
Sungguh sebuah adegan yang membuat Tenn merasakan dejavu untuk kesekian kalinya. Code Name: Mad Hatter melakukan penyambutan yang begitu mempesona.
“My Queen! I don’t believe I can see you, oh Queen of Hearts!”
“Alice, rekan satu tim! Ini adalah jackpot terbesarku selama ada di sini! It’s amazing! Akhirnya rekan yang tidak kalah terkenal dariku dan Cheshire Cat muncul!”
“...” semua orang terdiam untuk beberapa saat termasuk si korban. Code Name: Queen of Hearts bahkan sampai bertanya dengan tidak sopan.
“Apa dia sudah gila?”
“Jangan khawatir, dia memang punya kelainan jiwa. Aku juga pernah mengalaminya.” jawab Tenn dengan nada ketus.
Berbeda dengan para pemuda yang sibuk mengomentari hal-hal aneh, para gadis justru saling melihat dengan pandangan takut.
Alice kecil berlari ke arah Code Name: Cheshire Cat sedangkan Code Name: Peter Rabbit memandangi pemuda yang menatap Code Name: Queen of Hearts dengan tatapan mesum.
Jelas yang dilihatnya adalah laki-laki juga, tapi pandangan penuh rasa kagum itu bukan karena dia punya kelainan orientasi ketertarikan pada lawan jenis. Dia punya kelainan terlalu fanatik menyukai sesuatu dan itulah yang membuatnya sedikit aneh.
Code Name: Mad Hatter terlalu menyukai semua hal yang berbau ‘Alice in Wonderland’, itulah masalahnya.
Dia tidak segan-segan memuji pemuda yang baru saja tiba tanpa memedulikan sosok di sampingnya.
“Aku tau kau adalah ratu hati dalam kisah Alice. Ayo bergabunglah dengan kami dan kita bisa menemukan tokoh lain bersama!”
Code Name: Queen of Hearts menatap dingin pemuda di depannya. Yang ditatapnya adalah Tenn.
“Aku tidak mengerti ada apa sebenarnya tapi aku butuh anak bernama Alice Liddell itu. Dia memiliki kartu yang mungkin berguna untukku.”
“Hoo~” hanya sebuah kata itu yang keluar dari mulut Tenn. Lagi-lagi aura membunuh mulai dikeluarkan olehnya.
“Menginginkan anak itu tidak masalah, tapi aku ingin tau apakah kamu sendiri juga memiliki hal yang kami butuhkan atau tidak.”
“Apa maksudnya?”
Tenn menunjuk ke arah Code Name: Mad Hatter dan berkata pada Code Name: Queen of Hearts, “Gadis kecil itu adalah malaikat si yandere itu.”
“Apa?”
__ADS_1
“Kalau mau memintanya, izin dulu padanya. Selain itu, kami sendiri memiliki target untuk menemukan suit yang dibutuhkan.”
“Suit ya…”
Sejenak, Code Name: Queen of Hearts terdiam dan bertanya.
“Apakah ini jebakan?”
“Terserah saja jika ingin percaya. Tapi aku akan katakan bahwa aku memiliki 3 suit.”
“...!!” semua pemain terkejut kecuali Alice Liddell kecil. Dia tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Tenn dan pokok bahasan apa yang sedang dibicarakan. Yang dia tau bahwa mereka adalah orang-orang berbahaya.
Code Name: Cheshire Cat bertanya pada Tenn, “3 suit? Tapi kita hanya perlu satu suit kombinasi “Royal Straight Flush” untuk memenangkan pertarungan kan?”
“Aku mengumpulkan suit yang tercepat dan aku yakin pemuda di sana juga memiliki cara yang sama. Benar kan?”
Ucapan Tenn dilandasi oleh sesuatu, [Lie Detector] pada matanya. Dia ingin melihat apakah orang di hadapannya itu bisa dipercaya atau tidak.
Tenn bukanlah orang yang senang berbohong untuk sebuah kesepakatan karena dia adalah demon lord.
Dari zaman saat dirinya berkuasa di dunia bawah, pengkhianatan adalah hal paling tabu dan kebohongan dalam kesepakatan adalah hal yang dilarang. Karena itu, meskipun dia membohongi kedua orang tuanya dan teman sekolahnya, hanya untuk informasi dan perjanjian Tenn tidak akan pernah berbohong.
“Aku tidak keberatan memberitaumu suit yang aku kumpulkan jika kamu sendiri mau menukar informasi yang kamu miliki.”
“...” Code Name: Queen of Hearts terdiam. Dia mengamati situasi dan mayat The Flamingo yang ada di tanah.
“Bagaimana?”
Dengan menghela napas sedikit pemuda itu berkata, “Aku mengerti. Aku tidak akan membuat perlawanan untuk saat ini. Pertama, aku kalah jumlah dan yang kedua…” Code Name: Queen of Hearts menatap sinis Tenn, “Aku merasa aku mungkin tidak akan menang melawanmu. Setidaknya itulah perasaan yang aku miliki sekarang.”
Tenn tersenyum dan memanggil Code Name: Mad Hatter yang masih sibuk dengan rasa kagumnya itu.
“Hatter…”
“Ya, Alice?”
“Kita butuh suguhan untuk membuat kesepakatan.”
__ADS_1
Matanya langsung berbinar dan dengan semangat, Code Name: Mad Hatter langsung mengembalikan ruang minum tehnya.
[Welcome to My Tea Party]
Betapa takjubnya kedua tamu dan Alice kecil.
“Apa ini?!” Code Name: Peter Rabbit terkejut.
Dengan memperhatikan dan mencium aroma manis yang sebelumnya dicium olehnya, Code Name: Queen of Hearts berkata pelan, “Ini…kemampuan user?”
“Ayo duduk ratuku!” Code Name: Mad Hatter dengan sopan memandu Code Name: Queen of Hearts.
Saat pemuda itu duduk, dia disuguhkan secangkir teh hangat. Tentu saja Tenn, Alice Liddell dan Code Name: Cheshire Cat juga diberikan teh hangat dan kudapan manis.
Saat Code Name: Mad Hatter sampai di dekat Code Name: Peter Rabbit yang terlihat takjub dengan kue di meja, Code Name: Mad Hatter bertanya, “Tadi siapa namamu?”
“Peter. Namaku di sini Peter Rabbit.”
“Bukan White Rabbit tapi Peter Rabbit?”
“Benar. Aku dari ‘The Tale of Peter Rabbit’. Kamu bisa memanggilku Peter.”
“Hmm~begitu. Ini, silahkan dimakan kuenya. Aku ambilkan yang besar untukmu, Peter.” ucapnya sambil tersenyum.
Mata merah Tenn menyala dan seketika sesuatu terjadi.
*-Craaat! *
Dari dalam kue tart besar, ada sebuah akar besar panjang tajam yang langsung menembus leher gadis yang duduk di samping Code Name: Queen of Hearts.
Tidak sempat menghindar, gadis itu merasakan lebih banyak lubang tercipta di tubuhnya karena kue itu tidak hanya mengeluarkan satu akar besar yang tajam tapi ada lebih dari itu.
Sekitar 5-8 akar panjang yang tajam menembus dada, perut dan sekitar lehernya yang langsung membuat gadis itu tewas di tempat dengan bersimbah darah.
“Musuh harus dilenyapkan.”
Sebuah kalimat yang dikatakan dengan penuh rasa bangga menyisakan semua orang yang mematung kecuali Tenn yang sudah melihat hal itu sebelumnya.
__ADS_1
*****