
di Universitas
seorang lelaki sudah berdiri di tempat parkir sudah 3 hari dirinya selalu pergi ke tempat itu menunggu seseorang.
" sudah tiga hari tapi bunga masih belum juga datang, apa sudah terjadi sesuatu padanya. sayang sekali waktu itu aku tidak sempat meminta nomor ponselnya. " ujar kris yang tampak sangat ingin bertemu bunga.
" sudah lah ini sudah lewat dari jam kelasnya lebih baik aku kembali ke kelas saja. esok aku akan kembali menunggunya lagi di sini. " ucap kris kemudian pergi meninggalkan parkiran.
feli :" bunga apa kamu sudah akan kembali esok. "
bunga : " ya aku kembali esok. "
dara : " bunga aku sangat merindukanmu
bunga : "😍"
feli : " bunga babang tampan masih kerja sama kamu kan aku kangen dia. "
dara : " eh iya bunga babang tampan gimana."
bunga : what....?
tau ah kalian dasar sahabat nyebelin.
by....... . "
dara : " bunga......????
feli : " bunga.....???
" mereka berdua ini selalu memikirkan pria saja aku tidak habis pikir. " ucap bunga. Tidak sengaja juga bunga melihat paket yang di antar oleh nining di meja.
" paket..... " gumam bunga. kemudian segera pergi untuk melihat paket.
" benar tidak ada nama pengirim.
tapi siapa orang yang sudah mengirimnya....
apa mungkin dara atau feli...
tapi mereka bukanlah orang jauh yang harus kirim paket jika ingin memberikan sesuatu.
buka saja....... " bunga akhirnya memutuskan untuk membuka paketnya.
setelah berusaha membuka akhirnya paket terbuka dalamnya berisi boneka pandai dengan mata besar dengan memeluk sebatang coklat. bunga mengambil isi paket itu sejenak mengernyitkan dahinya merasa heran dengan isinya.
" apa aku tampak seperti seorang wanita yang lain. " ucap bunga kemudian melihat masih terselip sebuah surat yang tergolong yang terikat di bagian leher boneka.
" semoga kamu senang dan bisa bahagia hadiahku sederhana tapi aku tulus... " ( isi surat singkat).
bunga meletakkan kembali boneka itu kemudian segera mengambil ponsel nya
" selamat sore kami dari jasa pengiriman paket apa ada yang bisa kami bantu. "
" apa ada paket dengan no sering 81#######07."
" baik nona akan kami periksa mohon tunggu sebentar. "
" ya. "
" benar sekali nona paket itu di tujukan atas nama bunga dengan alamat ########."
" siapa pengirimnaya. "
" itu disini orang itu memang tidak menyertakan nama dia mengata kan jika dia adalah kenalan lama. "
" kalian ingat nama dan alamat itu jika ada orang ingin mengirim paket tapi tidak menyertakan nama atau apapun jangan perna mau atau kasa pengiriman kalian akan tutup. "
" ba..... ba... ik.... baik nona. "
panggilan terputus.
" nining ke kamar sekarang. " ucap bunga melalui ponselnya.
tak lama kemudian
tok.... tok.. tok....
" nona..... "
__ADS_1
" masuk.... "
" ada yang bisa saya bantu nona. "
" buang paket itu.... "
" baik nona.... " nining segera merapikan paket di meja untuk di buang.
" ingat buang. "
" baik nining mengerti nona. "
" em...
ya sudah kamu bisa kembali. "
" baik nona..... "
di pintu kamar bunga.
" nona.... " panggil nining.
" apa..... "
" coklatnya boleh buat saya. "
" ya.... "
" terimakasih nona. "
bram saat ini sedang duduk menemani hendrawan di taman belakang.
" apa maksud tuan. " tanya bram.
" begini baram seorang kawan bisa menjadi lawan dan lawan bisa jadi kawan. sesekali kamu harus ikut ke perusahaan agar kamu bisa menilai apa yang sudah aku katakan. "
" apakah di perusahaan ada hal yang seperti itu tuan. "
" kamu tau kedudukan perusahaan yang aku pimpin bram. "
" ya tuan. "
" perusahaan seperti itu bukan hanya dari luar saja serangannya bahkan dari dalam pun akan ada serangan. bahkan serangan yang dari dalam ini lebih berbahaya. "
" ya nanti aku akan meminta derrick untuk mengajar mu sesekali tentang perusahaan. "
" terimakasih tuan tapi aku tidak pernah bermimpi untuk memimpin perusahaan.... "
" hahahaha........
ayo di minum bram. "
" iya tuan. "
" papa masuk jangan terlalu lama di luar. " suara bunga cukup keras.
" ah bram lihat polisi ku sudah datang. " ucap hendrawan.
" papa.... " bunga.
" iya sayang. "
" ayo masuk sekarang udara luar tidak baik untuk papa jika terlalu lama apa lagi sudah sore. " ucap bunga tegas.
" dan kamu bram kenapa malah kamu temani papa di sini kamu tau papa baru saja sehat. " ucap bunga dengan tatapan tajam.
" ah maaf aku salah nona. "
" bunga sudah cukup jangan salahkan orang ayo papa akan ikut dengan mu kedalam sekarang. " ucap hendrawan jika di biarkan bunga akan semakin menjadi.
" bram aku tinggal. " lanjut hendrawan.
" silahkan tuan. " jawab bram.
pagi hari......
" papa bunga harus kembali ke Universitas karena bunga ada kelas. " ujar bunga.
" ya pergilah sayang.... " hendrawan dengan senyuman.
__ADS_1
" inga papa jangan sampai telat makan dan istirahat lah yang cukup dan serahkan pada paman derrick saja pekerjaan pekerjaan perusahaan papa cukup mengurusi hal hal yang mendesak saja. " bunga.
" iya bunga sayang. " jawab hendrawan pasrah.
" nah bagus. "
" tapi bunga apa kamu tidak bisa..... "
" tidak papa bunga masih tidak siap untuk saat ini tapi papa tenang saja bungan akan lebih sering pulan. "
" hah ya sudah.
lalu bagai mana dengan perusahaan apa kamu masih tidak mau menggantikan papa. "
" pa.... untuk saat ini bunga masih belum bisa. maaf.... "
" tak apa sayang tapi jika sudah datang waktunya walau kamu masih tidak siap kamu harus siap. "
" em.... "
" ya sudah berangkat lah sekarang. papa juga akan berangkat karena tiga hari tidak datang pasti pekerjaan papa pasti menumpuk. "
PAGODA EMAS.
ini hari pertama safira bekerja di sana setelah mersa sudah cukup baik safira memutuskan untuk bekerja. karena satu apartemen dengan adel keduanya berangkat bersama.
" kamu mau ke mana fira. " tanya adel
" aku mau bekerja hari ini kak. " fira.
" safira apa kamu sudah yakin akan bekerja sekarang. " tanya adel.
" aku yakin kak.
lagi pula di sini sendiri saja tidak enak tidak ada yang bisa aku kerjakan. " ujar safira.
" hem......
baik lah jika kamu sudah memutuskan, ayo kita berangkat sekarang. " adel.
" em... ayo kak. " jawab fira.
" oh ya kak.... apa kak bunga tidak memberi kabar apapun pada kakak. " lanjut safira bertanya.
" sudah pagi tadi bunga memberikan kabar katanya 3 hari ini dia sedang menjaga papanya yang sedang sakit. dan hari ini nona katanya sudah akan kembali. " jelas adel.
" oh.... begitu rupanya. " safira.
di Universitas bunga baru saja tiba dan masih menyiapkan semuanya di dalam mobil jadi tidak segera turun. setelah merasa semua siap bunga segera turun dari mobil. ketika bunga turun rupanya sudah ada seseorang yang sudah berdiri dengan memberikan senyuman menawannya.
" hay bunga..... "
" oh hay kris..... " jawab bunga.
" kamu sedang apa di sini. " lanjut bunga bertanya.
" aku sedang menunggu mu. " jawab kris lancar tanpa ragu.
" apa ada sesuatu yang bisa aku bantu mengapa kamu menungguku. " tanya bunga penasaran dan juga terkejut mendengar pernyataan kris yang menunggunya.
" tidak ada apa apa....
aku memang hanya sedang menunggu kamu saja. " krish.
" oh..... . " jawab bunga.
" bram kamu bisa kembali dahulu sekarang karena aku akan sampai sore. " lanjut bunga.
" tidak masalah nona aku di sini saja. mungkin nona membutuhkan ku untuk melakukan sesuatu nanti. " jawab bram.
" ya sudah terserah kamu saja. " ujar bunga.
" supir kamu bunga. " tanya krish.
" bukan dia bodyguard yang papaku kirim untuk menjagaku. " jawab bunga.
" oh....
jika bodyguard aku juga mau jadi bodyguard mu bunga. "
__ADS_1
" hahaha... ada ada saja kamu krish, ya sudah ayo masuk kelasku akan segera di mulai. "
" oke..... "