
-Jleeeb
Sebuah suara tusukan disertai dengan teriakan dari sang ratu hati, Queen of Hearts.
“Kyaaa! Pembunuh! Ada pembunuh raja! Bunuh penyusup itu dan penggal kepalanya seka–”
“Berisik.” pemuda itu dengan sigap melompat ke arah sang ratu dan menendangnya hingga jatuh.
Tubuh ratu terbanting cukup keras dan pemuda itu tidak membutuhkan waktu lama untuk mencekiknya.
“Aakh! Le–lepas…”
“Mati dan pergilah ke akhir cerita ini, yang mulia.”
Tubuh sang ratu memberontak karena ingin melawan, namun cekikan dari pemuda itu cukup kuat. Dia bahkan menambahkan kekuatan cekikan itu sampai mulut sang ratu keluar sedikit busa.
Para prajurit kartu yang awalnya ingin menangkap Alice jadi memprioritaskan keselamatan sang ratu dengan mengabaikan Alice dan pergi menyerang si penyusup.
“Enyahlah kau!”
“Lepaskan ratu!”
Para prajurit yang sudah siap dengan tombak mereka melancarkan serangan dengan mengarahkan ujung tombak tersebut sambil berlari dan bersiap menusukkannya ke tubuh sang pemuda.
Code Name: Queen of Hearts menghindar dengan terpaksa melepaskan cekikannya terlebih dahulu. Dia melompat dan berguling ke sisi samping kemudian bangkit dan menendang kaki salah seorang prajurit sampai terjatuh.
“Aku tidak boleh membuang-buang waktuku.” gumamnya.
Pemuda itu mengambil senjata salah seorang prajurit yang terjatuh dan menusuknya, lalu tidak lupa menyerang kembali prajurit yang lainnya.
Awalnya cukup sulit karena perhatian pemuda itu teralihkan dengan ratu yang berhasil berdiri dan berusaha untuk kabur kembali.
Akan tetapi sepertinya kekhawatiran itu tidak berguna. Sebuah tendangan di perut berhasil mendorong lawannya sekarang dan tusukan cepat dilakukan hingga tubuhnya terjatuh tak berdaya.
__ADS_1
Code Name: Queen of Hearts menarik kembali pisau belati miliknya yang ada pada tubuh King of Hearts dan berlari untuk menusuk sang ratu.
-Jleeb
“Kaaakh!”
Sang ratu terjatuh. Tusukan itu tidak dilakukan satu kali namun sebanyak 3 kali hingga tubuh sang ratu tidak lagi bergerak. Dia mati.
Bersamaan dengan itu, Code Name: Peter Rabbit baru selesai dengan pekerjaannya. Semua prajurit itu dibunuhnya dengan menggunakan kemampuan usernya.
“Aku tau itu. Terkadang, kemampuan yang terlihat lemah bisa sangat berguna di saat yang tepat.” gumamnya saat selesai membunuh prajurit yang terakhir.
Gadis itu melihat ke arah Code Name: Queen of Hearts yang tampak diam sesaat.
“Queen…”
“Peter, sudah selesai dengan mereka semua ya. Apa ada masalah saat membunuh mereka?”
“Tidak ada. Bagaimana dengan yang lain?”
Itu tidak salah, akhirnya mereka melihat sebuah pemandangan yang sangat tidak biasa. Para mayat itu berubah menjadi kartu raksasa yang terbelah menjadi dua bahkan sobek.
“Itu wujud asli mereka rupanya.” gumam Code Name: Peter Rabbit.
Sebuah notifikasi terdengar dari kedua sistem milik mereka.
[Terdeteksi. Ada 3 kartu yang terdapat pada bagian dalam tubuh masing-masing karakter dongeng]
“3 katamu? Bukankah seharusnya 5?!” Code Name: Peter Rabbit terkejut.
[2 dari 5 kartu telah dibawa pergi bersama karakter dongeng]
Menyadari hal tersebut, Code Name: Queen of Heart menyadari sesuatu.
__ADS_1
“Gadis kecil itu dan burung flamingo miliknya tidak ada.”
“Eh? Burung flamingo?”
“Burung flamingo adalah salah satu karakter dalam ‘Alice in Wonderland’ juga. Jika dipikir, saat para prajurit melepaskan anak itu dari penjagaan mereka, aku sempat melihat anak itu berlari keluar dari tempat ini.”
“Apa itu artinya ada kartu yang dibawa anak kecil itu dan burungnya?”
“Benar. Sebaiknya kita ambil kartu yang ada di sini dan lihat suit apa yang tersedia. Kamu dan aku memiliki target suit yang berbeda jadi seharusnya tidak masalah.”
“Aku mengerti.”
Keduanya mulai bergerak untuk mencari tokoh mana yang memiliki kartu di dalam tubuh mereka.
**
Sementara di hutan, anak gadis kecil yang manis berlari dengan rasa takut.
“Apa itu? Siapa mereka?! Kenapa mereka bisa membawa senjata dan membunuh ratu yang kejam itu?”
“Memang ratu itu pantas dihukum karena sering memenggal kepala orang lain tapi…”
Anak itu adalah Alice Liddell, tokoh utama dari dongeng ‘Alice in Wonderland’ yang berhasil melarikan diri dari kastil hati.
Sekarang, plot baru akan dimulai.
**
Di tempat Tenn saat ini, dia sedang duduk manis menikmati teh dan kue yang disediakan oleh Code Name: Mad Hatter. Sudah begitu, mereka duduk bersama gadis yang baru ditemuinya, Code Name: Cheshire Cat.
Wajah Tenn yang kesal sambil memegang cangkir tehnya berkata dalam hati.
“Kenapa bisa seperti ini?”
__ADS_1
Ada alasan kenapa hal itu terjadi dan akan diceritakan pada kisah selanjutnya.
*****