Be Your Shadow

Be Your Shadow
BYS Ep 32


__ADS_3

"lucu banget" Yogi tidak henti melihat satu persatu cookies yang ada di tangannya.


Yogi menggigit satu


"Enak, beli dimana ini?"


"Aku bikin sendiri"


"Yang bener?" Keyra dengan malu-malu menganggukkan kepalanya 


Jadi ini khusus dia bikin buat aku? Sial kenapa hatiku berdebar? (Yogi)


Yogi mengangkat tangannya, seorang laki-laki tua yang masih sangat gagah mendekat ke arah Yogi dan Keyra.


"Pak Willy bisa bantu saya menyimpan ini di kamar saya?"


"Bisa tuan"


"Masukkan ke dalam kulkas yang ada di kamar saya"


"Baik tuan"


Yogi menyerahkan paper bag itu kepada bodyguard yang sudah bekerja dengannya seumur hidup Yogi.


"Kenapa nggak nyuruh yang lain sih, beliau kan orang tua" protes Keyra


"Hanya dia yang gua percaya disini, gua nggak mau barang gua hilang di tangan orang lain "


Keyra nyengir, Yogi menyadari ada mat yang tengah memandangi dirinya.


"Lu kenapa?" Yogi melihat Keyra dengan senyum di kedua sudut bibir Keyra.


"Kak Yogi ganteng"

__ADS_1


Yogi menahan tawanya, siapa yang tidak salah tingkah jika di puji di depan orangnya secara langsung.


"Aw" Yogi menyentil kening Keyra


"Kakak jangan sentuh apapun di wajahku kalau tidak riasanku akan rusak, aku sudah bekerja keras dengan semua riasan ini"


Mendengar itu Yogi malah semakin suka, Yogi mencubit hidung Keyra, kemudian kedua pipinya.


"Kak Yogi aaaaah sumpah aku kesel banget sama kakak"


"Ha ha ha kamu tidak perlu khawatir aku tidak merusak riasanmu, bagiku sama saja dengan atau tanpa riasan"


"Sama saja?" Keyra sedikit kesal, Keyra beranggapan bahwa riasannya tidak menjadikan dia lebih cantik, itulah sebabnya Keyra mengira ucapan Yogi itu menyakiti hatinya.


Keyra menunduk


"Hei kenapa?"


"Aku mau ke kamar mandi kak"


"Enggak, aku mau hapus make up ini"


"Kenapa di hapus?"


"Kata kakak aku tidak ada bedanya dengan atau tanpa makeup "


"Astaga bukan seperti itu, hmmmm maksudku kamu cantik meskipun tanpa makeup itu "


Keyra menatap ke arah Yogi


"Beneran?"


"Iya"

__ADS_1


"Beneran?"


"Iya"


"Beneran?"


"Jangan memancing ku kunci"


"He he iya iya"


Yogi dan Keyra asyik berbincang, mereka tidak sadar ada seseorang yang serius memperhatikan mereka berdua.


"Jadi dia gadis itu?" Kimberly 


"Benar, dia adalah..."


"Keyra"


"Dari mana kamu tahu namanya?"


"Aku mengenalnya beberapa waktu lalu"


"Dimana?"


"Dia membantuku di jalan, dia gadis baik tapi aku tidak bisa melepaskan Yogi begitu saja "


"Apa yang akan kamu lakukan?"


"Lihat saja nanti "


Kimberly meninggalkan Putra yang masih saja memandangi Yogi dan Keyra.


Acara di mulai, semua yang datang di tempat ini adalah orang kaya, bahkan keyra semoat melihat beberapa orang ternama di kota, hadir di tempat ini. Keyra sendirian, yogi berada di depan denga kedua orang tuanya. Yogi meniup lilin kemudian memotong kue, sewajarnya ketika di acara ulang tahun pada umumnya.

__ADS_1


Keyra melihat Kimberly berada di deretan depan bersama keluarga Yogi, Kimberly sama sekali tidak canggung dan sangat luwes berbincang dengan banyak orang di sana.


Apa mungkin kak Kimberly adalah sanak saudara Yogi? Dia terlihat dekat dan akrab dengan keluarga kak Yogi, apalagi dengan mamanya kak Yogi. Jika benar dia adalah keluarganya aku bisa bernafas lega, tapi jika dia sainganku apa yang harus ku lakukan? Aku jauh di bawah standar (Keyra)


__ADS_2