Bunga Dan Kumbang

Bunga Dan Kumbang
Rumah Kumbang


__ADS_3

Hari ini, Ilham sudah di boleh kan pulang kerumah. Hanya saja belum boleh melaku kan aktifitas terlalu banyak. Karna tangan nya yang cedera dan masih harus banyak istirahat.


"Ham, untuk sementara waktu kamu tinggal saja di rumah ku dulu. Biar bibik dan aku yang merawat mu ya." kata Kumbang pada Ilham saat mereka akan keluar dari rumah sakit.


"Tidak usah Kumbang, aku tidak ingin merepot kan kamu dan bibik. Lagian, aku masih kuat juga kok untuk tinggal di asrama." kata Ilham.


"Bukan masalah kuat atau tidak nya Ham, Kumbang benar. Lebih baik kamu tinggal di rumah nya saja, agar ada yang memperhati kan kamu." kata mama.


"Iya Ham, kalau kamu sendiri di asrama nanti, itu akan memperlambat tangan kamu sembuh nya." kata Bunga ikut bicara.


Ilham melihat kearah Kumbang, sebenar nya ia tidak ingin menyusah kan sahabat nya. Dengan tinggal di rumah Kumbang, ia akan membuat beban buat Kumbang dan bibik yang kerja di rumah Kumbang.


"Aku harap kamu tidak menolak apa yang aku ingin kan Ham. Jangan buat aku makin merasa bersalah karna kamu tidak ingin aku rawat di rumah." kata Kumbang lagi.


"Baik lah kalau gitu, aku akan tinggal di rumah kamu untuk semrntara waktu ya." kata Ilham pada akhir nya setuju juga.


***


Akhir nya, Kumbang dan Ilham sampai di rumah Kumbang. Mia dan Bunga juga ikut kerumah Kumbang, dengan alasan mengantar Ilham. Padahal Bunga sangat penasaran bagaimana bentuk rumah Kumbang.


"Ya ampun, ini beneran rumah kamu Kumbang?" kata Mia kaget dan tak percaya.


"Iya, ini rumah ku. Kenapa dengan rumah aku, gak bagus ya?" kata Kumbang.


"Gak, bukan itu yang aku maksud kan. Rumah kamu sangat bagus dan sangat indah sekali." kata Mia.


"Mia, berhenti bersikap norak dan bikin malu. Kamu kayak orang kampungan saja." kata Bunga.


"Hei, jangan salah ya Bunga. Aku itu kagum lho sama rumah nya Kumbang yang cantik dan rapi ini." kata Mia.

__ADS_1


"Bisa simpan dalam hati saja kagum mu itu, jangan bikin aku malu dengan tingkah mu." kata Bunga.


Kumbang hanya senyum saja, sama hal nya dengan Ilham. Ilham tidak kaget lagi dengan apa yang Kumbang punya sekarang. Karna Kumbang memang terlahir dari keluarga yanf kaya raya. Sejak dulu anak itu sudah hidup mewah. Dan sekarang, walau pun ia hanya tinggal sama bibik dan tidak sama orang tua nya. Ia akan tetap jadi anak orang kaya, karna papa dan mama nya akan tetap menangung biaya hidup anak itu.


Kumbang mengetuk pintu rumah nya, tak lama pintu rumah itu di buka oleh bibik yang ada di dalam rumah. Bibik sangat kaget saat melihat Kumbang membawa teman-teman pulang kerumah. Yang paling buat bibik kaget adalah Ilham saat ini ada bersama Kumbang.


"Ayo Ham kita masuk, ini rumah ku sekarang." kata Kumbang pada teman nya. Sedang kan bibik masih kaget dan tidak bisa bicara apa-apa.


"Ayo Bunga, Mia. Kita masuk kerumah ku, aku yakin kalian juga pasti sangat capek kan." kata Kumbang.


"Den Kumbang membawa den Ilham kerumah kita. Apakah hubungan den Kumbang dan den Ilham sudah baik." kata bibik saat Kumbang ingin masuk.


"Iya bik, aku dan Ilham sudah baikan kok." kata Kumbang.


Bibik senyum, ada hal bahagia yang terlintas di hati bibik saat ini. Ia merasa sangat senang dengan kabar Ilham dan Kumbang sudah baikan sekarang.


"Non Bung, ayo masuk non." kata bibik ramah.


Mereka masuk dan duduk di ruang tamu. Bibik permisi kebelakang untuk membuat minum buat tamu Kumbang.


"Bunga, kayak nya bibik itu sangat senang melihat mu. Dan ia terlihat sangat suka pada mu." kata Mia.


"Kamu pikir bibik itu cowok ya, main suka-suka aja." kata Bunga.


"Hei, maksud aku bukan suka itu. Aduh, bicara pada mu ini terkadang bikin sakit hati juga ya Bunga." kata Mia.


Bunga hanya tersenyum mendengar kan apa yang teman nya kata kan. Karna ia tahu apa yang Mia kata kan tadi, suka yang Mia maksud itu bukan lah suka antara lelaki dan perempuan.


Tak lama, bibik pun datang sambil membawa kan empat gelas yang berisi kan jus jeruk. Ia tidak tahu kesukaan anak-anak itu apa saja. Karna Kumbang suka sama jus jeruk, maka ia bikin kan saja jus jeruk untuk semua nya.

__ADS_1


"Ini minuman nya, silakan di minum ya. Bibik tinggal dulu, maaf bibik gak tahu apa yanf kalian suka. Bibik bikin saja jus jerus untuk kalian, karna den Kumbang suka nya jus jeruk." kata bibik panjang lebar.


"Gak papa bik, makasig banyak ya." kata Bunga.


"Iya, gak papa bik. Kita mah apa ada minum saja bik." kata Mia sambil senyum.


"Itu mah kamu, gak kita ya." kata Bunga.


"Ya udah, bibik tinggal dulu ya. Nikmati minuman dan cemilan nya." kata bibik sambil berjalan pergi meninggal kan Kumbang dan yang lain nya.


Setelah bibik pergi, Bunga pun melihat kearah Kumbang. Ia tersenyum, ia juga gak tahu kalau bibik akan bikin jus jeruk dan bilang lagi itu minuman kesukaan nya.


"Jadi, minuman kesukaan mu itu jus jeruk ya Mbang." kata Bunga.


"Kamu gak tahu kalo Kumbang suka jus jeruk ya Bunga." kata Ilham yang jawab.


"Aku baru tahu kalau Kumbang suka jus jeruk." kata Bunga.


"Yah, aku hanya suka saja. Lagian aku gak pilih-pilih makanan dan minuman kok." kata Kumbang.


"Alah, siapa bilang kamu gak pilih-pilih makanan atau minuman Kumbang. Bukan nya kamu alergi tuh sama makanan yang terlalu pedas. Dan kamu juga alergi sama jus alpokat." kata Ilham.


"Hahaha.... Baru tahu aku kalo kamu ada makanan dan minuman yang bisa bikin kamu alergi Kumbang." kata Mia.


"Ham, kamu kok bikin malu aku sih." kata Kumbang.


"Aku hanya bilang saja, gak niat bikin kamu malu kok." kata Ilham.


"Hahaha... Aku baru ingat, kalo jus alpokat itu jus paling Bunga suka. Dan makanan pedan memang sama sih sama yang tidak bisa Bunga makan." kata Mia.

__ADS_1


"Mia, jangan bongkar kelemahan aku." kata Bunga.


__ADS_2