Bodyguard Dan Bos Cantik

Bodyguard Dan Bos Cantik
penghianat..


__ADS_3

" halo..... " bram


" ya.... halo.....


ada apa.....


apakah ada pekerjaan untukku..... " orang di sebrang telepon.


" lacak nomor ponsel yang aku kirim dan dan dapatkan lokasinya segera. " bram.


" ok bos.... "


panggilan terputus bram kemudian membersih kan sisa pecahan kaca pintu mobil pada tempat duduk kemudi. setelah bersih bram segera masuk ke dalam mobil dan pergi.


di lain tempat.


" sial siapa orang ini mengapa aku tidak tau jika bunga memiliki orang di sampingnya. aku harus mencari tau siapa orang ini dan memikirkan cara untuk menyingkirkan nya terlebih dahulu, agar aku bisa dengan mudah mendapatkan bunga. " ucap orang misterius itu.


net..... net..... net..... net..... net....


warning pembobolan sistem keamanan lokasi anda sudah terlacak. (suara pemberitahuan dari sistem di komputer)


" sial orang hebat mana yang sudah berhasil melacak ku aku harus segera pergi. " ucap orang itu kemudian segera mengambil tongkat pemukul dan mulai menghancurkan semua komputernya kemudian mengambil hardisk dan yang lainnya kemudian membuang ke tempat pembakaran. setelah selesai orang itu mulai mengemasi barang lainnya ke dalam tasnya dan bergegas pergi.


di lain tempat.


" bagai mana apa kalian sudah berhasil mendapatkan putri dari igor.. " ucap seorang yang sedang merokok dengan seorang wanita yang sedang bermain dengan sesuatu di bawah milik orang itu.


" maaf bos misi masih tidak terlaksana karena sepertinya bukan hanya bos saja yang mengincarnya tampak seseorang juga sedang berusaha mendapatkannya bos. " jelas orang di sebrang telepon.


" apa kalian tau..... " ucap orang itu kemudian memberi kode pada si wanita untuk segera duduk di pangkuannya.


" entah lah tuan mereka sepertinya reman jalanan yang di sewa. tapi tuan mereka kini sudah di lumpuhkan oleh seseorang yang sepertinya seperti bodyguard dari nona bunga. " jelas orang itu.


" bodyguard....


hem.... rupanya si igor ini sangat menjaga putrinya juga.


lalu sekarang bagai mana dengan misi mu itu aku sudah membayar mu. " ucap pria itu menikmati permainan wanita di pangkuannya itu dan meminta si wanita bergerak lebih cepat dengan memukul bokong wanita itu.


" tenang saja bos kami masih akan menjalankan misi ini. tapi sepertinya akan sedikit sulit jadi perlu sedikit tambahan orang. "


" lakukan apa saja aku mau putri dari igor itu ada di hadapanku secepatnya soal uang jangan khawatir. "


" siap bos. "


panggilan terputus.


" apakah posisi ini sulit untukmu bergerak sayang....


ayo kita ke tempat yang lebih luas biarkan aku yang bermain.... " ucap orang itu kemudian menggendong wanitanya ke kasur king size.


di mobil bram.

__ADS_1


" bagai mana..... " bram.


" aku mendapatkan lokasinya dia ada di sebuah komplek pemukiman kumuh di sebuah rumah nomor 247. namanya biyan dia seorang anak sebatang kara yang mengandalkan kemampuannya dalam pemrograman untuk hidup. dia juga sudah beberapa membobol bank dan melakukan transaksi palsu. "


" bagus.... "


" tapi..... "


" ada apa.... "


" aku yakin tadi aku ketahuan karena sudah melacaknya, jadi aku rasa dia sudah pergi sekarang. "


" kamu bodoh... " umpat bram kesal kecewa


" hehehe maaf sedikit ceroboh tadi karena aku pikir dia hanya orang bisa saja. "


" hah ya sudah. " pasrah.


setelah panggilan terputus bram melihat ke arah spion mobil sekali melihat masih tidak ada yang aneh kedua ketiga dan ke empat kali nya bram menyadari jika mobilnya sedang di ikuti.


" apa lagi ini.....


apa mereka masih mencoba mengejar lagi....


sepertinya kedepannya aku akan sibuk dengan pertarungan. sungguh merepotkan menjadi pengawal dari seorang wanita cantik dan anak dari seorang yang berpengaruh no 1. " gumam bram sendirian dan terus mengemudikan mobil dengan tenang seakan tidak mengetahui jika dirinya sedang di ikuti.


" di mana mereka akan melakukannya kali ini. apa aku putar saja karena sebentar lagi sudah aka sampai. " bram.


baru saja bram mengatakan itu mobil yang mengikuti di belakang kini menyalip mobil bram kemudian berhenti secara tiba tiba. bram yang sudah siap juga segera mengerem. bram melihat spion rupanya di belakang mobilnya juga ada mobil yang menghalangi gerak mobil bram untuk melarikan diri.


" siapa kalian apa kalian kawan dari orang orang sebelumnya. " tanya bram.


" kamu jika ingin baik baik saja dian dan jangan melawa. "


" jika tujuan kalian orang yang ada di dalam maaf aku tidak bisa diam. " ucap bram.


" hajar dia buat kematiannya terasa sangat sulit. " ucap orang yang bisa di bilang bos dari orang orang itu.


pertarungan pun pecah 9 vs 1 pertarungan yang mungkin tidak imbang jika menghitung jumlah tapi bram melawan mereka semuanya dengan kemampuan dan pengalamannya. satu persatu dari sembilan orang itu jatuh bram tidak hanya membuat mereka tak sadar tapi membuat mereka cidera parah hingga cacat. dengan tampa rasa iba bram mematahkan kaki dan tangan ke sembilan orang itu.


setelah satu orang terakhir bram menyelesaikannya dengan mematahkan kakinya. tapi belum juga bram melakukan serangan terakhir untuk membuat orang itu kehilangan kesadaran sebuah serangan datang. bram yang menyadari itu segera menghindar.


" kau pengecut. " ucap bram.


" maaf dalam pertarungan hanya ada satu kata lakukan apa saja untuk kamu bisa menang. "


" baik lah jika begitu. " ucap bram kemudian datang dengan sebuah serangan. orang itu terlihat santai melihat ke datangan bram. saling serang antara keduanya begitu sengit keduanya beberapa kali sama sama saling terkena pukulan.


" kamu......


apakah kamu anak buah lucas..... " ucap si bos.


" siapa kamu.... " bram.

__ADS_1


" oh....


apa lucas tidak pernah cerita......


bajingan sialan itu dia sekarang menguasai organisasi itu sendiri rupanya dia melupakan aku yang sudah di sampingnya sejak organisasi itu di bangun. " si bos


" apa kau penghianat itu... " ucap bram.


" apa lucas mengatakan itu pada mu...


kejam sekali begitu mudah dua rupanya melupakan persahabatan kita dan menyebutku penghianat. "


" ya kau penghianat karena ingin membelot kan apa tujuan awal organisasi di bentuk lalu kamu memperebutkan kursi kepemimpinan organisasi. kamu bertarung dengan ke tua dan kamu kalah dan kamu pergi begitu saja. "


" aih....


sepertinya ceritanya sudah berubah ya.....


aku hanya ingin menjadikan organisasi yang sudah lucas dan aku bangun menjadi besar serta di takuti dan di segani. tapi sayang pemikiran lucas begitu naif menolak saranku dan tidak mau memberikan kursi pimpinan padaku. "


" kau itu sampah seorang sahabat yang mengkhianati sahabatnya itu tidak lebih hanya sebuah sampah. " ucap bram dengan dingin dan tatapan dalam.


" lalu kamu mau apa...


apa kamu ingin melawan ku.....


datanglah aku sudah banyak menghabisi anak anak didik lucas itu biarkan kamu berikutnya. ".


" kuharap kamu tidak menyesal. " bram


kemudian keduanya kembali bertarung tapi pertarungan kali ini lebih brutal karena bram bertarung dengan amarahnya.


buug... buug.... bug.....


" sayang sekali kamu bukan lah lawanku bahkan jika lucas sendiri aku rasa dia juga bukan lah lawanku. " ucap si bos.


" cuiiih...... ( meludahkan darah dari mulutnya ) kau hanya sampah jangan bandingkan dirimu yang hina itu denganku atau ketua. " ucap bram kembali datang dengan serangannya.


" keras kepala. " ucap si bos kembali bertarung dengan bram.


duk..... bhuuug.... ( kembali bram di jatuhkan)


bhuuuh..... buuug...... ( sama bram kembali di buat jatuh. )


" ingat lah amarah adalah musuh nyata untuk seorang dalam pertarungan jadi kendalikan lah amarahmu. " ucap kakek song di dalam pikiran bram yang sudah terlentang di aspal dengan darah yang keluar dari mulutnya.


" sayang sekali seorang yang berpotensi sepertimu tidak ikut denganku jika saja kamu bukit denganku kamu bisa mendapatkan apa saja. " ucap si bos berdiri di dekat bram yang terkapar.


bram berusaha berdiri dengan perlahan memegangi si bos itu secara perlahan.


" aku............ aku.......... tidak mungkin di kalahkan oleh sampah sepertimu. " ucap bram lirih.


" ya.... lebih baik kamu mati saja. " ucap si bos.

__ADS_1


tapi baru saja selesai mengatakan itu sebuah sikuan tepat mengenai perutnya kemudian bram melanjutkan dengan sebuah tinjuan wajah di akhiri dengan tendangan.


__ADS_2