Bunga Dan Kumbang

Bunga Dan Kumbang
Murid baru


__ADS_3

Hari ini, seperti biasa nya mereka masuk saat bel berbunyi. Ngobrol saat guru belum masuk kedalam kelas. Dan akan berhenti saat guru mata pelajaran masuk kedalam kelas nya.


"Selamat pagi anak-anak." kata bu Mira, guru fisika.


"Selamat pagi buk..." kata anak-anak serentak.


"Hari ini kalian akan kedatangan teman baru. Teman kalian akan duduk di kelas ini." kata bu Mira menjelas kan.


Tak lama, kepala sekolah masuk dengan seorang siswa bersama nya.


"Selamat pagi anak-anak." kata kepala sekolah.


"Selamat pagi pak..." kata semua siswa, kecuali Kumbang.


"Perkenal kan, ini ada lah Ilham teman baru kalian." kata kepala sekolah.


"Ilham, ini kelas baru kamu. Bapak harap kamu bisa berbaur dengan teman baru mu dengan cepat." kata kepala sekolah.


"Baik pak." kata Ilham.


"Bu Mira, saya tinggal dulu. Silakan lanjut kan lagi." kata kepala sekolah.


"Baik pak." kata bu Mira.


Kepala sekolah meninggal kan kelas itu. Sedang kan murid baru yang bernama Ilham masih berdiri di depan kelas.


"Ilham, silakan duduk di kursi samping Kumbang." kata bu Mira.


"Gak... Aku gak mau ada yang duduk samping aku." kata Kumbang marah.


"Kumbang, kamu tidak boleh seperti itu. Hanya ada satu kursi saja di sini. Bagai mana bisa kamu tidak ingin berbagi." kata bu Mira.


"Dia bisa cari tempat lain untuk duduk, tidak harus duduk di samping aku kan." kata Kumbang.


"Kumbang... " kata bu Mira marah.


"Kenapa, marah, gak terima. Terserah saja, mau marah kayak apa pun aku gak perduli." kata Kumbang melawan guru nya.

__ADS_1


"Berani lho duduk di sini, terima akibat nya." kata Kumbang bilang pada anak baru itu.


Karna tidak tahan dengan sifat Kumbang. Dan tidak mau terjadi ribut lagi di dalam kelas. Maka Bunga pun, memberani kan diri untuk bicara.


"Maaf buk, bagai mana jika di tukar aja. Biar saya yang duduk di samping Kumbang dan Ilham duduk di samping Mia teman saya." kata Bunga.


"Ibuk tidak tahu Bunga, kamu bisa tanya kan sendiri pada Kumbang." kata bu Mira.


"Bagai mana Kumbang, apa kah kamu setuju jika aku yang duduk di samping mu."kata Bunga.


Anak-anak yang lain semua nya diam. Mereka menunggu apa yang Kumbang jawab kan pada Bunga. Dan mereka tidak menyangka jika Bunga berani sekali dekat dengan Kumbang. Bahkan mau duduk di samping Kumbang lagi.


"Terserah kamu mau duduk di mana, aku gak keberatan." kata Kumbang.


Jawaban dari Kumbang sangat bikin semua nya kaget. Karna saat Bunga yang menawar kan diri nya untuk duduk bersama. Kumbang bahkan tidak ada bantahan sama sekali. Ia malah terlihat senang saat Bunga yang menawar kan diri nya sendiri.


"Bunga kamu yakin mau duduk sama Kumbang. Gak kasihan sama aku ya." kata Mia.


"Gak ada cara lain Mia, bangku di kelas kita kan cuma kosong nya di samping Kumbang." kata Bunga.


"Baik lah Bunga, hati-hati ya kamu di sana. Jangan bikin masalah ya." kata Mia.


"Kayak mau pergi jauh aja Mia, kamu pesan sama aku kata-kata sedih." kata Bunga.


"Sudah,,, kamu Ilham silakan duduk samping Mia." kata bu Mira.


"Makasih buk." kata Ilham sambil berjalan kearah bangku yang Bunga tinggal kan.


Sedang kan Bunga berjalan membawa tas dan buku nya. Menuju bangku Kumbang yang letak nya paling ujung kelas itu.


......


Saat pelajaran selesai, Kumbang dan Bunga masih berada di dalam kelas.


"Bunga, kenapa kamu mau duduk di samping aku." kata Kumbang.


"Kamu gak lihat, gak ada bangku lagi saat ini. Dan kamu gak mau anak baru itu duduk di samping kamu kan." kata Bunga.

__ADS_1


Kumbang diam, ia tak menjawab apa yang Bunga kata kan. Kumbang melirik kearah Ilham yang dari tadi melihat nya.


"Kumbang, aku mau kamu belajar menghargai guru ya. Jangan kayak tadi, itu kasar sekali Kumbang." kata Bunga.


"Maaf kan aku, tadi aku hanya emosi. Aku lupa pada janji ku pada mu, untuk belajar sopan pada guru dan orang lain." kata Kumbang.


Ya, Kumbang berjanji pada Bunga untuk belajar menghargai orang lain. Terutama pada guru, dan teman-teman.


Karna Bunga adalah satu-satu nya teman Kumbang di sekolah. Kumbang mau berjanji untuk merubah sikap nya pada siapa pun.


Tapi saat melihat Ilham yang masuk kedalam kelas nya. Kumbang lupa pada janji nya, karna ia sangat tidak suka pada Ilham.


"Kenapa sih Kumbang, saat melihat anak baru itu. Kayak nya kalian itu kenal satu sama lain." kata Bunga.


"Ngak, aku gak kenal sama anak itu. Aku hanya gak suka saja pada anak itu pertama kali bertemu." kata Kumbang.


"Baik lah, aku paham maksud mu itu. Lupa kan masalah yang tadi. Aku tidak ingin kamu mengulagi nya lagi. Saat pulang sekolah nanti, kita akan belajar di kelas ini." kata Bunga.


"Baik lah, aku ingat itu. Kamu jangan cemas pada pelajaran ku. Aku sudah bisa menguasai beberapa pelajaran yang kamu ajari." kata Kumbang.


Memang benar apa yang Kumbang kata kan. Kumbang itu sebenar nya pintar, hanya saja dia tidak ingin belajar. Dia sangat mudah menangkap apa yang di ajar kan Bunga pada nya. Bahkan materi pelajaran yang lumayan susah saja ia bisa cepat belajar.


"Bunga, makan di kantin yuk. Aku lapar nih." kata Mia dari tempat duduk nya. Ia tak berani datang kebangku Bunga. Karna di sana ada Kumbang.


"Aku masih kenyang Mia, nanti saja lah. Atau kamu pergi sendiri saja." kata Bunga.


"Aku gak mau pergi sendiri Bunga, aku mau sama kamu. Ayo lah temani aku makan." kata Mia.


"Baik lah, ayo pergi sekarang." kata Bunga.


"Apa kamu mau ikut aku makan di kantin Ilham. Kamu kan anak baru kan belum punya teman." kata Mia pada Ilham yang hanya diam dari tadi.


"Gak usah Mia, lain kali saja. Aku belun lapar soal nya." kata Ilham.


"Oh, ya sudah. Aku dan Bunga akan keluar dulu. Kamu hati-hati dalam kelas ini ya." kata Mia.


Ilham hanya senyum saja mendengar apa yang Mia kata kan. Ia tidak berniat untuk menjawab apa yang Mia kata kan.

__ADS_1


__ADS_2