
[Selamat datang di “Istana Cinderella”]
[Ini Wonder yang bicara]
“Suaranya bisa tembus sampai ke sini? Jenius sekali.” ucap Tenn.
[Di sini, pemain yang menang diizinkan untuk beristirahat selama 2 jam]
[Tidak ada aturan khusus dan semua pemain boleh melakukan apapun sampai permainan berikutnya dimulai]
[Adegan Cinderella tadi hanya sebatas hiburan agar kalian merasakan indahnya masuk ke dalam negeri dongeng]
[Sampai bertemu lagi 2 jam kemudian]
“Pemberitauan macam apa itu?”
[Ehem, satu lagi…]
“Masih ada lagi?” Tenn terlihat kesal.
[Kalau kalian sedang santai, ada sedikit hadiah menarik di bawah piring-piring makanan di meja]
[Silahkan dicek agar kalian dapat istirahat dengan tenang ya]
[Kali ini, aku benar-benar pamit. Sampai bertemu lagi 2 jam kemudian]
Tenn hanya diam mendengar pengumuman itu. Setelah diam beberapa detik, dia berkomentar.
“Sepertinya Wonder itu kurang kerjaan ya. Bisa-bisanya dia membuat permainan seperti ini. Sudah begitu kriteria pemilihan pemainnya tidak jelas.”
“Tapi dia bilang ada hadiah di bawah piring di meja, kan? Aku penasaran apa itu. Aku lihat dulu ah~”
Tenn melihat piring berisi makanan di depannya dan mengangkatnya.
“Hmm? Tidak ada. Dia tidak bohong kan?”
Ada sekitar lima meja panjang berisi banyak piring makanan, tea cake, cangkir dan gelas serta yang lain.
Tenn mencari semua itu secara manual sampai dirinya menggerutu sendiri.
“Serius, aku membuang waktu istirahatku.”
“Pokaz sie ukryty w ciemnosci (tunjukkan dirimu, wahai yang tersembunyi di kegelapan)”
Lingkaran sihir muncul di bawah masing-masing meja dan di meja paling ujung, keluar sesuatu.
__ADS_1
“Itu…” Tenn menghampirinya dan melihat bahwa itu adalah kunci kamar. “Kunci?”
“Demi makanan gratisku, untung saja aku tidak mencari mereka lagi satu per satu. Aku lupa aku punya sihir karena kebanyakan melihat makanan.”
Kunci itu mengarah ke tangannya dengan sihir. Tenn langsung mengambilnya dan saat kunci itu berada di tangannya, sistem miliknya berbunyi.
[Terdeteksi. Item “Kunci kamar istana” ditemukan]
[Silahkan naik tangga dan belok ke kiri menuju kamar peristirahatan]
“Kamar peristirahatan ya…”
Tenn pergi menaikki anak tangga dan menengok ke belakang. “Aku tidak merasakan ada peserta lain di sini. Aku ragu ada peserta dari tempat lain di istana ini.”
“Bisa jadi, tempat ini hanya berisi aku seorang dan sistem sengaja tidak memberitauku apapun.”
“Tapi aku tidak banyak berharap. Dengan tingkat keselamatan rendah dan tujuan game yang tidak jelas seperti ini, sangat wajar bagi manusia normal untuk panik dan mati sia-sia.”
“Game ini bukan untuk manusia biasa, setidaknya itulah yang ada di pikiranku sekarang.”
Tenn menaikki anak tangga dan belok ke kiri seperti instruksi. Dia berjalan lurus di lorong koridor yang gelap dan minim cahaya.
Sedikit aneh memang, mengingat di lantai pesta terdapat banyak sekali cahaya lampu, tetapi di jalan yang dilaluinya justru hanya terdapat satu sampai tiga lampu kecil sebagai penerang.
“Aku ingin tau seperti apa admin bernama Wonder itu. Aku yakin Wonder juga sebuah Code Name: User.”
“Pola dari semua ini…aku masih belum–”
[Perhatian. Code Name: Alice sudah berada di depan kamar peristirahatan]
Tenn tersadar dan menengok ke satu-satunya pintu yang ada di samping kanannya, “Ini kamarnya?”
[Silahkan masukkan kunci yang ada di tanganmu untuk membukanya]
Tenn melakukannya.
-Creeek
“Terbuka.” begitu membukanya, Tenn melihat sebuah ruangan yang luasnya nyaris lima kali lipat dari kamarnya di rumah, dilengkapi dengan tempat tidur king size mewah dan kanopi, sofa bed, kursi dan meja, cermin besar serta tiga lemari yang menempel di dinding kamar.
“Aku yakin ayah dan ibu akan senang tinggal di tempat seperti ini.”
Dia berjalan melihat-lihat seluruh ruangan tersebut. Ada sebuah pintu lain yang ternyata adalah kamar mandi, namun bukan sembarang kamar mandi. Melebihi mewahnya hotel, itu merupakan kamar mandi level kerajaan.
“Ini tidak nyata, kamarku sempit dari kamar mandi ini. Sungguh di luar akal sehat. Yah, tapi ini hanya bagian dari dongeng jadi tidak perlu dipikirkan.”
__ADS_1
[Terdeteksi. Pakaian ganti untuk Code Name: Alice telah ditemukan]
[Silahkan buka lemari pakaian dan ambil pakaian ganti tersebut]
“Pakaian?” Tenn membuka lemari yang lebar itu dan mendapati ratusan baju ganti di dalamnya.
“Padahal tidak perlu ganti baju dan cukup membersihkan semuanya dengan sihir. Sistem, bisa aku abaikan semua baju-baju ini?”
[Code Name: Alice harus mengambil salah satu pakaian ganti dan memakainya]
“Merepotkan.” mau tak mau Tenn mengambil sebuah pakaian untuk dipakainya. Sebuah syal rajut berwarna hitam yang dipilih olehnya. “Ini saja tidak masalah ya, sistem?”
[Syarat terpenuhi]
“Repot sekali.” gerutu Tenn. Dia mengaktifkan sihirnya untuk membersihkan seluruh tubuhnya.
“Czysty (bersihkan)”
Semua bersih seketika, “Wangi seperti bedak bayi. Akhirnya aku bisa tidur. Sistem, berapa sisa waktu istirahatku?”
[Waktu yang tersisa tinggal 01:36:28]
“Lumayan lah. Meskipun aku tidak terlalu butuh makan dan tidur karena aku demon lord, tapi mari kita jadi anak baik agar disayang ibu dengan tidur selagi ada waktu.”
“Sistem, bangunkan aku 15 menit sebelum waktu istirahat habis, mengerti?”
[Memasang alarm. Alarm selesai dipasang]
[Alarm akan berbunyi 15 menit sebelum waktu istirahat habis]
“Bagus. Selamat malam.”
Tenn yang memegang syal hitam di tangannya berjalan menuju tempat tidur dan melepas sepatunya. Dia tidur. Meskipun aneh sekali demon lord bisa tidur nyenyak seperti saat di permainan level 0, tapi demon lord kita memang sangat santai.
Seperti kata pepatah, orang kuat, orang pintar, orang kaya dan orang tampan bebas melakukan apapun.
Sejauh ini, di kamar tersebut tidak terjadi apapun. Tenn benar-benar hanya istirahat. Istana Cinderella menjadi sebuah pos keselamatan dan tempat paling aman untuk dua jam ke depan.
Tetapi tanpa disadari oleh demon lord, ada sebuah hal yang tidak menyenangkan menunggu di balik pintu.
**
Di lantai pesta yang sebelumnya penuh dengan cahaya gemerlap lampu, sekarang berubah menjadi seperti lantai di rumah hantu.
*****
__ADS_1