Black Butterfly

Black Butterfly
PAPA BACK point 0.1


__ADS_3

Ia masih di sana menatap putrinya dengan tenang banyak hal yang berkecamuk memenuhi pikirannya tak lama ia bangkit dan berjalan menuju kearah ruang tengah di sana nampak Jhonathan yang menunduk takut bersama Yuna yang mengendong putri kecil nya yang terlihat nampak cemas .


“kau berusaha melawan ku dengan menyembunyikan Yuan ?” tanya ale sembari duduk di sofa dan menatap Jhonathan tajam .


“paman kami tidak bermaksud menyembunyikan lexsa ,aku hanya tak ingin mental lexsa semakin kacau bahkan aku sempat bertarung dengan lexsa kemarin “ jelas Jhonathan ,ia berharap penjelasannya ini mampu di terima oleh sang paman .


Ia terkejut saat mendapati tempat mereka tinggal di kepung oleh anggota Black horse ,ia tak habis fikir seharusnya tempat seperti ini sangat lah sulit di lacak oleh musuh maupun Black horse sekalipun.


FLASHBACK ON


Malam semakin larut keluarga kecil itu nampak terlelap ,sedangkan di luar dari arah laut tepatnya nampak 3 kapal berwarna senada dengan pekatnya sang malam pun secara perlahan mendekati pulau tersebut nampak penjaga yang waspada di sana. Pun dengan sigap menyalakan petasan sebagai tanda .


**CIIIATTTTT!!!!!


DUAR** !!!


Setelah cahaya dari petasan itu menyorot sesaat mereka terkejut saat melihat bukan hanya kapal yang mendekat melain kan ada speedboat dan juga helikopter sadar akan terkepung salah satu penjaga berlari menuju mansion utama .


Suara langkah kaki yang berlari cepat pun terdengar menggema di dalam mansion tersebut ia melihat kepala pelayan yang masih lah belum tidur .


“TUAN BANGUN KAN TUAN DAN NYONYA SEKARANG !!” teriaknya kalap membuat sang kepala pelayan juga ikut panik .


“ada apa dengan mu ?” tanyanya melihat penjaga tersebut nampak pucat dan panik.


“ada ribut – ribut apa ini kenapa kau panik sekali “ ucap Jhonathan yang kini berdiri bersama Yuna di belakang mereka sontak mereka menunduk hormat kearah sang tuan rumah .


“tuan sebaiknya tuan dan nyonya pergi dari sini ,kami akan mengevakuasi nyonya terlebih dahulu “ ucap pelayan tersebut sembari menundukan kepalanya sembari menunduk hormat .


“tunggu kenapa kami harus pergi ,apa yang sebenarnya terjadi ?” heran yuna yang mengendong sang buah hati yang sendari tadi mengeliat resah .


“tuan kita di kepung oleh musuh dan mereka mendekat dalam 15 menit tuan “


lapornya membuat jhonathan dan yuna saling pandang .


“apa ? Bagaimana bisa ? Bukanya sangat mustahil melacak tempat ini “


ucap jhonathan tak percaya


BRAK !!!


suara dobrakkan pintu keras yang menjawab nya ,mereka melihat adanya segerombolan prajurit berbaju hitam memasuki mansion tersebut .


“di sini kau rupanya ponakan ku tersayang “ ucap pria itu dengan santai berjalan memasuki ruang tamu utama di mansion tersebut ,balita itu menangis dengan keras terkejut akibat suara yang keras yang menggagu tidurnya membuat Yuna panik dan menimang putrinya ,melihat hal tersebut ale menyuruh anak buahnya menurunkan senjatanya .


“paman....bagaimana kau bisa ...” ucap Jhonathan gagap ,sadar akan sesuatu dengan sigap ia menyeret Yuna dan putrinya di belakang punggung nya bersiap untuk menjaga mereka dari sesuatu hal yang tidak di inginkan .


“reaksi mu sekarang jauh lebih lambat dari biasanya Jhon apa perlu aku singkirkan mereka “ ucap ale santai sembari duduk di sofa di ruang tersebut .

__ADS_1


“jangan pernah kau berani melayangkan tangan mu ke mereka paman “ Ucap Jhonathan dingin , seringai mengembang di bibir pria itu dia menyandarkan punggungnya di sofa tersebut .


“dimana putri ku ?” Tanya nya santai sembari menatap Jhonathan dengan mimik muka tenangnya .


“dia ada di kamar tamu paman “ Katanya mendengar itu ia hanya mengaguk lalu berdiri .


“tunggu emosi lexsa belumlah stabil ia baru saja istirahat dan itu akan mengagunnya “Ucapan Yuna mampu menghentikan langkah kaki ale yang kini akan beranjak menuju ke kamar tamu tersebut .


“apa maksud mu ?” Tanya ale sembari menatap tajam Yuna , hey dia hanya seorang ayah yang merindukan putrinya ,kenapa ia di cegah untuk bertemu .


“Black Nano mamba mempengaruhi tingkat emosi lexsa menjadi tidak stabil ,ia bisa saja menyerang mu jika paman sembarangan mendekat “ Jelas Jhonathan yang kini menatap sang paman dengan kalut berharap sang paman mau menerima penjelasannya mengingat bagai mana temperamen sang paman .


“aku tahu itu “ Ucapnya kemudian pergi menuju kamar di mana lexsa beristirahat.


END FLASHBACK OFF


Ia masih menatap Jhonathan dengan datar yang membuat Jhonathan semakin menunduk takut ,tak lama sebuah helaan nafas membuat Jhonathan menatap ale .


“kapan kau akan kembali ke Black Jade ?, ingat posisi mu adalah leader di Black horse “ ucap ale sembari menatap Jhonathan nampak Yuna mengegam ujung baju milik sang suami yang kini hanya diam mematung mendengar perkataan ale tersebut .


“aku memang tidak meninggalkan Black horse...”ucapnya setelah sekian lama terdiam membuat Yuna menatap kaget dan menatap Jhonathan penuh tanda tanya ‘apakah aku akan di tinggal lagi ?’ ucap iner Yuna ,ia melepaskan tautan ujung baju tersebut lalu ia dapat merasakan bahwa genggaman tangan milik Jhonathan dan menariknya ke sisi tubuh nya ,tak lama lengan kekar itu memeluk tubuhnya dengan lembut .


“aku memang tidak meninggalkan mereka tapi aku sudah mengajukan ijin untuk cuti sampai putri ku berusia 5 tahun ,dan selama itu aku melimpahkan tugas ku ke Jeffry dan Jordan “ katanya dengan tegas membuat ale terdiam sejenak lalu mengaguk mengerti .


“baiklah jika itu keputusan mu aku akan menerimanya tapi ingat kau masih bagian dari Black horse dan kamu tahu apa konsekuensinya bukan ?” tanya ale dan hanya di angguki oleh Jhonathan .


“ya saya tahu itu dan saya berjanji “ ucapnya membuat ale tersenyum puas .


Matahari mulai menyingsing menapakkan sinarnya menyusup masuk ke celah – celah jendela para burung pun berkicau mengusik tidur lelap gadis itu dengan perlahan ia menggeliat lalu membuka matanya pelan .


Ia mengedarkan pandangannya dan mendapati seorang pria yang sangat ia hafal bentuk tubuhnya pria yang selama ini ia harap masih hidup berada di sana di depannya tengah tertidur , ia lalu turun dan memeluk erat tubuh sang ayah sembari terisak kecil .


Ale yang merasakan tubuhnya di terjang seseorang pun awalnya kaget tapi gerakannya terhenti akibat ia mendengar suara tangis yang samar namun jelas terdengar di bahunya kini .


“sssstttt....tenanglah sayang ini bukan mimpi jangan menangis lagi ...” hiburnya sembari mengelus punggung itu ia berdiri sembari lexsa menenggelamkan muka nya ke arah dada bidang sang ayah ia masih menghibur nya .


BUAK !!!!


Satu tinjuan mengenai perut ale yang membuat nya jatuh tersungkur akibat tonjokan yang ia terima di perutnya .


“uhuk ! Ha ! You ...” ucap ale sembari memegangi perutnya hey tenaga putrinya bukanlah hal yang perlu di remehkan .


“hiks......hiks....YOU OLD MEN BASTRAD “


teriak lexsa kalap


“Yuan ...please...clam down honey ...”

__ADS_1


mohon ale saat melihat betapa kacaunya lexsa .


“YOU KNOW HOW LONG I WAIT FOR YOU I THOUGHT YOU WERE DIED!!!!” bentak lexsa membuat ale mematung sejenak ia menatap tak percaya putrinya kini .


“HOW DARE YOU COME HUH! “bentak lexsa sekali lagi yang membuat ale tersadar dari rasa terkejutnya lalu bangkit berdiri menghadapi putrinya .


“aku tahu kamu marah dengan papa tapi papa mohon jangan seperti ini sayang “ ucap ale yang kini menenangkan lexsa yang kini masih menangis itu .


“papa jangan pergi “ ujar nya lagi tangan besar itu menangkup pipi lexsa dan mengelusnya perlahan .


“papa di sini ok sekarang kita makan pagi dulu lalu kau bisa jelaskan semua pada ku apa yang terjadi nona muda “ ucap ale tegas yang hanya di angguki dengan malas oleh lexsa .


Well hari ini akan kadi hari yang panjang jika mendengar omelan sang ayah dan di tambah lagi Jhonathan akan ikut andil yang semoga saja Yuna tidak membela 2 pria kesayangannya itu .


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.............................................................. . . ... . . .. .. . ... . . . . . . . . ...。...


...ん...


.......


.......


.......


.......


....LIKE KOMEN JUSEYO DUKUNGAN MU BERDAMPAK BESAR UNTUK MENULIS KARYA KU...


...BY .BLACK ICE _B.I...

__ADS_1


__ADS_2