Bodyguard Dan Bos Cantik

Bodyguard Dan Bos Cantik
dara dan feli


__ADS_3

pagi hari sekali bunga baru saja terbangun dari tidur nyenyak nya. walau penampilannya begitu berantakan tapi masih terlihat begitu cantik.



" uh.....


sudah pagi rupanya..... " ucap bunga duduk dari tidurnya.


cukup lama duduk di tempat tidurnya dengan ponselnya yang beberapa di geser ke atas dan ke bawah segera saja bunga bergegas pergi menuju kamar mandi. Baru setelah pukul 07.30 bunga baru saja keluar dari kamarnya.


" selamat pagi nona. " ucap bibi.


" ya pagi..... " jawab bunga.


" apa bram masih tidak bangun bik. " tanya bunga kemudian duduk di kursi.


" oh....


bram sejak pagi petang tadi sudah bangun nona dia ada di ruang gym. " jelas bibi.


" ya sudah panggil dia untuk sarapan dan bersiap karena sekarang aku ada mata kuliah pukul 9." ujar bunga kembali sibuk dengan gawainya.


" *pagi.......


" pagi......


" apa kamu sudah bagun bunga.....


" ya.......


" em.... apa kamu ada mata kuliah hari ini....


" emmm..... ada tapi itu pukul sembilan.....


ada apa krish....


" tidak ada apa apa.....


boleh aku menjemputmu....


" tidak perlu.....


aku sudah ada bran yang akan mengantar....


" ya sudah....


sampai jumpa di Universitas.....


" em*.....


" nona..... " ucap bram yang baru saja tiba.


" ya.....


duduk dan segeralah sarapan lalu bersiap aku ada mata kuliah. " jelas bunga.


" baik nona. " jawab bram.


" dan ingat apa yang kita bicarakan kemarin. " ucap bunga serius.


" aku ingat nona. " jawab bram.


" bagus..... " ujar bunga.


di tempat lain di ruangan dengan minim penerangan seorang pria yang sedang duduk di depan monitor melihat video seorang wanita yang digilir lebih 20 orang secara intens tanpa jeda di mana sangat wanita kini sudah terkulai tak berdaya.


" bagai mana tuan apa kamu sudah puas dengan ini.... " ucap seorang di seberang telepon.


" bagus......


tapi segera habisi wanita ini aku mau dia mati.... "

__ADS_1


" hahahaha baik lah tuan..... "


segera saja setelah 20 orang itu selesai menggilir wanita itu beberapa orang segera membangkitkannya secara kasar sehingga wanita itu meringis kesakitan.


" lepaskan aku..... " ucap wanita itu begitu lirih dengan suara bergetar.


" hahaha.... kamu akan segera aku lepaskan. " ucap seorang pria dengan moncong pistol sudah menghadap di dahi wanita itu.


dooor.........


" kalian buang wanita ini ke sungai. " ucap orang itu setelah menembak kepala wanita.


" tuan bagai mana tugasku sudah selesai jadi di mana uangku. " lanjut orang itu.


" hahahahaha.....


segera...... "


sedangkan di apartemen si pria baru saja sadar beberapa kali juga dia meringis kesakitan kemudian dia melihat sekeliling di kamarnya tapi tidak menemukan apapun hanya keadaan seperti kapal pecah saja.


" apa yang terjadi semalam. " ucap si pria kemudian duduk di tepi tempat tidur.


" uh apa ini..... " ucap si pria karena tangannya tanpa sengaja memegang cairan basah lengket berlendir.


" ini......


apa semalam orang orang itu sudah melakukan itu pada wanitaku, sialan siapa mereka sebenarnya berani mereka melakukan itu.... " segera si pria itu ke kamar mandi tak lama dua sudah keluar dari apartemen.


di tempat parkir si pria sudah akan memasuki mobilnya tapi itu terhenti setelah dua orang menghentikannya.


" tuan tunggu sebentar.... "


" ah..... ya...... ada apa.... " ucap si pria segera menoleh.


" anda ikut kami ke kantor saat ini karena anda menjadi tersangka atas tidak korupsi di perusahaan anda. "


" bagai mana bisa begitu kalian salah orang.... "


" kalian gila ya aku tidak tau apa apa dan aku tidak mau ikut jadi pergi sana. " ucap si pria kembali akan memasuki mobilnya tapi segera dua orang itu menghentikannya dan segera membawa si pria itu dengan paksa.


sedangkan bram baru saja selesai mandi dan sedang memilih pakaian yang akan di gunakannya.


sebenarnya bram tidak terlalu perduli dengan penampilan jadi bram menggunakan saja baju yang ada.


" bajuku tak banyak apa aku gunakan baju ini saja. lagi pula ini sudah baju yang paling sederhana. " ucap bram.



" ya sudah kurasa begini saja. " akhirnya bram memutuskan pakaian yang di gunakannya.


setelah di rasa siap bram segera keluar dari kamarnya dan segera menuju garasi untuk menyiapkan mobil.


" nona apa kita sudah siap berangkat. " ucap bram yang melihat bunga sudah menuruni tangga terakhir.


bunga yang mendengar suara bram segera berhenti dan melihat ke arah bram, alangkah kagetnya ketika bunga melihat penampilan bram.


" bram ini apa tidak mengerti untuk berpenampilan biasa saja tapi malah semakin menarik perhatian orang. " ucap hati bunga, bunga tidak sadar saja bahwa pakaian apa saja jika yang menggunakannya seorang yang tampan maka akan tampak menarik.


" bram apa kamu tidak memiliki pakaian yang lebih sederhana. " tanya bunga.


" ah maaf nona di kemari ku hanya beberapa baju dan menurutku ini sudah yang paling sederhana. " jelas bram.


" hah ya sudah lah ayo aku tidak ingin terlambat karena mengurusi mu. " ucap bunga lalu berlalu mendahului bram.


" baik nona. " jawab bram.



Di Universitas kris sudah berdiri menunggu bunga di mana biasa bunga memarkirkan mobilnya. sedangkan dua sahabat bunga juga sama sedang menunggu bunga hanya saja mereka ada di taman dekat di mana mobil mereka biasa terparkir.


" fel....

__ADS_1


kamu lihat bram menjadi tranding topik dalam grup mahasiswa. " ucap dara yang sedari tadi menggeser geser gawainya.


" aku tau aku dari semalam mengikuti beberapa kali juga aku berkomentar. " timpal feli yang juga sibuk dengan ponselnya.


" aku tidak sabar untuk segera bisa menjadi kekasih bram. " ucap dara.


" idih tidak semudah itu aku juga akan berusaha untuk mendapatkan bram. " ujar feli tidak mau kalah.


" aih feli sepertinya kamu salah memilih lawan aku yakin bram akan memilihku. " dara juga kekeh.


" dara jangan menaruh tongkat di depanmu saat kamu berjalan nanti kamu bisa terjatuh lebih baik beriringan saja. " ujar feli.


" wih....... tinggi amet tuh kata kata..... " ujar dara.


" bodo amet...


tapi sepertinya kita perlu bersaing prihal bram jadi apa kamu sudah siap dara satu tempat denganku untuk bertempur mendapatkan bram. " ujar feli.


" aku tidak pernah takut.... " ujar dara penuh percaya diri.


" lihat tuan putri kita sudah datang dan pujaan hati kita sedang ada di dalam bersamanya. " ujar feli.


" benar....


ayo temui mereka aku sudah tidak sabar untuk menemuinya. " timpal dara dengan wajah sumringah.


di dalam mobil.


" bram tak perlu keluar tetaplah di mobil saja. " ucap bunga setelah tolah-toleh melihat sekitar, sejenak matanya memaku dua sosok yang mendekat ya dia dua sahabatnya.


" sesuai permintaanmu nona. " jawab bram.


" bagus......


aku turun sekarang. " ucap bunga kemudian membuka pintu mobilnya. setelah bunga keluar bunga langsung di sambut dengan kehadiran seorang pria tampan.


" hay.... bunga.... " sapa krish dengan senyum.


" hay.... krish...... " jawab bunga dengan tersenyum pula.


" di mana supir mu kenapa malah kamu membuka pintu mobil mu sendiri. " tanya krish.


" oh... itu dia ada di dalam aku memintanya tak perlu turun. " jawab bunga.


" bunga....


krish...... " sapa feli dan dara hampir berbarengan.


" hay...... " sapa krish kembali.


" bunga di mana bram..... " dara bertanya dengan tidak sabar.


" iya bunga di mana bram. " feli menimpali.


" kalian berdua ya....


pagi pagi sudah bram... " ujar bunga kesal.


" hehehe....


bunga kamu jangan begitu jangan sembunyikan bram untuk mu sendiri kami juga menginginkannya. " feli


" benar bunga jadi jika kamu ingin bersaing, bersaing lah bersama kami.. " dara.


" kalian gila ya.....


sepertinya kalian perlu datang ke rumah sakit untuk di periksa. " kesal bunga pada dua sahabatnya itu.


" sudah sudah ini masih pagi dan kalian sudah akan bertengkar. " ucap krish menengahi.


" aku mau ke kelas 7 menit lagi kelas sudah akan di mulai. " ucap bunga setelah melihat jam di ponselnya.

__ADS_1


__ADS_2