Bunga Dan Kumbang

Bunga Dan Kumbang
Jadian


__ADS_3

Bukan hanya teman-teman yang lain, Maya juga ada di sana. Namun, jarak nya dan Kumbang masih sangat jauh sekali. Di samping Maya ada Roy yang sedang membawa sebuah buku.


"Ayo Bunga, terima saja Kumbang nya." kata teman-teman yang lain pula.


"Terima.... Terima... Terima... " kata mereka sama-sama meneriaki kata terima.


"Aku tidak akan memaksa kamu terima aku kalau kamu tidak suka. Tapi maaf, aku tidak mau memberi kamu waktu untuk menjawab. Karna aku tidak mau menyimpan rasa penasaran." kata Kumbang lagi.


"Baik lah, aku akan mrnjawab nya saat ini juga." kata Bunga.


Semua yang ada di sana terdiam, mereka ikut merasa kan apa yang Kumbang rasa kan. Mereka menanti apa jawaban dari Bunga yang di tembak di depan umun oleh Kumbang.


"Ayo Bunga jawab." ada yang tidak sabar di sana. Tidak sabar mau tahu apa jawaban yang Bunga beri kan. Lebih tidak sabar dari Kumbang yang menunggu jawaban Bunga.


Keadaan tiba-tiba hening saat Bunga ingin bicara. Bagaikan ada aba-aba untuk diam, semua nya diam tanpa ada satu pun yang bersuara.

__ADS_1


"Kumbang, maaf untuk perasaan ini...." ada jeda di sana.


Semua nya terlihat agak kecewa saat mendengar kan kata maaf yang Bunga ucap kan. Lain hal nya dengan Maya dan Roy yang sangat tidak ingin kedua nya jadian.


"Maaf untuk perasaan ini, aku tidak bisa menolak nya. Aku juga sama, aku cinta sama kamu." tidak ada yang mendengar kan awal kata-kata Bunga. Hanya saja, yang paling penting adalah kata akhir yang Bunga ucap kan. Kalau ia juga sama, ia juga punya rasa cinta pada Kumbang.


"Apa, apakah yang aku dengar ini benar. Itu arti nya kamu terima cinta aku?" kata Kumbang ingin memasti kan sekali lagi.


"Iya." jawaban yang singkat namun memberi kan makna yang dalam. Dan sangat membuat hati Kumbang bahagia.


Bukan hanya Kumbang yang merasa kan kebahagiaan di sana. Juga semua teman-teman yang menyaksi kan acara pernytaan cinta itu.


"Iya selamat buat kalian ya." kata yang lain nya.


Ramai yang memberi kan selamat pada Kumbang dan Bunga. Tidak ada pelukan di sana, karna tadi Kumbang sudah menjelas kan. Kalau dia bukan tipe cowok yang romantis. Maka nya tidak berani memeluk Bunga, walau pun hati nya sangat bahagia saat cinta nya di terima.

__ADS_1


Karna melihat tidak ada sesi pelukan. Maka Mia berinisiatif membantu Bunga dan Kumbang dengan cara mendorong tubuh Bunga.


Rencana itu berhasil, tubuh Bunga yang tidak tahu akan rencana Mia itu pun hampir saja jatuh. Untung nya, Kumbang dengab cepat menagkap tubuh Bunga. Dan terjadi lah pelukan di saat itu. Walau pun pelukan yang tidak di sengaja, tapi kedua nya menikmati pelukan itu. Di iringi tepuk tangan oleh semua teman yang ada di sana. Dan tak lupa kata "cieeeee" juga ikut bergema.


Ada hati yang terluka di sana, hati dua makhluk yang tidak ingin Bunga dan Kumbang bersama. Yang tak lain adalah Maya dan Roy. Apa lagi Maya, ia sudah tidak kuat lagi menahan sakit hati nya saat melihat Bunga dan Kumbang berpelukan sangat mesra.


Maya pun meninggal kan taman itu, sambil menutup mulut nya. Ia tak ingin tangis nya pecah di sana. Dan Roy menyusul teman nya yang terlihat sangat sedih.


Sedang kan Kumbang dan Bunga masih sibuk dengan pelukan mereka. Saat Ilham datang pun mereka masih pelukan. Bagaikan lupa, kalau mereka sedang di lihat oleh puluhan pasang mata.


"Ada apa sih ini, kok ramai banget." kata Ilham tiba-tiba saja.


Ilham memang datang di saat yang tidak tepat. Karna dengan suara nya, Bunga dan Kumbang melepas kan pelukan mereka. Kayak nya mereka baru sadar kalau mereka tidak sedang berada di tempat yang sepi.


"Aduh, Ilham apaan sih. Kamu datang di waktu yang salah deh, aku udah susah-susah bikin suasana romantis kamu malah merusak nya." kata Mia.

__ADS_1


"Ya maaf, aku kan penasaran." kata Ilham dengan wajah menyesal nya.


Semua teman-teman tertawa, menertawa kan tingkah Ilham dan Mia. Yang baper gak jelas, Bunga dan Kumbang yang jadian. Eh, Mia dan Ilham yang malah bertengkar.


__ADS_2