Bodyguard Dan Bos Cantik

Bodyguard Dan Bos Cantik
pov II


__ADS_3

pov bunga


nama ku bunga fallisia igor, aku dari keluarga sederhana tapi itu dulu kini status keluargaku sudah berada di peringkat no satu. ya semua itu karena kerja keras papa ku dan juga dukungan mama.


kami adalah keluarga yang sangat bahagia dulu, semua masalah bisa di hadapi dan di selesaikan hingga akhirnya hal itu terjadi.


papa dan mama mengalami kecelakaan yang membuat mama harus meninggal kebahagiaan yang dulu selalu ada kini sudah hilang semenjak hari hari ku berubah.


aku juga memutuskan untuk keluar dari rumah karana kenangan bersama mama selalu membuatku sedih jika mengingatnya.


papa sudah berusaha menahan ku agar tidak tinggal terpisah karena papa sudah kehilangan mama, dan masih harus jauh dariku. tapi aku tetap putuskan untuk pergi dan sesekali aku akan menginap di rumah papa.


aku adalah anak yang tidak suka bergantung pada seseorang termasuk papa walau pun papa memiliki pengaruh aku tidak gunakan itu untuk kepentingan ku.


aku berdiri sendiri di atas kaki ku aku membuat prestasi ku sendiri dan akhirnya itu membuahkan hasil aku membuka satu toko perhiasan yang sangat besar dan megah. kini toko yang aku rintis dengan usahaku sendiri sudah menapakkan pijakannya semua orang mengenal toko perhiasan itu.


tapi hari itu selepas aku menyelesaikan kelas aku di datangi seorang bernama alfin. aku tau dia adalah orang yang selalu berusaha untuk mendapatkan ku. tapi aku selalu menjaga jarak ku aku membatasi hubungan kita hanya sebagai teman. setiap harinya alfin akan selalu menemui ku entah itu hanya mengobrol, memberikan sesuatu, atau bahkan mengajakku ke luar.


aku juga mengenal alfin karena kebetulan papa dan keluarga alfin memiliki hubungan bisnis. jadi alfin juga memanfaatkan hubungan bisnis itu untuk bisa dekat denganku.


lalu waktu berlalu terus berlalu hingga di mana aku mendapati seorang yang mengaku sebagai bodyguard yang papa kirim untuk menjaga dan melindungi ku.

__ADS_1


papa sudah sering kali membicarakan itu denganku tapi aku selalu menolak karena aku tidak suka di awasi atau pun di ikuti aku lebih suka sendiri atau bersama sahabatku.


hari itu aku menentang keras masalah bodyguard itu. juga aku merasa kesal karena orang itu selalu menjawab apa yang selalu aku bicarakan.


waktu berlalu aku sudah mencoba mengobrol dengan papa kemudian paman dan paman memberiku penjelasan dan juga masukan tetang bodyguard itu aku pun mencoba menerimanya.


dia bernama bram nama yang cukup menarik menurutku buka hanya aku sebenarnya bahkan dua sahabatku itu sudah seperti anak kecil untuk berebut mendapatkan si bram ini. aku yang sudah lama bersahabat dengan keduanya di buat tidak percaya dengan kelakuan mereka yang baru bar dan terang terangan mendekati bram.


aku sendiri menilai bram biasa saja karena aku tidak terlalu peduli dan memperhatikan bram.


pov alfin


nama ku alfin aron aku berasal dari keluarga aron kelurga yang berada di peringkat ke 2, aku anak tunggal dan colon pewaris dari keluargaku.


jujur saja aku sudah sanga menyukainya sebelum hubungan bisnis ini tapi itu sangat sulit karena gadis yang bernama bunga ini selalu menjaga jarak. hingga akhirnya aku memanfaatkan hubungan bisnis keluarga ini untuk semakin memperdekat aku dengannya.


aku yang sudah lama berusaha untuk mengejar dan mendapatkannya sedikit mulai tidak sabar karena aku adalah seorang yang paling tidak bisa menunggu terlalu lama hingga tiba di acara ulang tahun nenek aku ingin memang taat kan momen ini untuk mendapatkan dia seutuhnya.


untuk itu aku sudah menyiapkannya sebuah rencana kotor agar bisa mendapatkan bunga. pada malam acara itu aku bekerja sama dengan seorang pelayan untuk bisa menjalan rencanaku.


aku memberikan obat di mana jika seseorang meminum itu maka seseorang itu akan merasakan sensitifitas pada tubuhnya. di mana orang yang sudah terpengaruh dia akan mengemis untuk melakukan hubungan badan pada lawan jenisnya karena jika di tahan itu akan membuatnya tersiksa sangat tersiksa.

__ADS_1


tapi pada malam itu rencana itu gagal di mana seharusnya bunga yang meminumnya malah aku yang meminumnya entah bagai mana itu bisa terjadi aku sudah memberikan instruksi yang sangat jelas pada si pelayan waktu itu.


nasi sudah menjadi bubur akhirnya malam itu aku lalui dengan seorang pelayan rumahku sendiri aku tidak sadar dengan perbuatanku karena sepertinya pelayan itu sudah terlalu banyak memberikan obat pada minuman itu.


pagi hari semua keluargaku marah padaku atas kejadian itu aku sedikit kesal tapi aku tak bisa berbuat apa apa. hingga nenekku memberikan keputusan di mana aku harus belajar di luar negri.


asal kalian tau saja hal yang aku lakukan dengan pelayanan rumah itu bukanlah yang pertama sebelumnya aku sudah sering melakukannya. ya awalnya coba coba hingga akhirnya ketagihan.


saat itu aku ikut teman temanku ke sebuah tempat seperti itu semua teman temanku membeli wanita mereka sendiri aku yang di sana tidak melakukan apa apa aku putuskan untuk mencobanya.


aku mencoba mengobrol pada orang yang menyediakan para wanita pemuas itu aku meminta pada orang itu untuk menyediakan seorang yang masih gadis dan juga perawan. dan orang itu menyanggupinya dengan tambahan biaya, aku tidak mempermasalahkan itu.


malam itu aku dipertemukan dengan pesananku sungguh aku di buat terkejut ketika melihat pesananku aku tau siapa orangnya dan aku juga sangat mengenalnya dia juga sahabat dari bunga dia juga satu universitas denganku.


Felina


ya dia feli sahabat bunga dialah orang pertama yang melakukan hungan itu denganku dan dia juga baru pertama kali seperti ku. aku mencoba bertanya tentang mengapa dia melakukan itu.


di dengan sangat terbukanya mengatakan bahwa dia sangat ingin tau rasanya karena jika hanya menonton tapi tidak merasakannya akan hanya membuat penasaran.


dari sanalah kami juga sering melakukannya aku juga membayar feli. kami tidak memiliki hubungan kami hanya sebatas saling memuaskan saja.

__ADS_1


seperti malam sebelum keberangkatan ku semalaman penuh aku habiskan dengan si feli aku melakukan itu berulang ulang kali dengannya kami sangat bahagia melakukan itu.


bahkan feli sempat bersedih karena kepergianku itu karena feli katakan tidak ada seorang yang seperti diriku. ya aku juga berat sebenarnya karena bagaimanapun kenikmatan itu sungguh nikmat apa lagi kami berdua tidak kaku dalam melakukannya.


__ADS_2