Bimbing Aku Istriku

Bimbing Aku Istriku
Rencana licik


__ADS_3

Kediaman Nonik.


Keluarga besar Nonik kini tengah berkumpul di ruang keluarga membahas tentang undangan dari Malik. Keluarga Nonik adalah keluarga yang termasuk dalam keluarga pengusaha yang besar di kalangan menengah ke bawah, namun jika di bandingkan dengan keluarga Raymond. Keluarga Nonik hanyalah sebatas butiran debu saja.


"Ini kesempatan kita, Bu. Kita harus bisa cari muka di hadapan keluarga kaya itu. Ini adalah suatu keberuntungan untuk kita karena mendapatkan surat undangan ini." Semua orang tampak mengangguk mendengarkan perkataan Zaki.


Sangat tidak memungkinkan sebenarnya jika keluarga Nonik di undang di acara besar itu, apalagi penyelenggaraan acara itu adalah keluarga besar Raymond. Itu sangat mustahil bagi mereka yang hanya pengusaha kelas menengah ke bawah.


Oleh karena itu, mereka berpikiran bahwa Raymond Family menganggap keluarga Nonik sebagai keluarga kaya. Ini adalah kesempatan bagi mereka semua untuk bermuka tebal.


"Ayah benar, nek. Kita harus bisa mengambil hati keluarga kaya yang ada di pesta nantinya. Silvi sudah tidak sabar datang ke sana. Pasti banyak laki-laki tampan dan juga tajir," ucap Silvi begitu percaya diri.


"Kau kan cantik, sayang. Mengapa kau tidak menargetkan saja putra keluarga Raymond? Isu nya putra keluarga kaya itu tampan," saran Lia.


"Benar, kau harus bisa mendapatkan nya. Jika putra dari keluarga kaya itu berhasil kau dapatkan, maka semua yang kau inginkan akan terkabulkan. Kita akan kaya, Silvi." Silvi semakin percaya diri ketika mendengar dorongan dari ayah dan ibu nya.


"Mungkin saja dengan undangan ini pertanda bahwa keluarga Raymond mengakui kita. Setelah acara pesta, kau harus bisa menjalin kerja sama dengan perusahaan besar itu," ucap Nonik tertuju pada Zaki putranya. Itu karena sudah beberapa kali Zaki mengajukan kerjasama pada perusahaan besar itu, namun selalu saja di tolak. Mungkin dengan undangan ini mereka akan dengan mudah mendapatkan persetujuan kerjasama dengan perusahaan Raymond.

__ADS_1


"Baik, Bu. Serahkan semuanya padaku," ucap Zaki dengan nada bangga akan dirinya yang sudah di akui oleh perusahaan Raymond.


Mereka tidak tahu jika di balik undangan ada kejutan di sana nantinya.


Jika keluarga Nonik sedang berbangga diri. Lain halnya dengan keluarga Setiawan yang kini tengah berbincang.


Ruby tampak sedang membujuk Daddy nya untuk datang ke pesta keluarga Raymond.


"Daddy tidak mau!" tolak Mario tegas. Mengingat bagaimana Daniel menolak mentah-mentah kerja sama nya waktu itu, dendamnya belum juga kunjung memudar.


"Ayolah, Daddy. Apa Daddy tidak kasihan dengan putri Daddy ini?" rengek Ruby.


"Ruby tidak peduli kak Daniel sudah menikah atau belum. Ruby hanya ingin berusaha sekali lagi, Ruby yakin kak Daniel akan menyukai Ruby dan pesta inilah tempat terbaik Ruby untuk menarik perhatian Daniel." Mario tampak menghela nafas berat lalu melirik ke arah istrinya yang juga tampak memohon.


"Pokoknya Daddy harus ikut! Kalau nanti Ruby menikah dengan Daniel, perusahaannya pasti akan sangat mudah untuk Daddy jangkau." Mendengar kata perusahaan, tiba-tiba saja senyuman licik terukir di bibirnya.


"Baiklah, semangat anak Daddy." Bukannya menyadarkan putrinya akan kenyataan, laki-laki itu malah mendukung anaknya ke jalan yang tidak benar.

__ADS_1


"Terimakasih, Daddy." Ruby memeluk Daddy nya sembari tersenyum menyeringai. Pesta yang akan di adakan beberapa hari lagi itu akan menjadi ajang pembuktian bahwa ia lebih layak berada di samping Daniel daripada gadis kampung dan hina itu.


_


_


_


_


_


kira-kira kita apakan yah si Eneng Ruby dan mbak Silvi nya biar nyadar diri😅😅


Jangan lupa like komen dan juga vote serta hadiah nya.


Typo bertebaran dimana-mana harap bijak dalam berkomentar yah

__ADS_1


tbc.


__ADS_2