Black Butterfly

Black Butterfly
AWAL ?


__ADS_3

dingin malam bersatu dengan kilat yang mengerikan ,dia berlari sekuat yang ia bisa tubuh ringkih remaja yang baru mengijak usia 17 itu berusaha kabur dari seseorang yang mengincar nyawanya ,


"HEY BERHENTI !!" teriakan dari belakang tampak 4 pria dengan baju hitam dan sebuah senapan di tangannya membuat sang gadis semakin panik .


tak berapa lama dia merasakan sakit di kakinya akibat berlari di jalanan dan BANG hanya suara selongsong peluru yang di tembak kan ke udara dan mengenai tepat di bahu sang gadis ,yang membuatnya pingsang seketika .


"sial cepat juga lari anak ini " ucap salah satu dari mereka


"sudah tak perlu banyak bicara lagi ayo kita bawa dia " kata sang ketua komplotan


"dia anak yang cantik tapi sayang kita harus membunuh. nya " gumam salah satu dr mereka


belum sempat mereka menyentuh nya 2 selongsong peluru menebus kepala mereka satu persatu ,di bawah guyuran hujan tubuh itu di angkat dan di gendong dengan hati - hati oleh seorang pria dengan setelan jas berwarna hitam .


06.00 kim mansion


dia membuka kedua mata secara perlahan setelah merasakan sebuah cahaya mengusik tidurnya , untuk sesaat dia merasa nyaman sebelum sekelebat bayangan buruk yang menimpanya menyadarkanya ,dengan spontan ia mengerak kan lengan yang berakibat nyeri yg luar biasa parah nya .


"apa yang sebenarnya terjadi ?" tanya nya lirih pada diri sendiri ,tak selang berapa lama 4 orang memasuki kamar tersebut 2 memakai baju maid yg ia asumsikan sebagai pelayan di rumah ini 1 wanita berwajah angun dan garis yg tegas dan 1 pria dengan mengenakan pakaian serba putih .


"kau sudah bangun ? bagaimana perasaan mu ?" pertanyaan datang dr wanita anggun yang sekarang duduk di samping ranjang nya ,sang gadis tampak binggung dengan pertanyaan tersebut dia melihat dengan seksama wanita yang mirip dengan ibunya tersebut .


"ibu ?" hanya itu yang dia katakan ,sontak pias khawatir itu berubah menjadi sedih dia mendekap erat gadis itu .


"kenapa anda menangis ?" tanyanya dengan raut wajah penasaran


"mulai sekarang nama mu alexsandra kim kamu akan bibi rawat seperti anak bibi sendiri ..." ucapa wanita di hadapannya ini ,kerutan samar tercipta di kening mulus sang gadis


"kenapa ? dimana ibu ?ayah ? kenapa mereka tdk di sini ?" tanyanya beruntun ,yang hanya di balas dengan tepukan lembut di kepala .wanita itu menjawab dengan kelembutan dan penuh pengertian


"suatu saat kau akan mengerti lexsa ,percayalah pada ku ..aku janji akan melindungi mu "


"sekarang aku harus memangil mu apa ? ny.kim?" ucap lexsa sepontan


"jika kau mau kamu bisa memangil ku ibu "


"i see terimakasih ibu "suara lirih yg langsung di sambut pelukan hangat


1 bulan kemudian


setelah satu minggu di kediaman kim dia mengenal banyak orang di sini dulu dia seorang putri dari pengusaha kaya di kota x ,rasanya aneh dia terlalu familiar dengan mansion ini ,lexsa baru mengetahui bahwa ny.kim adalah kembaran ibunya dia menikah dengan salah satu sahabat sang ayah ,walaupun begitu dia sangat di sayang oleh ny.kim saat melewati lorong menuju taman tampak seorang lelaki seumuran nya berdiri dengan membawa beberapa buku di tanganya ,dia berjalan dengan amat kesusahan


"key ...boleh aku membatu mu ?" tanyanya pelan sembafi mengambil beberapa buku yang hampir terjatuh


"oh astaga lexsa nunna maaf aku tak melihat mu ...dan yeah..aku membutuhkan bantuan mu " ucap pemuda tadi .dia adalah putra ke 4 di keluarga kim ,ny.kim memiliki 4 orang anak si sulung bernama jhonatan kim dia anak yg cerdas hinga mampu mengendalikan sebuah perusahaan raksasa milik sang ayah ,anak ke dua mereka bernama jordan kim seorang jendral yang hanya bisa pulang setaun sekali.tak beda jauh dr sang kakak jeffrey kim adalah kepala kepolisian dia masuk dalam satgas crime dan yang terahir si bungsu yang bercita" menjadi seorang dokter yang seumuran dengan lexsa kezlin kim atau biasa di pangil key .


mereka berjalan menuju lorong yg mengarahkan ke perpustakaan


"apa tugas dr mr.merlin sudah kamu kerjakan lexsa ?" tanya key saat mereka berjalan beriringan


"tentu sudah ada beberapa yang tidak aku ketahui tapi untunglah kak jhonatan mau membantu "


"he ? sejak kapan gunung es itu kembali ?" heran key masalahnya sang sulung terkenal galak dan dingin di mata anak buah nya .


"bukanya semalam dia kembali ?"tanya balik lexsa yang kini menatap key dengan penasaran


"mana ku tau gunung es itu tidak memberi ku kabar "sungutnya ,lexsa hanya menghela nafas pelan


"btw untuk apa km mengakat buku" sebanyak ini?"


"oh itu aku sedang mengerjakan tugas dr mr.wilson dia ingin aku membuat hipotesa pada jam pembelajaranya " sungutnya ,yang membuat gadis Di sampingnya mengerutkan dahinya


"kau membolos di pelajaran mr.wilson key ?" tanyanya sepontan


"sssstttt....lexsa jangan keras" kl ibu atau kakak ku tau bisa mati aku "


"kau gila .... kamu tau seberapa kejam mr.wilson di kelas kita "


"aku tau maka dr itu....." belum sempat key menyelesaikan tampak di depan mereka 2 pria dengan garis wajah yang hampir sama mereka jhonatan dan jeffry ,raut mereka tampak berbeda yang satu datar tampa ekpresi yang satu menyeringai keji membuat key maupun lexsa merinding seketika


"..hhh...haik kak hehe kapan kembali ..." tanya key gugup kl tau dia membolos matilah dia .


"ho... ku dengar tidur di kelas sangat lah menyenangkan " suara berat menyapa dengan begitu dingin membuat key semakin ciut


"ehehehe....lexsa... bantu aku ...." ucapan lirih penuh pengharapan yang membuat lexsa tidak tega .

__ADS_1


"ah lexsa ya .... mari ikut kak jeff ke lapangan tembak kakak sudah berjanji mengajari mu bukan ?" potong jeffry sembari merangkul dan membawa pergi meninggal kan key dan jhonatan di belakang mereka ,ia menatap key seolah 'semangat key semoga selamat' tatapan melas adalah hal terahir yang ia lihat sebelum mereka hilang di tikungan lorong .


sepajang perjalanan tampak tenang


"apa kak jhon akan menghukum key ?" lexsa ahirnya membuka suara untuk memecah keheningan .


"yeah berdoa saja anak itu sangup makan nanti malam kau tau seberapa ketat nya kak jhon kan " sugut pemuda berusia 20 tahun itu


"ah begitu rupanya" gumamnya sedikit meringis


"bagai mana keadaan mu 1 bulan disini apakah ada yang menyulit kan mu ?"


"tidak ada mereka semua baik hanya saja ..... aku belum tau kabar mengenai ayah dan ibu setelah kejadian itu " ucap nya lirih membuat jeffry menoleh ke arah nya


" kau tau masalah itu jangan kau pikirkan jangan khawatir pasti ada titik temu dan kita akan segera tau kabar mereka ok " ucap jeffry sembari memadang wajah manis gadis muda di sampingnya. itulah jawaban yang sering lexsa dengar dan hanya di balas tatapan datar di wajahnya dingin tenang dan tak berperasaan . Membuat jeffry meringis pelan saat memandangnya , dulu bibir manis itu selalu tersenyum warna matanya sangatlah cerah dan cantik siapapun yang melihat bakal terpukau olehnya ,putri satu" nya yang berhasil di selamatkan sang kakak ke 2 pada malam pembantaian keluarga kim itu membuat seluruh keluarga inti kim syok apalagi yang ia serang adalah bibi kesayanganya ,lexsa tidak tau jika ke 2 orng tuanya di temukan tewas mengenas kan dalam posisi berpelukan ,saat ia melihat kedua tubuh itu membuat nya marah dan dia bersumpah akan menghabisi siapa saja yang membuat adik kecilnya menjadi seperti ini. tak berapa lama mereka sampai di taman yang luas dengan beberapa papan sasaran berdiri di tengah nya .


setelah selesai memakai alat pelindung diri ,kaca mata tembak .jeffry mengambil 2 senapan revolver yang berisi full peluru .


"jadi apakan kita akan menembak ke titik sasaran lagi ?" tanya lexsa sembari menerima senapan yang di berikan oleh jeffry


"yeah latihan mu kemarin lumayan bagus tapi untuk kemari beberapa peluru melenceng jauh dr sasaran " terang nya


"well pematangan gerakan bukan "


"tepat sekarang fokus lah aku ingin meliahat seberapa besar kemajuan mu " ucap jeffry tak lama lexsa pun memasang kuda" untuk memantapkan posisi nya .


at ruang kerja mr.kim


tampak seorang wanita tengah mengamati gerak gerik sang ponakan tercinta lewat jendela di lantai dua dia memandang nanar keluar jendela ,tak selang berapa lama sepasang tangan kekar memeluk erat pingang nya


"apa yang kamu lamun kan hng..." ucap suara di belakan nya


"apakah kau sudah menemukan siapa pembunuh kakak ?" tanyanya sembari mengelus tangan yang kini melingkar di pingang nya


"informat ku blm membuah kan hasil kamu tenang saja kita akan menemukan siapa dalang di balik tragedi ini "


"tenang .... kau tau selama sebulan ini pikiran ku kacau saat mendengar kakak ku di bantai dengan sadis apakah aku bisa tenang " sarkah wanita itu sembari menatap tajam mata sang suami


"hey ... kau tenang ok ...kita semua tengah berusaha keras sayang bahkan jordan dan jeffry pun ikut membantu ok.." ucapnya untuk menenangkan emosi sang istri BRUK wanita itu jatuh terduduk di sofa dengan menutupi wajahnya dengan mengunakan kedua tangannya .


"ibu tenang saja pasti aku akan berusaha keras untuk mengukap siapa saja dalang di balik kejadian ini " sela suara yang berhasil mengejutkan mereka anak ke 2 mereka tengah berdiri gagah bersama sang sulung yang ada di belakang nya .


"kamu pulang tahun ini ?" tanya sang ibu


" ya ,aku pulang taun ini di tambah lagi masalah di keluarga bibi hyunji harus segera di selesaikan " sungut jordan ,mereka duduk di sofa dengan tenang sang kepala keluarga year kim menatap kedua putranya .


"informat ku mengatakan bahwa mereka menemukan beberapa dokumen yang hilang di ruang kerja paman ale "


"dokumen ?"


"ya ,dokumen dan beberapa data rusak seperti sengaja di rusak apakan sebelum ini paman ale dan bibi hyunji sedang mengadakan proyek ayah ?" tanya jordan hati"


"proyek ?ah aku ingat saat itu ale dan aku sempat mendiskusikan kecurigaan nya terhadapa kline dari hyunji ia berkata kalau hyunji tidak mau melakukan hal tersebut "


"proyek ? hyunji tunggu bukannya bibi hyun seorang ilmuan dan dokter ?" tanya jhonatan bingung


"ya km benar bibi mu adalah jenius dlm bidang kedokteran dia memiliki dua ruma sakit umum dan 1 rumasakit paru - paru makanya banyak dari perusaha- perusahaan besar negara mengajaknya melakukan kerja sama denganya dlm bidang kesehatan " jelas year


"tapi dia selalu menolak dengan alasan dia benci berhubungan dengan politik " tambah hyonji


" i see sekarang aku tahu kenapa banyak yang mengincar keluarga bibi terlebih lagi yuan"


"selama kita bisa menutupi identitas aslinya yuan kita bisa menghindari hal - hal yang tidak bisa ingin kan " ujarnya ,ia menatap ke dua anaknya dengan serius .


tanpa mereka sadari seseorang mendengar dengan jelas apa yang mereka bicarakan dengan langkah pelan namun tegas ia meninggalkan tempat tersebut . ' is funny' pikir nya lalu menghilang diantara pelayan yang berlalu lalang .


at lapangan tembak


jeffry yang masih menunggu lexsa , anak itu tadi pamit ke toilet sembari memasang raut datar nya .


"kau siap untuk mengunakan ini " tunjuknya kepada senapan pengintai jarak jauh ,lexsa hanya mengaguk


"oh apakah aku sudah bisa mengunakan ini ?" tanyanya datar


"tentu " sahut singkat jeffry .ia membaringkan terkelukup dan mulai fokus dengan sasaran bidiknya

__ADS_1


"fokus pada sasaran mu ,rasakan arah angin di sekitar mu ,jangan gegabah dalam menarik pelatuk nya ingat one shoot one kill " ucapan jeffry tdk mendapat respon dr lexsa tapi dia tau anak ini paham dengan cepat ,dan DOR..BANG tepat mengenai titik tengah senyum tipis tepari di wajah lexsa dan senyum puas tepatri di wajah jeffry


"woahhhh... bravo lexsa kau sangat pintar dalam sekali belajar" sontak mereka menoleh ke arah suara yang membuat mereka terkejut


"YO MY BRO .... KAPAN KAU KEMBALI ..." seru jeffry sembari memeluk sang kakak erat


"baru saja aku baru menemui ayah dan ibu tadi " ucapnya sembari mendekati lexsa yang berdiri tak jauh dari mereka .


"hey littel lady how do you feel ?"


" fine "


"kkk good senang bisa mendengarnya"


"bukanya kak jordan tahun besok baru mendapatkan libur ?"


" err... yeah aku mengantinya menjadi tahun ini "


"sudah ku duga mungkin kak jordan bisa mengelabui bibi tapi tidak dengan ku "


"lexsa ,apakah kamu masih penasaran dengan orang tua mu ?"


" ya ,aku tidak memaksa kak jordan maupun kak jeffry untuk memberitahu ku secepatnya " sahut lexsa dingin


suasana mendadak hening ,


"kalau tidak ada lagi aku ingin istirahat mandi seharian di lapangan terbuka membuat ku lengket dan gerah "


"ouh tentu silahkan " ucap jordan


"terimakasih ...ah kak .... kelak jika aku bisa membalas mereka aku akan membalas dengan 10 kali lipat dengan cara yang tak terbayang kan " setelah mengatakan itu lexsa berlalu pergi meninggal kan 2 pria tampan itu menatap nanar punggung rapuh yang pergi meningalkan lapangan tersebut .


setelah selesai mandi lexsa bergegas ganti baju dan membuka laptop yang ada di meja belajarnya ,ia mengunci pintu agar tdk seorang pun memasuki kamarnya tanpa seijinnya ,


ia mulai mencari data dengan menjebol berbagai situs pemerintahan hackker atau hacking data adalah sesuatu yang mudah ia lakukan ,berterimakasih lah pada guru tik nya yang mau membagi ilmu tentang pembobolan sistem,dengan langkah cepat ,cermat dan hati" lexsa memasukan beberapa kode sandi yang mungkin sangat membingung kan bagi orang awam


"bingo" gumanya saat menemukan data yang dia ingin kan


"projek nirwana ? what this ?" ucapnya dia membaca dengan teliti dan hati" saat membaca dokumen tersebut .


"jadi ibu ingin membantu orng dengan penyakit alzaimer agar bisa sembuh ? untuk itulah dia menciptakan teknologi nano untuk di gunakan manusia untuk menambah daya ingat " gumamnya tak selang berapa lama dia mengetahui apa yang mereka incar ia membuka orng" yang terlibat didalamnya .


"cih dasar sampah..pantas kak jordan dan jeffry kesulitan ada kalian toh " ucapnya berang di situ tertulis nama" orng" yang mendukung kerja sama atas proyek tersebut 10 diantaranya adalah anggota kim sendiri.


"well ini akan menarik kita lihat apakah permainan mereka sebaik drama pembunuhan yang mereka laksanakan 1 bulan yang lalu "


bing satu getar ponsel mengalihkan perhatian lexsa


"bagaimana ?"


"....."


"ok ,aku ingin kalian mengunci pergerakan mereka jangan biarkan mereka bebas mengunakan akses dr keluarga kim dan kumpulkan bukti untuk menyeret mereka ke neraka " ucap tegas lexsa ,setelah ia menutup telphonenya ia melihat diding yang terpasangin berbagai foto sang target


"well kalian yang merubahku menjadi seperti ini kalian harus menangung akibatnya " ucapnyaa congkak ,ia memang terliahat lemah tp orang" tidak tau bahwa yuan yu kim a.k.a alexsandra kim memiliki banyak koneksi yang berhubungan dengan mafia dan yakuza. sepertinya ini adalah awal yang menyenangkan bagi alexsa merebut apa yang seharusnya ia miliki adalah tujuannya saat ini.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...TBC...


...LIKE COMMENT JUSSEYO...

__ADS_1


__ADS_2