Bodyguard Dan Bos Cantik

Bodyguard Dan Bos Cantik
alarm


__ADS_3

triiing..... triiing..... DING... DING....... triiing...... ( dering alarm)


bram yang sedang tertidur di sofa terbangun karena ponselnya yang berdering. setelah mematikan alarm ponselnya bram masih mengumpulkan kesadarannya. setelah di rasa cukup bram segera bangkit kemudian menuju kamar mandi. di kamar mandi bram sejenak melihat pantulan dirinya di cermin kemudian membasuh mukanya.


di meja makan.


bunga baru saja turun dari kamarnya dan sedang berada di ruang makan di mana di sana hanya ada hidangan tanpa ada siapapun.


" bik...... bik asih...... "


" iya non...... " jawab bik asih berlari dari arah dapur.


" ada apa non..... "


" bram belum datang bik...... ? "


" tidak non sejak tadi bibi tidak melihat bram....


mungkin bram masih di kamarnya non. "


" hem..... apa bram ke siangan ya....


dia kan baru datang pukul tiga pagi.... "


" non..... non..... non bunga.... " ucap bik asah mengulang memanggil bunga karena bunga sedang bengong.


" eh... ya bik..... "


" itu apa perlu bibi panggil bram..... "


" oh.... tidak bik mungkin sebentar lagi dia akan datang. lagi pula kelas ku masih pukul 8." ujar bunga.


" pagi...... " ucap bram yang baru saja datang ke ruang makan.


" nah ini orangnya....


kamu keuangan bram..... " bik asih


" non bunga maas saya sedikit terlambat. " ucap bram tidak menjawab bik asih tapi meminta maaf terlebih dahulu pada bunga.


" ya..... " singkat bunga.


" terimakasih nona.


oh ya nona apa kita akan latihan beladiri lagi..... "


" tidak untuk hari ini....


aku merasa sakit di seluruh tubuhku. " ujar bunga kemudian duduk.


" maaf nona rasa sakit di tubuh nona itu di sebabkan oleh pengencangan otot otot karena latihan kemarin. jika nona tidak melakukan latihan dengan teratur makan ke tika latihan lagi nona akan kembali merasa sakit lagi di tubuh nona. " jelas bram. bunga yang menyibukkan diri dengan ponselnya masih mendengarkan semuanya yang di jelaskan bram.


" apa benar seperti itu.. " tanya bunga


" benar nona ini sesuai dengan pengalaman ku dan beberapa orang lainnya. "


" ya baik lah kita sarapan dulu. " ujar bunga bersiap mengisi piringnya dengan nasi.


" nona saranku lebih baik nona sarapan dengan makanan yang ringan saja seperti roti terlebih dahulu. "


" kenapa harus begitu. "

__ADS_1


" itu hanya untuk kenyamanan saat latihan. "


" hah. ..... ya baik lah. " pasrah bunga karena bunga mengingat beberapa kejadian terakhir di mana dirinya tidak bisa memberikan perlawanan saat ada seseorang bermaksud jahat padanya. walau sebenarnya bram akan selalu berusaha melindunginya.


di rumah diwan.


sekitar 30 orang penjaga kini sedang berdiri dengan sangat ketakutan dihadapan seorang pria tua yang tampak masih gagah. dinginnya pagi tidak dapat meredakan keringat mereka untuk tidak membasahi tubuh mereka.


" apa kalian di bayar untuk kematian keponakan ku. " tanya lelaki tua itu.


" maaf tuan thomas kami lalai. "


" aku tidak membutuhkan alasan apapun dari kalian sekarang katakan siapa orang yang sudah melakukan ini. " ujar lelaki tua itu yang bernama thomas.


" tuan seseorang mencoba membalas dendam pada tuan diwan dia seorang wanita bernama anita.....


tapi wanita itu sudah berhasil di tangkap dan di amankan. tapi satu hal yang tidak terduga rupanya ada orang lain yang tidak di ketahui juga bermaksud membunuh tuan diwan. "


" hah.... itu kalian yang tidak kompeten....


lalu siapa saja yang ada di tempat saat diwan di bunuh. " ujar thomas bertanya sangat dingin bahkan terdengar mengerikan.


" itu mereka tuan....


dua penjaga dan wanita baru tuan diwan. "


Thomas melihat tiga orang itu yang kini sedang menunduk ketakutan.


" kalian berdua yang menjaga kamar diwan katakan seperti apa pelakunya. " tanya thomas membuat keduanya seperti tertekan.


" tututu..... tu tuan...... pelakunya menggunakan penutup wajah sehingga tidak bisa kami lihat. dia menyerang kami dengan sangat cepat dan membuat kami berdua tidak sempat melawan. " jelas salah satu penjaga kamar diwan.


" mati.... " ucap thomas


dua tubuh jatuh dengan dahi berlubang dan darah yang keluar membasahi lantai.


" kuharap kamu bisa memberikan jawaban yang bagus untuk nyawamu. " ujar thomas pada wanita diwan.


" tuan.... aku tidak melihat wajah orang itu karena memakai penutup wajah dan juga aku di minta masuk ke dalam kamar mandi oleh pelaku sehingga aku tidak tau apa yang terjadi dan siapa pelakunya.... " jelas wanita itu gemetar ketakutan.


" kau sama saja lebih baik kau mati saja. " ujar thomas.


" tuan tol......."


" door...... "


wanita itu pun mati tampa sempat menyelesaikan ucapannya.


" lalu bagai mana dengan CCTV. bukankah tempat ini ada CCTV. " lanjut thomas.


" tuan CCTV sudah di retas sehingga tidak berfungsi sehingga semua kejadian pembunuhan ini tidak terekam sama sekali. "


" bodoh.... kalian semua bodoh mengapa keponakan ku bisa menggunakan orang orang seperti kalian.... " bentak thomas.


" maaf kan kami tuan... "


" apa .... apa kata kalian tadi maaf apa kata maaf kalian bisa menghidupkan keponakan ku.


sekarang katakan siapa saja orang memiliki masalah dengan diwan. "


" tuan. tuan diwan tidak memiliki masalah dengan siapa pun tuan kecuali dengan wanita bernama anita itu yang kini tidak di ketahui keberadaanya. "

__ADS_1


" apa.... apa kalian juga kehilangan seorang wanita... " suara thomas meninggi.


" tuan wanita itu bersama bos Tony jadi kami tidak menjaganya kami semua bergegas ke kamar tuan diwan saat mendengar surat tembakan. tapi saat kami kembali untuk memberi tau bis Tony dia juga sudah meninggal dan juga wanita itu menghilang. "


" thomas......


aku turut berduka cita sayang sekali seorang seperti diwan harus meninggal. " ucap seorang yang baru saja datang.


" diam kau bocah tua sialan...... "


" Thomas setelah lama tidak bertemu kau masih sama seperti dulu ayolah kita sudah berkawan cukup lama. "


"lupakan tentang itu.....


toy.... bukankah kau orang yang juga bekerja sama dengan diwan. sekarang bantu aku untuk mendapatkan siapa orang yang sudah membunuh diwan. "


" oh tentu saja Thomas untuk diwan akun akan melakukannya karena diwan sudah banyak memberikan aku keuntungan. "


" selamat pagi turut berduka atas meninggalnya diwan. " ucap seorang yang baru saja datang.


" oh lihat bukankah ini pemain lama kita tuan sauqy. " ujar toy


" diam kau toy.... " ucap sauqy datar.


" sauqy kamu juga datang rupanya.... "


" tuan thomas... tentu saja aku datang diwan adalah mitra ku yang sangat baik. " ujar sauqy.


" begitu rupanya... " thomas.


" tenang saja tuan thomas aku juga akan ikut membantu mengusut masalah ini. " ujar sauqy.


" terimakasih jika begitu tuan sauqy.... " ujar thomas.


" tidak perlu sungkan tuan thomas.... " sauqy.


kembali pada bunga dan bram yang kini bunga sedang berlatih beberapa teknik serangan dan juga beberapa teknik melepaskan diri dari kuncian maupun dari ancaman senjata.


" bagus nona....


aku rasa jika di latih beberapa kali lagi nona pasti bisa melakukannya dengan sempurna. " ujar bram memuji kecepatan belajar bunga.


" hah.....


melelahkan sekali.... " ujar bunga lalu duduk kemudian membuka botol minuman miliknya.


" non bunga.....


di depan ada seorang mengantarkan paket katanya milik nona bunga di kirim dari sebuah toko bernama the fighter. " ucap bik asih.


" oh ya....


minta saja mereka untuk membawanya masuk selepas itu bibi tanda tangani saja serah terimanya. " jawab bunga.


" baik non.... " ujar bik asih kemudian pergi.


" dan kamu bram, kamu yang akan mengatur semua barang barang itu karena itu semua kamu yang merekomendasikan untukku. "


" baik nona itu mudah.... " jawab bram.


" yasudah lekas lah bersiap karena aku harus ke Universitas. "

__ADS_1


" baik nona. "


__ADS_2