
Rumah Chansa,
Ting tong! Chansa membunyikan bel rumahnya.
"Sebentar!" Teriak ibunya dari dalam rumah.
Ceklek! Ibunya membuka pintu rumah dengan memakai celemek.
"Chansa? Kau pulang larut sekali" ucap ibunya.
"Haihh ceritanya panjang Bu nanti akan aku ceritakan" ucap chansa menerobos masuk kemudian mengambil handuk untuk mandi.
"Apa yang sedang ibu lakukan?" Tanya chansa.
"Memasak sup jamur, mandilah setelah itu kita makan malam" ucap ibunya.
"Baiklah" ucap chansa masuk kamar mandi.
Beberapa menit kemudian chansa keluar dari kamar mandi dan segera memakai pakaian. Setelah itu bergegas ke ruang makan u tuk makan malam.
"Mengapa terlihat sangat letih?" Tanya ibunya dengan menyendok nasi ke piring Chansa.
"Apa yang harus aku katakan ibu? Aku bertemu dengan Bos besar dinegara ini bahkan dia sudah menolongku 2 kali dan aku berhutang padanya" ucap chansa.
"Bos besar? Apa maksudmu itu tuan muda Arthur?" Tanya ibunya kaget.
__ADS_1
"Iya tuan muda Arthur telah menyelamatkan aku dari Roby si pria brengsek itu dan dia telah menolongku di cafe sehingga aku tidak jadi dipecat" jelas Chansa.
"Apa? Bagaimana bisa itu terjadi?" Tanya ibunya penasaran.
"Akan aku ceritakan setelah selesai makan" ucap Chansa.
"Ya baiklah, makanlah dulu" ucap ibunya.
Beberapa saat kemudian, chansa membereskan piring-piring dan mencucinya setelah itu duduk diruang TV bersama ibunya. Chansa menceritakan semua yang terjadi hari ini. Ibunya sangat kaget mendengar cerita chansa.
"Apakah itu benar? Kau tidak berkhayal kan?" Tanya ibunya kaget.
"Tentu saja tidak, aku bahkan mencubit diriku berulang kali Bu" jelas chansa.
"Ya Tuhan Chansa semoga tidak ada masalah apapun" ucap ibunya.
"Baiklah ini sudah malam segera tidur besok masih harus ke kampus" ucap ibunya.
"Baiklah, selamat malam Bu!" Ucap Chansa mencium ibunya.
"Selamat malam kembali sayang" ucap ibunya.
****
Keesokan harinya,
__ADS_1
Tok tok tok!
"Chansa ayo bangun matahari semakin naik kau juga harus pergi ke kampus" teriak ibunya.
"Hoaaamm, iya Bu aku akan turun 5 menit lagi" ucap chansa menguap.
"Baiklah ibu akan menyiapkan sarapan pagi" ucap ibunya menuruni tangga.
"Ya yaa" ucap chansa.
Beberapa menit kemudian,
Tap tap tap!! Chansa menuruni tangga dengan membawa tas dan bersiap untuk pergi ke kampus.
"Pagi Bu!" Ucap chansa.
"Pagi sayang, ayo cepatlah hampir jam 7 kau harus segera berangkat ayo duduk dan sarapan" ucap ibunya tergesa-gesa menyiapkan piring dan mengambilkan nasi.
"Ibu pelan-pelan saja jangan tergesa-gesa seperti itu" ucap chansa.
"Kau harus cepat, dan kau harus ingat jangan membuat masalah di cafe lgi. Kemarin kau diselamatkan oleh tuan muda Arthur dan hari ini jika kau melakukan kesalahan lagi tidak akan ada yang menolongmu" ucap ibunya.
"Iya iya ibu, aku mengerti" ucap chansa mengunyah makanan.
"Bagus skrng habiskan makananmu" ucap ibunya.
__ADS_1
Setelah selesai sarapan pagi chansa bergegas pergi, setelah berpamitan kepada ibunya chansa langsung menuju halte bus untuk berangkat ke kampus.
****