Your Shadow

Be Your Shadow
BYS ep 86


__ADS_3

"tidak ada yang seperti itu pak, kami hanya teman semasa kuliah"


"den Yogi bukan tipe orang yang pandai bergaul Bu, bisa dibilang temannya hanya itu-itu saja, Lalu Bu Keyra ini termasuk yang mana? Teman dekat atau teman spesial? He he he "


"pak Tio ternyata hobi ngomongin orang ya" celetuk Keyra dengan nada bercanda


"he he maaf Bu Keyra saya hanya penasaran, kalau-kalau Bu Keyra tidak ada hubungan khusus dengan den Yogi kan saya bisa menawarkan anak saya kepada Bu Keyra, ya tapi anak saya bukan orang hebat seperti den Yogi, meskipun dia hanya anak sopir tapi saya pastikan dia berpendidikan dan pintar, hanya saja kemarin dia sedang senggang menunggu panggilan interview jadi mau menggantikan saya jadi sopir"


"saya belum kepikiran ke arah situ pak Tio"


Dan begitulah isi dari perjalanan pagi ini menuju kantor.


Keyra ikut berdesakan bersama karyawan lain untuk masuk lift, Keyra sengaja tidak masuk lift khusus untuk Yogi seperti tempo hari, demi kedamaian antar karyawan di kantor dan demi menjaga telinga Keyra agar tidak sakit mendengar omongan karyawan lain tentang dirinya dan Yogi.


Keyra sudah selesai menata meja kerja Yogi dan membuatkan kopi untuk Yogi, selanjutnya Keyra memulai pekerjaan di mejanya yang sedikit menumpuk. Ada lebih dari tiga file yang harus Keyra periksa ulang.


Klik


Keyra segera berdiri saat sosok Yogi masuk ke dalam ruangan ini.


"selamat pagi pak"


"selamat pagi, apa yang kamu lakukan?"

__ADS_1


"saya sedang memeriksa file yang akan bapak tandatangani "


"baik tinggalkan itu dan bersiap ikut saya meeting "


"baik pak"


Keyra mengemasi kembali pekerjaannya, Yogi duduk di kursi kebesarannya, matanya menangkap ad segelas kopi di meja kerjanya. Yogi perlahan menyeruput kopi panas itu dengan hati-hati.


kopi bikinan tangan Keyra benar-benar berbeda, aku bahkan tidak akan bisa membandingkan dengan kopi manapun (Yogi)


Keyra sudah berdiri dan bersiap dengan membawa sebuah buku laporan dan sebuah iPad. Keyra memutuskan menunggu Yogi di luar ruangan tapi belum sempat pemikiran itu terjadi Yogi sudah menahannya.


"mau kemana kamu?"


"tetap berdiri di sana dan jangan kemana-mana "


"baik pak"


Jika masih asyik menikmati minum kopi itu seharusnya biarkan aku menyelesaikan satu saja file pekerjaan di meja ku, orang kaya memang seenaknya (Keyra)


"jangan mengutuk saya"


"maaf pak? Apa bapak bilang sesuatu?"

__ADS_1


"kamu pasti sedang mengutuk saya di dalam hati kan"


Astaga! Dari mana dia tahu? (keyra)


"tidak pak"


"buatkan saya kopi lagi untuk di ruang meeting" kata Yogi ambil berlalu dari tempat duduknya. Keyra membuntuti dari belakang menuju ruang meeting, setelah menaruh barang bawaannya Keyra permisi ke pantry untuk membuatkan kopi untuk Yogi.


Semua orang tampak sudah duduk di kursi masing-masing. Mereka semua diam menunggu aba-aba dari Yogi.


"baik pak bagaimana kalau kita mulai se....?"


"tunggu sekertaris saya kembali"


"baik pak"


Keyra sama sekali tidak mengetahui bahwa Yogi menunda meeting karena dia. Keyra dengan santai mengaduk kopi sambil pikirannya berkelana kesana-kemari.


tok...tok...tok...


"maaf Bu bisa di percepat? Rapat akan segera di mulai"


Seorang cleaning service membawa pesan dari orang di dalam ruangan meeting untuk memanggil Keyra di pantry

__ADS_1


"eh iya maaf-maaf aku udah selesai, kamu bisa pakai pantry nya "


__ADS_2