Bos Angkuh Itu Adalah Suamiku

Bos Angkuh Itu Adalah Suamiku
#Episode 13


__ADS_3

Suara ini???


Aku membuka mataku dan melihat dua orang memakai jas rapi dengan dasi dan sepatu mengkilap berdiri di hadapanku saat aku mengangkat kepala. Ternyata itu Jimmy dan siapa orang disampingnya ini.


Aku spontan berdiri karena kaget!


"Tu..tuan Jimmy anda.. mengapa bisa disini?" Ucapku kaget.


"Kami berdua mencari nona Chansa" ucap Jimmy.


Mencariku untuk apa, mereka tidak disuruh oleh Arthur kan?


"Me..mencariku? Ada urusan apa ya?" Tanyaku sedikit takut.


"Nona, nona Chansa sudah mengenalku dia rekan kerja ku dan pengawal pribadi Tuan muda Arthur. Kedatangan kami kemari hanya untuk menawarkan kontrak kerjasama untuk membantu pengobatan ibu nona" ucap Jimmy.


Apa? Membantu pengobatan ibu? Apa aku tidak salah dengar.


"Hmm... Ini aku kurang mengerti!" Ucapku.


"Nona silahkan ikut kami dan akan kami jelaskan" ucap Jimmy.


"Ka..kalian tidak akan macam-macam kan" ucapku was was.

__ADS_1


"Nona tenang saja kami tidak akan melakukan apapun" ucap Jimmy.


Aku percaya dan ikut dengan mereka ke kantin rumah sakit.


Kantin rumah sakit,


"Nona ini surat kontrak kerja sama, Tuan muda Arthur bersedia membantu seluruh pengobatan nyonya Fanny dengan syarat nona Chansa harus menjadi kekasih tuan muda Arthur. Dan ini adalah surat kontrak kerjasamanya silahkan dibaca dulu" ucap Jimmy dengan memberikan sebuah dokumen.


Aku membacanya seluruh peraturannya adalah! Aku tidak boleh membantah apapun yang dia lakukan padaku!.


"Ini.... Apa ini aku tidak terima" ucapku tegas.


"Nona mohon dipikirkan kembali jangan langsung menolak" ucap Jimmy.


"Nona semua sudah tertulis disana jika ada yang kurang jelas harap ditanyakan tapi pertanyaan seperti ini nona harus bertanya kepada Tuan muda sendiri. Nona juga harus memikirkan nyonya Fanny" ucap Jimmy.


Ibu? Aku tidak bisa membiarkan ibu dalam kesulitan menghadapi penyakitnya ini dan aku tidak ada uang sepeserpun untuk biaya rumah sakit ibu. Jika aku menerima sama saja aku menjual dirimu sendiri, tapi jika aku tidak terima bagaimana jika Arthur marah dan menyuruh seluruh orang menutup pekerjaan untukku? Dan darimana aku akan mendapatkan uang 1 juta yuan (2 miliar).


•••Flashback off•••


"Permisi, Sus saya mau tanya berapa biaya administrasi atas nama nyonya Fanny Fabriana"


"Sebentar nona akan saya cek dulu" ucap suster.

__ADS_1


"Baik"


"Nona total keseluruhan adalah 1 juta yuan (2 miliar)" ucap suster.


Apa? 1 juta yuan?? Itu seumur hidup dipakai juga akan tersisa. Ya Tuhan darimana aku mendapatkan uang sebanyak itu. Bahkan gajiku seumur hidup pun akan kurang.


"Suster apakah boleh menyicil pembayaran nya?"


"Bisa nona, hanya saja harus membayar tepat waktu" ucap suster.


"Baik akan saya usahakan" ucapku lemas.


Aku duduk dibangku rumah sakit dan menyandarkan kepalaku.


•••Flashback on•••


"Tuan Jimmy... Aku menerima kontrak ini, tapi berjanjilah tolong sembuhkan ibuku. Aku akan melakukan apapun yang Tuan muda Arthur katakan" ucapku pasrah.


Ibu maaf!! Aku tidak ada pilihan lain!! 1 juta yuan (2 miliar) meskipun seumur hidup aku berusaha tidak akan bisa mendapatkannya. Maaf ibu!! Aku harus melakukan ini!!


"Baik, silahkan nona tandatangan kontrak ini, untuk berikutnya nona bisa diskusikan dengan Tuan muda" ucap Jimmy memberikan pena padaku.


****

__ADS_1


__ADS_2