Black Alice in the Murder Land

Black Alice in the Murder Land
Chapter 39. The Tale of Peter Rabbit


__ADS_3

Di sisi lain pertarungan, Code Name: Peter Rabbit tengah bertarung melawan para pasukan kartu yang mengelilingi dirinya sebelum ini.


“Aku akan melawan kalian semua!” katanya dengan ekspresi serius.


Dia berhasil mendapatkan tombak dari salah satu pasukan yang sudah dibunuhnya.


Namun, yang namanya prajurit dalam dongeng milik Queen of Hearts, tidak mudah untuk dianggap remeh. Beberapa pasukan ada yang menyerang dengan membabi buta dengan cara mengorbankan tanda hati pada pakaian mereka.


Sama seperti yang sebelumnya terjadi tetapi bukan sebuah formasi, mereka hanya menambah tanda hati pada prajurit lain dan rupanya hal tersebut berpengaruh pada gerakan mereka.


-Whooosh!


“Kh…” Code Name: Peter Rabbit menghindari serangan tersebut dengan merunduk. Tombak yang ada di tangannya langsung diarahkan ke perut prajurit dengan 7 hati.


“Rasakan ini!”


-Claang


Rupanya tidak semudah itu. Dia nyaris lupa bahwa yang dilawannya ada lebih dari satu prajurit dan itu mereka semua sebagian telah berubah.


Kekuatan mereka lebih besar dan gerakannya lebih cepat. Tombak-tombak itu dihunuskan dengan cepat layaknya serangan tak terlihat.


Kalau dibilang skill, itu mungkin mirip skill. Tapi lebih dari itu, serangan para prajurit itu semakin kuat seiring bertambahnya jumlah lambang hati mereka.


“Apa-apaan ini?! Mereka jelas sebelumnya hanya prajurit dengan lambang hati 3 dan 5, tapi begitu yang lain memberi mereka tanda hati pada pakaiannya, mereka langsung berubah seperti ini.”


Di saat yang sama, gadis itu melihat apa yang terjadi pada rekan timnya. Queen of Hearts saat itu masih bertarung dengan prajurit tertinggi ‘Jack of Hearts’ dan terlihat di sana bahwa serangan prajurit tersebut lebih mendominasi.


“Queen!” 


Ingin berteriak namun dia juga harus fokus.


“Aku tidak bisa terus begini! Queen bisa saja mati jika aku melakukan kesalahan dan yang lebih buruk, aku juga bisa mati jika mengabaikan mereka semua!”

__ADS_1


“Aku rasa aku harus berjuang lebih keras untuk hidup!”


Kali ini, Code Name: Peter Rabbit menggunakan kemampuan usernya.


[Thief: Steal Parsley]


Ini adalah kemampuan unik dari seorang Code Name: Peter Rabbit. Mungkin terdengar lucu, namun kemampuan ini memiliki nama lain yaitu [Thief] bermakna pencuri.


**


Dikisahkan dalam dongeng ‘The Tale of Peter Rabbit’ karangan Beatrix Potter tahun 1902, kelinci bernama Peter masuk ke kebun sayur milik seorang petani dan mencuri daun peterceli. Setelah memakan daun dan wortel di kebun tersebut, pemilik kebun mengetahui hal tersebut dan marah.


Saat mencoba kabur, Peter kehilangan sepatunya di antara kebun sayur dan terjebak dalam jaring-jaring yang ada di sekitar tempat itu. Dia berhasil lolos dengan meninggalkan sepatu dan jaketnya sesaat sebelum petani itu menangkapnya.


**


Kemampuan Code Name: Peter Rabbit diaktifkan.


Efek dari kemampuan tersebut adalah mencuri benda yang disentuhnya dan menjadikan benda itu miliknya.


Code Name: Peter Rabbit menyerang dan menyentuh tombak yang dipegang oleh lawannya sekarang sehingga dia tidak lagi memiliki senjata. Sekarang, gadis itu memiliki dua senjata di tangannya dan serangan balasan dilakukan.


“Rasakan ini!” gadis itu menusuk lawan yang sudah tidak lagi memiliki senjata.


-Craaat


Darah keluar dan akhirnya ditariknya tombak itu untuk menyerang yang lain. Salah satu prajurit terlihat kesal sehingga memerintahkan pasukan lain untuk kembali mengepungnya.


“Apa yang kalian lakukan?! Cepat bunuh gadis itu sekarang!”


“Hiyaaaaa!”


Mereka berlari ke arahnya, tetapi hal itu tidak lagi ditakuti olehnya. Gadis itu dengan ringannya melempar tombak di tangannya dan berhasil mengenai salah satu prajurit hingga mati.

__ADS_1


Kemudian dia berlari dan menarik tombak yang menancap dan melemparkannya kembali ke lawan.


Satu tombak di tangannya digunakan untuk menusuk kaki prajurit kartu lain dan dengan tendangan ke perut, dia berhasil menjatuhkan prajurit tersebut sebelum akhirnya membunuhnya.


Ada sebuah teriakan dari arah tempat Code Name: Queen of Hearts bertarung.


“Akh!!”


Itu adalah teriakan dari prajurit tertinggi, ‘Jack of Hearts’ yang ditendang oleh Code Name: Queen of Hearts di bagian perut dengan keras.


Prajurit tertinggi ‘Jack of Hearts’ berhasil dipukul mundur oleh pemuda itu dan kemudian dia melihat lawan Code Name: Queen of Hearts terbunuh.


Hal itu menjadi semangat untuk sang gadis dalam membunuh lawannya.


Beberapa menit berlalu hingga seluruh pasukan kartu berhasil ditumbangkan seluruhnya.


“Haa…haa…haa…” gadis itu mencoba menarik napasnya.


Pemuda yang bersamanya telah berhasil menjatuhkan formasi aneh yang dilakukan lawan dan berjalan mendekatinya.


“Pisaumu…” sambil memberikan pisau yang berlumuran darah, dia mengembalikannya kepada sang gadis.


“Simpanlah. Aku akan membawa tombak ini bersamaku.” ucapnya dengan senyum.


“Kalau begitu terima kasih. Aku rasa aku juga akan membawa tombak ini sebagai senjata.”


Code Name: Queen of Hearts melihat ke arah kastil hati yang penuh dengan warna merah itu.


“Kita ke sana. Ratu itu pasti ada di dalam. Lebih baik menghadapi makhluk hidup dibandingkan mayat di luar sana. Ayo!”


“Iya.”


Keduanya berlari menuju kastil hati. Saat keduanya pergi, para prajurit kartu itu berubah menjadi kartu berukuran besar yang sobek dan bahkan terbelah dua.

__ADS_1


Kini, Code Name: User yang dianggap terkuat oleh Code Name: Cheshire Cat sedang menuju kastil hati di lokasi yang sangat jauh dari posisinya sekarang.


*****


__ADS_2