
Ace membuka pintu kamar dan menguncinya, ia langsung menaruh Shia diranjang dan menindih Shia. Tanpa sempat Shia berucap, Ace sudah mencium bibirnya dalam lalu merambat ke leher hingga bahunya.
Tubuh Shia menegang, ketika tangan Ace merayap ke belakang dan berusaha melepaskan kaitan gaun pengantinnya. Setelah kaitan itu terlepas tangan Ace semakin merambat ke bokong Shia, membuat gadis itu spontan meremas rambut Ace.
Ace kembali mencumbu Shia dalam, bertarung lidah dengan Shia. Dengan tidak sabar Ace menurunkan gaun pengantin Shia hingga menyisakan sebuah minidress satin putih sepaha dan bertali spaggeti yang memang menjadi pelapis gaun pengantin itu.
“You’re so damn hot” ucap Ace dengan nada rendah.
Ace menurunkan tubuhnya menuju kaki Shia. Shia berdesis geli ketika Ace mencium basah kakinya dan merambat naik hingga pahanya.
“Aku akan merantaimu jika berani keluar kamar menggunakan pakaian seperti ini” desis Ace dalam. Manik biru itu menatap Shia yang menggeliat geli, kedua mata coklat itu terlihat sayu namun bibirnya mengulas senyum tipis mendengar pernyataan Ace. Semua kata-kata yang dikeluarkan Ace entah mengapa bisa membuat euphoria tersendiri bagi Shia.
Ace bangkit tanpa melepaskan Shia yang berada dibawahnya. Ia melepaskan kancing kemejanya. Shia memalingkan wajahnya malu, penampilan pria itu terlihat menggiurkan dengan kemeja yang terbuka lebar.
Ace kembali merengkuh Shia dalam pelukannya, mencumbu Shia hingga akhirnya membuka semua kain yang membungkus tubuh putih bersih itu yang tidak seorang pun boleh menyentuhnya, hanya Ace.
---------
__ADS_1
Elusan pada wajahnya membuat Shia membuka matanya. Seluruh tubuhnya terasa lelah tapi sepertinya tidak dengan Ace yang sudah duduk disamping dengan senyum lebar diwajahnya yang entah mengapa terlihat menyebalkan bagi Shia.
Shia menaikkan selimutnya lalu membalikkan tubuhnya enggan bertatapan dengan Ace. Ia menatap kedepannya dan mendengus. Sekelilingnya benar-benar berantakan, baju yang berserakan hingga sebuah bantal yang robek hingga membuat kapuknya menyebar.
“Bukankah tadi malam sangat liar” ucap Ace ketika mendapati shia yang menatap bantal robek itu. Bantal yang digunakan untuk memukul Ace karena pria itu tidak ingin berhenti melakukannya dengan Shia.
“Kamu bilang tidak akan sakit”
“Memang tidak akan sakit untukku” jawab Ace. Pria itu ikut merebahkan tubuhnya dan memeluk Shia dari belakang. Entah mengapa ia merasa menjadi laki-laki paling bahagia di dunia ini.
“Kau sudah mengatakannya beribu kali” Shia tertawa kecil
“Aku akan terus mengatakannya sampai kau sadar betapa besarnya aku mencintaimu” Shia membalik tubuhnya menghadap Ace. Tangannya terulur menyentuh wajah tampan pria itu. “Sebenarnya aku penasaran dengan identitasmu sebagai Alfa, tapi aku berusaha untuk menahan itu semua. Aku tau setiap orang memiliki rahasia pribadi bahkan diriku sendiri” Ucap Shia
“Terima kasih sudah mengerti, aku mencintaimu Love”
“Sudah ah, aku mau mandi” Shia beranjak dari kasur, sayangnya baru selangkah dia melangkah tubuhnya sudah luruh kelantai tanpa menggunakan pakaian apapun. Shia menahan ringisannya, pinggulnya terasa nyeri.
__ADS_1
Tubuh Shia terangkat dengan mudah dan kembali duduk di ranjang. Wanita itu menatap sang pelaku yang menyebabkan nyeri itu tajam. Melihat tatapan Shia, Ace menundukkan kepalanya.
“Maafkan aku Love, semalam aku tidak bisa menahan diri” ucap Ace lirih. Pria itu melingkarkan kedua tangannya ditubuh Shia. Shia menghela napas pelan, Ace selalu menggunakan cara ini jika ia marah dan hebatnya selalu berhasil.
Shia selalu lemah jika Ace memohon padanya. Shia menyentuh wajah Ace dan menaikan pandangan pria itu menatapnya. Sebuah kecupan dia berikan pada bibir Ace. Sayangnya hal itu justru celaka untuk Shia karena setelahnya Ace menampakan seringain lebar di waahnya.
“Tapi aku tidak bisa berjanji untuk tidak melakukannya lagi” bisik Ace lalu kembali mencumbu Shia tanpa ampun. Ia tersenyum bangga ketika Shia mulai pasrah dan menerima semua perlakuan yang Ace berikan.
THE END
Terimakasih kalian yang sudah menyempatkan waktu membaca cerita ini. sebenarnya banyak pertimbangan aku buat lanjutin cerita ini. Tapi setelah ku pikir-pikir pasti ada aja lah yang baca hehe dan ADA YANG PENTING. AKU MAU BIKIN SEASON II CERITA INII
Konsepnya udah ada Cuma aku lagi sibuk banget dengan kegiatan di real life jadi mungkin bulan april baru bisa aku Up hihi.
BTW cerita ini belum ada revisi sama sekali dan ini pure cerita pertama yang aku buat. Jadi maaf banget kalo masih banyak kekurangan dalam cerita ini. terima kasih yaa.
Oiya aku ada buat novel baru judulnya ‘Hasrat Tersembunyi Tuan Vampire’. Jangan lupa mampir dan bantu dukung cerita kedua aku yaa. Terimakasih banyak-banyak💗
__ADS_1