
hari yang di tunggu tiba ternyata bukan hanya lomba antar kelas melainkan antar sekolah juga ,festival kali ini sangatlah meriah banyak siswa dan siswi membuka stand - stand yang di buka ,caffe class dan masih banyak lagi mereka antusias dalam 3 perlombaan yaitu final lomba estafet ,archery dan basket di mana black aragon tim basket dari easter melawan roku blade dari asoka hing school ,pukul 7 pagi lexsa sudah bersiap di ruang ganti begitu juga key dan desta mereka bertiga akan mewakili sekolah untuk ajang festival dan perlombaan antar sekolah ini,
"ah ... aku takut jika aku mengecewakan kalian " ucapan desta membuat key dan lexsa menoleh kearahnya .
"kenapa kamu bisa bilang begitu ,kau adalah siswa kelas 1 yang mampu mengalahkan semua saingan mu kenapa harus kecewa dengan mu ?" tanya key heran
"ano... itu karena kak key dan kak lexsa adalah dua bintang yang bisa segalanya sedangkan aku baru pemula bergabung dengan senior saja sudah sangat beruntung sekali ..." jelas desta dengan perasaan gugup ,sembari menunduk dan merasakan rasa gugup yang makin menjadi ,hinga satu elusan lembut membuatnya mengakat kepalanya ,dia terkejut karena yang melakukan itu bukalan key melain kan lexsa.
"dengar littel kid ... kau memilik bakat dengan archery,kau juga sangat giat berlatih kenapa harus meragukan kemampuan mu ,kau tahu banyak orang yang tidak bersyukur atas kelebihan yang ia terima justru mereka akan semakin arogan dan serakah karena kurang bersyyukur atas kelebihan mereka " jelas lexsa yang mendapat anggukan kecil dari desta .
"jadi jangan meragukan kemampuan mu selama kamu percaya diri maka percayalah kita bisa menang " ucap key penuh semangat dan di angguki oleh desta .
"hu'um aku akan berusaha semampuku akan aku tunjukan hasil latihan ku sehinga aku tidak akan membuat kak key dan lexsa malu "ucap desta penuh semangat .
"gadis pintar " ucap lexsa sembari mengelus rambut desta ,tak berapa lama seorang guru memasuki ruangan tersebut .
"lexsa ada yang ingin bertemu dengan mu "
"dengan ku ? siapa ?"tanya lexsa penasran
"saya kurang tahu dan dia menunggu mu di ruang meeting guru " ucapnya ,lexsa mencurigai sesuatau ia hanya menyeringai kecil .
" baiklah katakan padanya aku akan datang 5 menit lagi jika mau menunggu silahkan jika tidak maka suruh dia pergi "ucapnya yang hanya di angguki oleh guru tersebut ,setelah ia pergi tarikan kecil di lengannya membuatnya menoleh kearah belakangnya .
"ada apa ?
"ano...kak ...kalau bisa jangan pergi....aku memiliki perasaan yang tidak enak tentang masalah ini "lirih desta ,saat awal guru itu masuk ia merasakan sesuatu yang tidak beres dengan guru tadi dan gelagatnya sangat mencurigakan .
"kau tenang saja aku akan kembali dan satu lagi ...jangan pernah meminum atau memakan apapun makanan atau minuman yang datang sekalipun itu atas nama ku atau ketua archery kalian paham " ucap lexsa sembari menatap key dan desta bergantian yang hanya di angguki oleh mereka ,saat lexsa keluar ruangan key menatap punggu lexsa dengan seksama ,ia memberi kode ke bodyguard nya dengan mata dan di angguki oleh mereka ,setelah di rasa itu cukup key kembali ketempat duduknya tapi desta masih gelisah akan nasib seniornya .
"ano...senior kim ... apa kak lexsa akan baik - baik saja ?" tanyanya
"kau tenanglah dan ikuti perintah dia saja jangan melakukan tidakan gegabah ,ini aku tadi menyiapkan nya dari rumah makan lah kau butuh energi extra nanti " ucap key sembari menyodorkan sepotong roti isi ke arah desta ,ia mengagu dan mengambilnya .
"terimakasih kak " katanya ,nereka menikmati sarapan pagi dengan damai tak berapa lama seseorang masuk dan membawa 2 minunan ke dalam .
"permisi ini ada titipan minuman yang di kirim oleh nona lexsa "
"hn.letakan di meja "perintahnya,mereka saling tatap satu sama lain
"hebat kak lexsa seperti seorang cenayang " ucap desta semangat yang hanya di kekehi oleh key .
di sisi lain lexsa tengah berada di ruang meeting guru untuk menemui orang yang di maksud saat di sana tidak ada seorang pun , ia mengernyitkan dahinya tak berapa lama ia mencium aroma bunga yang sangat menyegat ia langsung mengunakan masker yang di desain khusu untuk menakal racun 'oh dasar jalang kecil ini tidak mempan terhadap ku ' batinya berang setelah beberapa menit asap itu hilang lexsa terkapar di meja dengan posisi duduk ,pura - pura pingsan dan itu mengelabui mereka . tak selang berapa lama ia mendengar suara langkah kaki mendekat .
"cih aku kira kamu sehebat apa ternyata hanya mampu menakal racun bunga saja tidak becus " ucapnya suara yang ia kenal roxie
"lalu bagaimana apa kita bisa bersenang - senang dengan tubuh nya ? " tanya seorang pria yang ada di samping nya .
"itu terserah kamu yang penting aku mau foto dan vidionya tersebar luas saat pengumuman pemenang nanti " perintahnya langsung dan oergi begitu saja
"hehe gadis cantik mari bersenang senang .
di lain tempat tampak desta dan key sangat khawatir karena lexsa belum juga kembali padahal sebentar lagi giliran mereka ,
"bagaimana ini senior kak lexsa kenapa belum kembali juga " cemas desta
"kau tenaglah jika dia tidak kembali sampai saat kita bertanding baru kita lapor ke guru " saranya tak berapa lama seorang guru masuk .
"tim sadewa apa kalian sudah siap ?"
"maaf pak tapi tim kami belum kembali sendari tadi pak " lapor key
"apa ? kemana dia ?" tanya sang guru ...
"aku disini ayo pergi " sela seorang di belakang punggung guru tersebut membuat mereka menoleh mereka melihat lexsa dengan keadaan yang lumayan baik tapi tidak dengan tubuh nya ,racun bunga itu mulai bereaksi tapi untungnya dia terbantu dengan masker yang ia pakai jadi tidak begitu menyebar dengan cepat .
"baik karena tim kalian sudah komplit maka kita ke lapangan semua orang telah menunggu " ucapnya ,yang hanya mendapat anggukan dari tim sadewa sendiri , mereka berjalan menuju lapangan olahraga dengan riuh gemuruh dari para siswa dan siswi membuat desta semakin gugup ,tetapi luntur seketika saat tangannya di gegam erat oleg lexsa dan mengaguk kecil seolah berkata 'jangan takut kamu pasti bisa ' nya itu membuat desta kembali percaya diri ,mata tajam itu mengedar dan melihat wajah keterkejutan milik roxie dan kawanannya .
seringai itu tak luput dari mata key ,ia mengernyit heran ,tak lama key melihat ke arah podium di sana ada ayah ,ibu ke 3 kakak nya dan juga para calon kakak iparnya .mereka di tempat masing - masing dan mengambil posisi untuk memasuki lapangan .
"SELAMAT PAGI SEMUA SELAMAT DATANG DAN MENIKMATI FESTIVAL DI SEKOLAH KAMI ... TAK PERLU WAKTU LAMA KITA AKAN MENYAKSIKAN PERTANDINGAN ARCHERY ANTARA EASTER DAN ASOKA HING SCHOOL " suara lantang sang pembawa acara pun di sambut sorak sorai anak - anak yang menyaksikan pertandingan ini ,merasa ada yabg memperhatikan lexsa pun menoleh dan mencari siapa yang begitu intes menatapnya ia menyapu pandangannya dan melihat ketua tim seberang dan di sana ada 2 orang di belakangnya dengan wajah arogan nya 'ouh juliet ni ' ia melihat nya dengan sama tajam ,salah satu keluarga yang bersengkokol dalam insiden berdarah di keluarganya ,'hng .... lebih baik jangan bermain dengannya aku akan menghabisi keluarganya nanti sekarang fokus dulu ke jalang kecil ' iner lexsa memperingatkan tujuannya ,mencoba menjebaknya tidak semudah itu ,ia melihat zuto dan niel di seberang lapangan ,ia mengaguk kecil yang di tangkap dengan sempurna oleh mereka berdua ,
"NAHHH....TAK PERLU LAMA LAGI MARI KITA SAMBUT PESERTA KITA ADA TIM RAHWANA DARI ASOKA HING SCHOOL " katanya dengan penuh semangat , lexsa dapat melihat 3 peserta memasuki lapangan mereka menatap lexsa dan timnya para siswa antusias dengan ini .
"DAN DARI PERWAKILAN TIM KITA ADA TIM SADEWA DARI EASTER HING SCHOOL " sambungnya dan para siswa semakin riuh dengan sendirinya dengan di balut pakaian khas para atlate archery membuat lexsa semakin cantik dan menawan ,banyak yang memuji ke cantikannya ,dan itu berhasil membuat roxie semakin panas .
__ADS_1
"astaga lexsa sangat cantik ..."
"astaga andai aku pacarnya ..."
"aku akan menyatakan perasaan ku blablablabla dan masih banyak lagi ,membuat sang ibu angkat terkekeh geli mengigat bagaimana dengan juteknya lexsa membuang coklat yang selalu berada di lokernya itu ,
"haiz sepertinya berat badan ku akan bertambah " keluh jordan yang mendapat kekehan dari yang lain .
"aigo... tak kusangka kucing kecil itu sekarang sangat terkenal " sahut queenze .lexsa menatap para penonton di tribun itu dengan datar permainan di mulai mulai dari key yang mendapat kan score prefeck begitu pula desta walau ia meleset ke 8 point tapi itu membantu dan putaran akhir adalah lexsa melawan juliet ia memfokuskan pandangan dan siap membedik ,bidikan pertama lexsa berhasil mengenai 10 poin saat giliranya membidik di putaran kedua seseorang dengan sengaja mengarahkan laser ke matanya seketika dia menurun kan busurnya sontak membuat para penonton penasaran ,
"kalian cari orang - orang yang dengan sengaja mengagu jalannya pertandingan mau itu orang luar atau dalam tangkap mereka " titah jordan yang hanya di angguki oleh para bawahannya .
"astaga mereka mengagu sekali sih " protes queenzi
"tenanglah lexsa akan baik - baik saja " hibur jeffry , karena ganguan itu belum juga berakhir membuat para juri penasaran .
"lexsa ada apa ?kenapa kamu belum membidik ?" tanya sang mentor
"maaf pak bisa kah aku mendapat penutup mata ?"
"untuk apa penutup mata lexsa ?"
"seranga itu mulai mengagu ku " gumamnya dingin lalu menutup matanya dengan selembar kain tipis ia mendengar kegaduhan makin menjadi ..
"WOW SUNGGUH LUAR BIASA LEXSA DARI TIM SADEWA MENUTUP MATANYA APAKAH IA BERHASIL MENGENAI TITIK SASARAN ATAU MALAH MELESET JAUH MARI KITA SAKSIKAN !!!!" seruan itu membuat para penonton antusian keadaan mendadak hening,lexsa menarik busurnya mengarahkan tepat ke papan bidik dia mengatyr dengan sempurna dan SYUT ..... SRAT.... dan panah itu menacap tepat di tengah titik bidik 10 poin membuat orang di sana langsung versorak sorai makin ramai .
di dalam gudang sekolah tampak zuto dan niel meringkus 4 senior dari grub asoka mereka berdua menghajar habis - habisan mereka dan ahurnya mau menbuka mulut tentang rencana roxie dan gebby ,
"hng....memang jalang itu harus di beri pelajaran " ucapnya penuh dengan dendam
"ya kau benar ah ya ... apa kalian mengenal cindy " kata niel sembari menatap tajam ke ketuanya itu terbelalak kaget lah yang niel dapatkan ,zuto menyeringai tajam saat mengetahui itu .
"katakan sekarang juga atau kau mati kali ini " ucap zuto sembari menekan belati di leher nya membuat ia semakin mati ketakutan .
lomba archery sudah berakhir 5 menit yang lalu dan para siswa dan siswi bergegas kelapangan basket untuk menyaksikan pertandingan basket dan sebagian lagi kelapangan lari untuk menyaksikan lomba lari estafet , mereka menikmati acara nya dengan semarak , di bawah kantin yang tidak begitu ramai tampak gadis yang baru menyelesaikan perlombaanya itu tengah duduk menunggu pesananya ia menelukupkan kepalanya sembari menghela nafas ,tenaga nya sedikit terkuras akibat racun bunga yang sempat ia hirup tadi ,tak lama ia merasakan seseorang mengeser tempat duduknya ,merasa tergangu ia menegak kan badannya .
"hai kita bertemu lagi lexsa " sapa girang jaka
"mau apa kau ? bukanya pertandingan basket masih berlangsung ?" tanya lexsa judesnya oh ayolah ... dia hanya ingin istirahat sebentar
"okok permainan basket baru saja selesai dan aku disni untuk mengisi perut karena lapar dan kebetulan melihat mu " sahutnya kemudian
"oh " singkat padat dan jelas membuat jaka meringis mendengarnya ' sunggu gadis yang menarik aku semakin penasaran dengannya ' iner jaka bergejolak
"ah apa kamu punya id wechat ?"
"tidak "
"istagram ?"
"tidak " jawabnya lagi membuat jaka tidak menyerah akan hal itu, tepat saat akan melayangkan pertanyaan lagi nampak seorang gadis datang menghampirinya ,
"ah kak lexsa kau disini ayo kak kita berkumpul sudah waktunya mengetahui siapa pemenang nya " serunya semangat
"ah sudah babak puncak ya baik lah ayo pergi " ucapnya sembari berlalu begitu saja
"hai tungg... yaiz...... dia sangat menarik " ucapnya tampa ia ketahui seorang pria mendengar pembicaraan mereka sendari tadi .
'cih jika kau mengiginkan dia langkahi dulu mayat ku bocah ' batinnya lalu beranjak pergi dari sana .
siswa dan siswi berkumpul untuk melihat siapa yang menjadi juara dalam ajang vestival ini para siswa dan siswi sangat antusias , pemenang akan mendapatkan mendali penghargaan dan juga beasiswa full selama 6 semester dan di tanggung oleh pihak easter , itulah yang membuat para siswa dan siswi begitu semangat ,pada saat tiba pengumuman lomba archery tin sadewa menang mereka menaiki pangung untuk menerima peng hargaan .
"tes...ck..... karena ini hari special bagi sekolah kita seharusnya tidak ternoda oleh sesuatu yang buruk bukan ?" kata roxie yang menghentikan pergerakan mereka semua lexsa menoleh dan menatap roxie tajam di sana para petinggi sekolah pun bertanya - tanya apa maksud dari roxie ini .
"apa sesbenarnya masalah mu ?" tanya lexsa skaratik .
"aku ingin ...KAU KELUAR DARI EASTER BAGAIMANA MUNGKIN SEORANG SISWI BERCINTA DENGAN SISWA SENIOR DARI SEKOLA SEBELAH SAAT AKAN MELAKUKAN PERLOMBAAN !!" teriakan lantang itu membuat semua orang terkejut termasuk para petinggi asoka hing school
"ho...kau punya bukti bahwa apa yang kamu tuduhkan itu benar ?" tantang lexsa
"tentu aku melihat sendiri kamu dengan sengaja mengoda mereka dengan tubuh mu cih tak ku sangka kau sangat murahan sekali " cemohnya
"...." lexsa hanya diam dan menyilangkan tangan di ke dua dadanya seolah menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya .
"diam ....kamu diam kan berarti kamu benara melakukannya " ucao roxie banga
__ADS_1
"HEY ROXIE KALAU KAMU TIDAK PUNYA BUKTI JANGAN ASAL MENUDUH !!!" teriak seorang siswa
"ia berani nya dia dasar tidak tahu malu " bisikan demi bisikan terdengar jelas membuat roxie berang .
"aku punya bukti vidionya kalau kalian tidak percaya " belanya lagi ,lexsa hanya menyeringai saat mendengarnya .
"ho begitu kah kl begitu tunjukan atau jangan - jangan ini kebohongan mu saja " pancing lexsa ,roxie yang terbakar amarah pun akhirnya menyuruh orang untuk memutar vidio yang ia rekam .
"kita semua akan lihat disini kalian menjadi saksi bahwa kakak kelas atau teman atau adik kelas kalian yang bernama alexsandra kim adalah seorang P.E.L.A.C.U.R "ucapnya lagi dengan di tekan di setiap kata .
disisi lain hyonji yang melihat itu sangatlah murka ,beraninya wanita itu memper malukan lexsa sampai segini parahnya jika lexsa tidak bersalah maka ia akan mengeluarkan roxie dari easter dan memblokir namanya di berbagai sekolah .
""sialan lexsa seperti lintah yang harus aku singkirkan dari hidup key " upatnya .
"tapi bagaimana cara menghancurkannya kali ini ,dia bukan cindy yang lemah itu "
"gebby benar dia bukan cindy apalagi key selalu melindunginya "
"kkk kalian tenang saja lexsa akan menjadi lemah tak berdaya setelah meminum ini " katanya sembari menujukan sebuah buntalan kecil putih di tangan nya dan di hadiahi senyum puas oleh kelompok nya" tecekat seluruh para dan siswi di sana terkejut bukan main begitu pula para petinggi sekolah bagaimana bisa ada seorang siswi yang dengan bebas mengedarkan barang haram di sekolah ,termasuk ayah angkatnya
"jeff buat laporan penagkapan sekarang juga !!!" murka sang ayah dan hanya di angguki olehnya ia menghubungi anak buahnya dan segera melapor ke markas nya ,lexsa hanya mampu tersenyum menang melihat wajah pucat .
"ini....tidak mungkin KALIAN JANGAN PERCAYA LEXSA TELAH MENGEDITNYA !!" teriaknya kalap
"astaga dia keji sekali "
"iya tak kusangka ada orang seperti dia "blablabla dan masih banyak cemohan yang lain nya ,membuat roxie semakin terpojok.
""itu.... heroin ? kau ingin lexsa teler seperti cindy dulu lalu meletakan aprodicia ke dalam tubuh nya ?" ucap shin'o tidak percaya
"tentu saja jika cindy mampu aku jebak dan aku hancurkan mungkin ini juga bisa menghancurkan reputasinya "
"kau memang kejam tapi apa yang kau lakukan ke cindy aku dengar dia mati bunuh diri ..."
"kkk kau kira bunuh diri tapi nyatanya aku membunuhnya kkkk dia pantas mati kkkk" ucapan roxie dengan tawa penuh kemenangan .
"so bukan kah sangat menyenangkan jika senior sekolah sebelah juga ikut bergabung " usul gebby
"ah kau pintar gebby aku akan lihat seberapa terhinanya besok saat dia di festival kkkk ""
pengakuan itu sontak membuat key terbelalak tak percaya saat dia hendak ingin menerjang wanita itu lexsa dengan cekatan mengunci gerakanya
"lepaskan aku nun...." pintanya dengan aura membunuh yang sangat terasa
"tidak jika aku melepas mu aku berani jamin kau bertindak di luar nalar " balasnya kemudian key di seret paksa ke luar panggung dengan penuh amarah ia memberontak tapi tidak bisa lolos dari cekalan para bodyguard .
"BAJINGAN SESBENARNYAA APA SALAH CINDY HINGGA KAU MEMBUNUHNYA HAH ! DASAR PSYCOPAT GILA AKU TAK AKAN PERNAH SUDI JADI TUNANGAN MU " teriakan amarah yang mengelegar mampu membuat seluruh orang diam ,sontak roxie jatuh terduduk ,tak berapa lama sirine terdengar 2 mobil polisi datang dan bergegas menangkap roxie dan para senior dari asoka mereka di tuduk melakukan pembunuhan berencana ,lexsa melihat erna jatuh pingsan dan di bantu beberapa bodyguard nya , ia merasakan pusing yang sangat hebat menghantam kepalanya ,uhg ...sial batinnya ia menatap puas kejadian itu well penutupan yang sangat manis bagi lexsa dan pencorengan nama baik bagi keluarga laei hah... ini baru setengah permainan jadi jangan harap mereka mampu kabur dari cengkramannya dengan mudah .
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
....LIKE KOMEN JUSEYO DUKUNGAN MU BERDAMPAK BESAR UNTUK MENULIS KARYA KU...
__ADS_1
...BY .BLACK ICE _B.I...