Black Alice in the Murder Land

Black Alice in the Murder Land
Chapter 38. Queen of Hearts dan Peter Rabbit bag. 1


__ADS_3

Di sisi lain dari lokasi tempat Tenn berada, di istana bergambar hati dengan nuansa merah yang kental, ada dua orang pemain yang tampak disibukkan dengan sesuatu. Itu adalah para tentara kartu yang mengepung mereka membawa senjata tombak.


Senjata tersebut diarahkan kepada keduanya dan salah satu dari mereka bertanya.


“Siapa kalian, penyusup?!”


“Apa kalian mata-mata dari Kerajaan Putih?!”


Code Name: Peter Rabbit melihat ke arah rekannya, “Kerajaan Putih katanya.”


“Itu adalah tempat The White Queen dalam novel ‘Through the Looking Glass’ karya Lewis Carroll tahun 1871.”


“Dongeng Alice juga?”


“Benar. Tapi mengingat plot tempat ini bercampur, jadi sudah bisa dipastikan bahwa mereka berpikir bahwa kita berasal dari kerajaan musuh.” ujar Code Name: Queen of Hearts.


Tampaknya pemuda itu sangat paham betul dengan jalan cerita karya penulis legendaris, Lewis Carroll tersebut.


“Queen, bagaimana? Mau menghabisi mereka terlebih dahulu sebelum masuk ke istana atau abaikan mereka dan kita terobos saja langsung?”


Code Name: Queen of Hearts memperhatikan sekelilingnya sambil berpikir.


“Tidak sulit untuk membuat mereka menyingkir dengan kemampuan user yang aku punya.”


“Akan tetapi, menggunakan kemampuanmu di depan rekan tim yang mungkin saja jadi musuhmu akan sangat merugikan.”


“Haruskah aku melawan dengan fisik?”


“Satu-satunya senjata di sini hanyalah pisau milik Peter Rabbit. Apakah gadis ini bisa dipercaya?”


Keraguan muncul dalam benak Code Name: Queen of Hearts. Sejujurnya dia sendiri belum lama mengenal Code Name: Peter Rabbit yang bersamanya saat ini.


Ada kisah lain yang belum dapat terungkap karena beberapa hal, namun bisa dipastikan bahwa setelah ini akan ada misteri yang terjawab.


Kembali ke masalah yang dihadapi pemuda dengan Code Name: Queen of Hearts dan gadis manis dengan Code Name: Peter Rabbit.


Pasukan kartu dengan tombak dan ekspresi menyebalkan mulai mengelilingi dan lingkaran itu semakin mendesak mereka.


“Queen, bagaimana sekarang?” gadis itu mulai terlihat tidak nyaman, “Kita kehabisan waktu, Queen.”


Tidak memiliki pilihan, pemuda itu mengulurkan tangannya dan bertanya, “Kamu percaya padaku?”


“Queen?”


“Aku akan memperlihatkan sedikit kemampuan bertarungku, tapi aku harus pastikan kamu bisa aku percaya. Jika kita bisa keluar dari sini hidup-hidup, maka kita akan bisa terus bekerjasama seperti ini.”

__ADS_1


Tanpa ragu sedikitpun, gadis itu berkata, “Aku akan percaya padamu. Aku percaya sejak pertama kali mengajakmu bekerjasama jadi lakukanlah. Aku juga akan bertarung.”


Gadis itu tanpa ragu memberikan pisaunya pada pemuda itu dan diterimanya dengan baik. Pemuda itu tersenyum dan terlihat serius sekarang, “Kita mulai.”


Code Name: Queen of Hearts berlari mendekati para pasukan kartu hati dengan tombak itu. Salah satu pasukan berteriak begitu melihat lawan mereka mendekat.


“Pasukan, serang! Formasi ‘Straight Flush’ serbu!”


“Apa? ‘Straight Flush’ dia bilang?!” gumam Code Name: Queen of Hearts. Dan benar saja, pasukan kartu dengan nomor “Heart 7” sampai “Heart 10” dengan prajurit “Jack of Hearts” maju ke depan.


Tombak mereka mulai berubah menjadi bentuk hati yang runcing dan menyerangnya. Namun, yang namanya formasi tetap saja memiliki kemampuan khusus.


Prajurit tertinggi “Jack of Hearts” berubah menjadi besar bersamaan dengan serangan yang dilancarkan untuk pemuda itu. Perubahan tubuh prajurit “Jack of Hearts” dipicu lantaran tanda hati pada pakaian prajurit 4 prajurit lain berkumpul dan masuk ke tubuh prajurit tertinggi.


Anggaplah itu sebagai EP (Energy Point) dalam game yang membuat kekuatan armor suatu user bertambah dengan mengorbankan HP (Health Point). Bedanya yang dikorbankan adalah milik prajurit lain dan bukan miliknya sendiri.


Code Name: Queen of Hearts harus menahan serangan dari tombak runcing tersebut dengan sebilah pisau belati kecil di tangannya.


-Claaang!


“Kh!”


Tombak itu berhasil ditahan, namun tidak akan semudah itu. Begitu serangan pertama gagal, serangan kedua diberikan kepada pemuda itu dengan kecepatan yang tidak masuk di akal sehat manusia normal.


“Apa?! Queen!!” Code Name: Peter Rabbit berteriak melihat serangan tersebut. Tapi dia sendiri harus bisa menjaga dirinya sekarang.


“Enyahlah kalian, pasukan kerajaan putih!” teriak salah satu pasukan kartu. Tombak yang sudah diarahkan kepada gadis itu bermaksud didaratkan ke bagian tubuhnya.


Dengan reflek, gadis itu membanting dirinya sendiri ke tanah dan berguling. Setelah itu, dia menendang kaki salah satu prajurit kartu hingga terjatuh.


Gadis itu mengambil senjata yang dipegang oleh prajurit yang terjatuh itu.


“Kembalikan tom–...”


-Jleeeb


Gadis itu langsung menusuk jantung prajurit tersebut hingga mati. Tatapan wajah gadis itu langsung berubah tajam, “Aku akan melawan kalian semua!”


**


Sementara pertarungan Code Name: Queen of Hearts dengan 5 prajurit formasi ‘Straight Flush’ sedikit sulit. Hal tersebut bukan karena jumlah lawan yang banyak, namun karena satu orang yang cukup merepotkan.


Keempat prajurit kartu lain bukanlah masalah serius untuk pemuda itu. Gerakan mereka sangat lambat dan bahkan satu per satu dari mereka tumbang dengan sendirinya seakan tidak bisa bergerak.


“Kenapa begitu?” pikirnya..

__ADS_1


Namun, pikiran itu langsung ditepis karena sang prajurit tertinggi dalam formasi tersebut, ‘Jack of Hearts’ mendapat kekuatan yang sangat besar.


Kecepatan serangan tombak di tangannya sangat mendominasi. Sudah begitu, saat pemuda itu menghindari serangan prajurit tertinggi, tombak yang gagal mendarat di tubuh lawannya bahkan bisa menghancurkan tanah hingga menciptakan lubang cukup dalam.


Melihat lubang yang dihasilkan oleh serangan tersebut membuat Code Name: Queen of Hearts menatap hasil kerja sang prajurit dengan ekspresi serius.


“Dia ingin membunuhku.”


“Jika sampai menembus kulit, aku akan menjadi donat.”


Kemudian serangan lain yang dilakukan dengan cepat dari sang prajurit tertinggi, ‘Jack of Hearts’ mulai dilancarkan kembali.


Keseimbangan milik pemuda itu diuji lantaran senjata kecil di tangannya hanya bisa menangkis tiap ujung tombak yang datang, sedangkan dia sendiri masih harus tetap menghindar dan mempertahankan langkah kakinya.


“Ini tidak baik. Sepertinya aku harus sedikit memaksakan keberuntunganku.”


Code Name: Queen of Hearts memberikan serangan fisik melalui tendangannya. Namun ternyata sebelum menyentuh tubuh prajurit tertinggi ‘Jack of Hearts’, tendangan tersebut mendarat di gagang tombak miliknya alias ditahan dengan sempurna oleh prajurit tertinggi.


“Jangan harap kau bisa memberikan tendangan menyedihkan itu padaku, mata-mata!” teriaknya sambil mendorong pemuda itu.


Code Name: Queen of Hearts mulai memasang kuda-kuda untuk menyerang kembali. Serangan lurus dengan pisau belati di tangannya nyaris mengenal bagian wajah prajurit tertinggi. Sayatan tipis pada pipi kirinya berhasil menandakan bahwa serangan itu cukup berpengaruh.


“Ini kesempatan!” katanya dalam hati.


Akibat serangan cepat dari pisau sebelumnya, gerakan prajurit tertinggi ‘Jack of Hearts’ sedikit melambat hingga akhirnya Code Name: Queen of Hearts melayangkan satu tendangan keras kembali ke bagian perut lawan.


-Buuuk!


“Akh!!”


Prajurit tertinggi ‘Jack of Hearts’ berhasil dipukul mundur dan saat dia melihat ke depan, tidak ada sosok lawan di hadapannya.


“Kemana dia per–...!!”


-Jleeb


Satu tusukan dari pisau belati di tangannya menancap ke bagian dada kiri sang prajurit tertinggi. Tusukan itu didorong kembali hingga sangat dalam. Darah yang mengalir dari tempat pisau itu tertancap cukup banyak.


“K–kau…”


“Aku tidak tau soal kerajaan putih, tapi dengan ini aku yakin ratu kalian ada di dalam.”


Code Name: Queen of Hearts menarik belatinya dan tubuh prajurit tersebut terjatuh.


Para prajurit kartu formasi lain yang mulai melemah karena kekuatan yang telah diberikan untuk ‘Jack of Hearts’ hanya bisa melihat dan menerima serangan dari pemuda itu.

__ADS_1


“Aku tidak akan membiarkan kalian semua lolos.”


*****


__ADS_2