Bodyguard Dan Bos Cantik

Bodyguard Dan Bos Cantik
bram


__ADS_3

" jadi seperti itu pak jon. " jelas bram yang baru selesai menceritakan apa yang sudah terjadi.


" hebat juga kamu 1 lawan banyak, kamu hanya memar memar saja tanpa luka yang berarti. " ujar pak jon melihat bram.


" sudah pak jon saya kembali kedalam dan ingat jangan lupa mobil. " ujar bram.


" ok mas bram tenang saja. " jawab pak jon.


bram meninggalkan pak jon dan kembali ke rumah.


" hah..... segar sekali sungguh melelahkan sekali, malam ini jika aku tidak bersama bram mungkin aku sudah tidak di kamar nyaman ku ini.... " gumam bunga yang baru saja keluar dari kamar mandi dan sedang menyisir rambutnya.


" lebih baik aku segera istirahat saja karena esok aku masih ada kelas pagi.


tapi tunggu..... siapa orang orang yang sudah ingin menculik ku tadi... apa mungkin..... tidak tidak mungkin dia sudah pergi ke luar negeri kemarin.


tapi siapa.... em..... apa kah saingan papa..... hah sepertinya untuk selanjutnya aku harus lebih berhati hati lagi. " pikiran bunga.


dikamar bram


" jadi bagai dengan nomer yang baru aku kirim tadi. " ucap bram dengan ponsel di telinganya.


" sudah aku dapatkan. sepertinya yang satu ini merupakan orang yang juga memiliki pengaruh dalam dunia bisnis atas dan bawah. "


" siapa orang ini jelaskan padaku. " bram


" dia memiliki perusahaan besar dan beberapa club juga memiliki beberapa tempat penyedia wanita wanita pemuas nafsu bisnis lainnya dia juga merupakan seorang penjual senjata ilegal. bisnis ilegalnya ini di lindungi oleh seseorang yang juga ada dalam pemerintahan sehingga selama ini aman aman saja. dia adalah diwan dewangga, pemilik perusahaan dewangga grup. " jelasnya.


" hem.... orang yang kuat ya....


sulit bagiku jika berhadapan secara langsung. " bram.


" benar sekali....


yang lebih mengejutkan lagi orang ini merupakan bagian dari kelompok kelompok kartel yang haus darah jadi jika kamu menyerangnya secara terang terangan kamu akan menjadi buruan para kartel kartel yang terhubung dengannya. "


" kau hebat bisa mendapatkan semua informasinya seditel ini. " ucap bram memuji.


" oh ya apa kamu mau menonton sebuah video. "


" video apa. "


" live streaming... "


bram kemudian membuka laptop nya karena orang itu mengirimnya ke email bram.


" sial mengapa video ini yang kamu kirim. "


" hehehe.... itu lah orang yang saat ini menjadi masalah mu. aku sarankan lebih baik kamu jangan berurusan dengannya karena dia seorang yang sulit. mungkin membunuhnya mudah tapi setelahnya kamu lah yang akan sulit. "


" hah.... ( menutup laptop nya) tapi ini pekerjaan ku jika orang itu membahayakan klien ku maka aku akan tetap menghabisinya. " ucap bram.


" kamu tidak pernah berubah selalu begitu apa kamu tidak memikirkan tentang hidup tenang mu juga. "


" untuk orang sepertiku tidak ada yang namanya hidup tenang musuhku sudah ada di mana mana. "


" iya juga sih. "


" ya sudah aku akhiri dulu. " ujar bram kemudian memutuskan panggilan.


" ini sangat sulit aku bisa menghabisinya dengan mudah tapi aku juga akan di buru nantinya jika hanya aku tidak masalah tapi nanti jika nona bunga masuk dalam masalah ini bagai mana. lebih baik aku konfirmasi pada tuan igor saja untuk masalah ini. " bram yang kini sedang membaringkan badannya di kasur empuknya.


triiing..... triiiiing...... triiiing.....


" halo mengapa pekerjaanmu lamban sekali aku sudah menunggu cukup lama apa kamu sudah tidak bisa di andalkan lagi. " ucap seorang dia adalah diwan

__ADS_1


" orang mu itu sudah mati sekarang. " jawab bram.


" oh.....


kau berhasil menghabisi orang itu rupanya....


ya baik lah tidak masalah dia sepertinya tidak kompeten. " diwan tertawa halus penuh ancaman.


" lebih baik kamu jangan melakukannya lagi jika sekali saja kamu melakukan ini aku sendiri akan datang ke tempatmu dan kamu tidak akan pernah menikmati lagi cahaya matahari.... " ucap bram juga tidak kalah mengancam.


" oh.... aku takut.....


ampun ampuni aku.....


hahahahaha........ bocah apa kau tau siapa orang yang sedang kamu ancam ini. aku takut bukan aku yang tidak bisa melihat matahari esok tapi malah kamu. "


" kamu pikir aku takut....


sebelum kamu mengirim tikus tikus mu itu aku akan datang di hadapanmu untuk membunuhmu. "


" hahaha......


datang.... datanglah..... aku menunggumu. " diwan.


sambungan pun terputus setelah bram memutuskan nya. " dasar anak tidak sopan dia berani mengabaikan orang tua sedang bicara. " ucap diwan menuangkan minuman ke dalam gelasnya kemudian melihat wanitanya yang berada di atas kasur itu bergerak gemulai tanpa sehelai kain pun.


" ah wanita memang bisa mengobati suasana hatiku yang buruk. " ucap diwan segera menghabiskan minumannya.


" aku datang sayang. " ucap diwan lalu pergi menghampiri wanita pemuas nafsunya itu.


" datang lah sayang aku akan puas kan kamu. " jawab si wanita.


kamar bram.


kemudian bram menghubungi seseorang.


" halo.... " bram


" ya....


apa kami begitu merindukanku baru saja kamu memutuskan panggilan dan sekarang kamu sudah menghubungi aku lagi. "


" terserah...


dengar hapus semua apa yang berkaitan dengan ku buat aku seperti lenyap dari dunia ini. aku aka mendatangi orang itu malam ini. " bram.


" gila....


apa kamu sedang ingin menggali kuburan mu apa perkataanku kurang jelas hah. "


" apa perlu aku datang kesana kemudian mengalungkan pisau di lehermu. " jawab bram.


" ah kamu selalu begitu baik lah beri aku 5 menit. "


" ya lakukanlah....


dan berikan aku titik lokasi orang itu malam ini dan satu lagi hapus juga semua panggilan suara ku dan juga panggilan suara ku dengan orang itu yang baru saja. "


" apa...


kau berbicara dengan orang itu... "


" ya maka cepat lah sebelum dia melakukan sesuatu dengan itu. "


" ya baiklah.....

__ADS_1


dan ingat segera buang ponsel yang kamu gunakan menghubunginya tadi karena itu mudah sekali di lacak. "


" em baik aku mengerti... " jawab bram.


di lain tempat.


" siapa namamu. " tanya seorang ibu ibu.


" biyan bu... " jawab biyan.


" oh... biyan....


jadi apa kamu yang akan menyewa tempat saya ini. "


" benar bu. "


" kamu sudah tau harganya bukan. "


" sudah bu....


ini sudah saya siapkan sebelumnya.. "


" bagus.....


ini kuncinya semoga betah ya... "


" terimakasih bu.... "


" iya...


saya pergi jika begitu. "


biyan kemudian memasuki rumah yang sudah di sewanya itu.


" hah.... sial sekali aku...


untung saja kemampuan ku membantuku jika tidak mungkin aku sudah...


lupakan lebih baik sekarang aku lihat siapa orang yang sudah mengusik ku dan juga siapa orang yang sud


ah menggagalkan rencanaku. "


di kamar bram.


" sudah aku lakukan, kamu kini seperti bayi yang baru lahir tanpa data dan rekaman apapun. "


" bagus....


lalu mana lokasi yang aku minta. "


" ya akan ku kirimkan. "


" bagus dan jika di sana ada kamera tolong hilangkan jejak ku. "


" ya tenang saja itu mudah. "


" em....


aku akan bergerak sekarang karena perkiraan untuk aku tiba di lokasi 10 menit. "


" ya berhati hatilah....


karena kamu akan berhadapan dengan seorang yang licik. "


" em... " panggilan pun terputus bram segera keluar dari kamarnya dengan setelan serba hitam dengan di balut jaket kulit.

__ADS_1


__ADS_2