Bodyguard Dan Bos Cantik

Bodyguard Dan Bos Cantik
mencari


__ADS_3

" hay boleh gabung di sini gak.... " ucap seorang pria tampan di meja di mana bunga dan dua sahabatnya itu sedang duduk bersantai.


" oh.....


krish......


boleh......


boleh......


ayo duduk saja. " jawab bunga.


" wih bunga punya kenalan cowok ganteng tidak ngomong tuh sama kita. " feli.


" hey kalian berdua jangan salah paham aku juga baru kenal. kita aja baru bertemu dua kali itu pun di Universitas. " jelas bunga.


" what...... " dara terkejut dengan mata melotot sempurna.


" bunga apa kamu sakit. " feli.


" kamu baik baik saja kan bunga. " dara.


" kamu masih bunga yang aku kenal kan. " feli


ujar dua sahabat bunga bergantian karena keduanya sudah kenal bunga bukan satu atau dua hari saja dan mereka berdua tau bunga terhadap orang baru.


" kalian apa sih......


biasa aja dong...... " ujar bunga kesal.


" perkenalkan nama aku krish. aku baru pindah ke sini beberapa hari yang lalu. " ujar kris mencoba mencairkan sua sana.


" aku feli. "


" aku dara. "


" jika aku boleh tau ada apa sebenarnya kenapa kalian begitu terkejut saat mendengar aku berteman dengan bunga apa itu salah. " tanya krish.


" itu..... "


" sudah lupakan.... " ucap bunga memotong ucapan feli.


" ah ya bunga sudah mengatakan begitu kita lupakan saja. " dara


" oh...


baik lah...


lalu apa kalian sudah memesan sesuatu biar aku yang pesan kan bagai mana. " ujar krish.


dua sahabat bunga sangat antusias dan segera membuat daftar pesanan untuk mereka masing masing.


" lalu kamu bunga. " tanya krish karena hanya bunga saja yang masih tidak memesan karena sibuk dengan buku yang di bacanya.


" jus alpukat dengan sedikit es dan jangan terlalu manis. " ujar bunga menghentikan membaca sejenak.


" ok tunggulah di sini sebentar pesanan akan segera tiba. " ujar krish dengan segera pergi untuk memesan.


di tempat bram.


" aku pesan roti isi dan jus. " ujar bram pada seorang pelayan.


" siap apa ada lagi. " ujar pelayan.


" ah satu lagi apa aku bisa membuat jus itu sendiri karena seseorang yang akan meminumnya sangat pemilih dengan minuman. " ujar bram sedikit memberikan senyuman.


" oh aku mengerti pasti untuk seseorang yang penting dalam hidupmu kan.


ayo ikut aku kamu bisa membuatnya. " ujar pelayan dengan pikirannya.


bram juga tidak membantah karena akan sulit untuk menjelaskan menurutnya. akhirnya bram pun ikut dengan pelayan itu.


10 menit berlalu bram sedang mengucapkan terimakasih pada pelayan yang sudah mengijinkannya untuk membuat minuman sendiri.


" terimakasih karena sudah mengijinkan ku. " ujar bram.


" oh tentu saja. " jawab sangat pelayan dengan senyuman penuh arti.

__ADS_1


" ya sudah aku harus pergi karena ini sudah jamnya untuk makan" ujar bram.


" em pergilah....


dia beruntung bisa mendapatkan seorang yang sepertimu. " ucap pelayan itu.


bram tidak ambil pusing segera bergegas saja untuk mencari bunga. bram mulai memasuki bagian dalam universitas untuk mencari bunga para mahasiswa selalu memperhatikan bram apa lagi para mahasiswa wanita mereka akan saling berbisik.


" dimana aku dapat menemukan nona universitas ini begitu luas. " ucap hati bram.


tampa terasa langkah kaki bram sudah membawanya ke tempat di mana bunga berada hanya saja bram masih tidak melihat keberadaan bunga.


" feli..... lihat dia mirip sekali dengan mas bram ya. " ujar dara.


" mana..... " feli.


" tuh..... " dara menunjuk.


" eh iya benar itu seperti mas bram. " feli.


" bunga apa benar itu mas bram. " dara.


" I don't know. " jawab bunga tanpa melihat kearah dara menunjuk.


" ih.... bunga lihat dulu....


jika benar itu bram mungkin saja dia memiliki hal penting yang ingin di katakan. " feli.


" ih kalian ini sibuk sekali. " kesal bunga kemudian melihat ke arah di mana yang keduanya tunjukkan.


" iya itu bram. " jawab bunga kemudian kembali membaca bukunya.


feli dan dara segera berdiri dan berlari untuk lebih dulu menemui bram.


" apa apaan dengan mereka..... " ucap bunga.


bram yang masih bingung dan tidak tau juga harus bertanya pada siapa di kejutkan dengan suara dua orang wanita.


" mas bram.... " ucap feli dan dara.


" eh.... bak feli bak dara. " ucap bram dengan tetap terlihat menawan tanpa menunjukkan dirinya seorang bawahan.


" ah ya ke betulan apa bak feli bersama nona bunga. " bram.


" tentu saja itu di sana bunga. " ujar dara.


bram melihat ke arah di mana bunga berada memang benar adanya bunga masih sibuk dengan bukunya.


" ayo mas kita kesana. " ujar feli.


" ya ayo..... " jawab bram.


setibanya di sana krish juga sudah tiba dengan membawa semua pesanan. yang di pesan bunga juga dua sahabatnya tentu pesanan miliknya sendiri juga.


" eh aku sepertinya tidak asing dengan..... "


" krish.... ini mas bram bodyguard bunga. " feli


" ah ya benar.....


bunga ini pesanan mu dan ini milik kalian ucap krish. "


" wah terimakasih krish. " feli dan dara.


" em... " bunga.


" ada apa bram. " ujar bunga kemudian sedikit meminum minuman yang di pesan oleh krish.


" maaf nona ini sudah waktu makan siang aku membawakan makanan untuk makan siang." ucap bram kemudian meletakkan itu di meja.


" mas bram perhatian sekali. " ucap dara.


" aku juga mau.... " feli.


" kalian berisik. " ucap bunga.


" nona saya kembali dulu. " ujar bram.

__ADS_1


" em... " jawab bunga.


" eh tidak gabung sama kita saja. " dara.


" iya kita pesan banyak kok. " feli.


" terimakasih tapi saya sudah selesai . " ujar bram.


" permisi. " lanjut bram.


krish yang melihat bram begitu perhatian dengan bunga merasa panas di hatinya. ya walau hanya sekedar bodyguard bunga tapi entah mengapa krish merasa tidak nyaman melihat keduanya.


bram yang sudah beberapa langkah meninggalkan tempat bunga berada terhenti ketika bunga memanggilnya.


" bram....


ke sini sebentar. "


" ah ya nona apa ada yang bisa saya lakukan. " ucap bram mendekat.


" tidak....


ambil minuman ini untuk mu. " ucap bunga.


" baik nona. " jawab bram.


" tunggu..." krish.


" ada apa krish. " bunga.


" kenapa minuman nya kamu berikan pada nya. " krish.


" oh itu minuman ini kurang pas untukku jadi dari pada aku buang aku berikan pada bram. apa kamu keberatan krish. " jelas bunga. kemudian bertanya bunga.


" eh oh.... tidak. bunga itu terserah kamu saja. " ucap kris. dengan rasa gejolak di hatinya menimbulkan perasaan semakin tidak suka dengan bram.


" ya sudah bram kamu ambil dan kamu bisa pergi. " ucap bunga.


" baik nona. " jawab bram.


setelah kepergian bram dengan sedikit drama perasaan tidak rela ketika bram pergi dari dua sahabat bunga. bunga kemudian menghentikan kegiatan membacanya dan mulai akan makan.


" bunga bolehkah aku minta itu. " dara.


" iya bunga aku ingin tau rasanya. " feli.


" tidak. " jawab bunga.


" bunga.... " ucap keduanya.


" tidak.... " bunga.


bunga kemudian makan dengan lahap dan di selingi sesekali minum. dara dan feli yang melihat itu serasa makanan milik mereka hambar sedangkan kris yang melihat itu semakin memanas saja hatinya.


" bunga kamu menghabiskan semuanya. " feli.


" ya.... " jawab bunga.


" apa ada masalah dengan itu. " lanjut bunga.


" tidak salah sih tapi kamu tidak menyisakan sedikit untuk ku. " dara.


" iya bunga biasanya juga kamu tidak pernah menghabiskan makanan dan minuman mu. " feli.


" iya bunga. " dara.


" jangan jangan. "


" hentikan kalian jangan berpikir terlalu jauh. dan kelas sudah akan di mulai 10 menit lagi jadi lebih baik kita akhiri di sini saja. " ucap bunga.


" krish... aku ke ke kelas dulu. " ucap bunga.


" eh ya bunga..... " ucap krish dengan terkejut karena sedari tadi kris sedang tidak fokus karena hatinya sedang memanas.


" krish kami juga by..... " feli dan dara.


" bunga tunggu. " dara.

__ADS_1


kembali dengan krish.


" bram ini sepertinya akan menjadi duri antara aku dan bunga aku harus bisa secepatnya mendapatkan hati bunga. dan bram maaf saja jika kamu terlalu tajam menjadi duri anatara aku dan bunga maka aku Krish tidak akan sungkan menyingkirkanmu. "


__ADS_2