Bunga Dan Kumbang

Bunga Dan Kumbang
Tembak mendadak


__ADS_3

Kumbang meninggal kan Maya di sana sendirian. Ia menuju kekelas nya, saat masuk kedalam kelas, di sana sudah ada Bunga yang duduk diam di bangku mereka. Sedang kan Mia dan Ilham sibuk dengan obrolan mereka berdua.


"Dari mana aja kamu Kumbang, tuan putri dari tadi sendirian di sana. Gak bicara apa-apa lagi Bunga dari tadi." kata Ilham.


"Apaan sih, mulut mu itu ya." kata Kumbang.


"Kamu udah lama keluar dari kantor nya Bunga." kata Kumbang sambil duduk.


"Udah dari tadi." kata Bunga menjawab tanpa menoleh lagi.


"Oh, kenapa kamu gak temui aku di tempat biasa sih." kata Kumbang.


"Aku gak tahu kamu ada di sana." kata Bunga.


"Oh ya, ada apa kamu di panggil kekantor tadi. Kelihatan nya ada hal penting, sampai buk Mira sendiri yang nyamperin kamu kekelas." kata Kumbang.


"Gak ada hal penting, hanya soal lomba kimia yang akan aku ikuti saja." kata Bunga.


Bunga bicara tanpa mrlihat Kumbang, hal itu bikin Kumbang merasa ada yang aneh sama Bunga. Sejak ia dekat dengan gadis itu, gadis itu tidak pernah terlihat cuek sama Kumbang. Tapi hari ini, ntah apa yang salah sama Kumbang. Bunga terlihat sangat cuek pada nya, hanya menjawab apa yang ia tanya kan saja. Dan tidak berniat untuk, bicara lebih banyak sama Kumbang.


...


Berhari-hari Kumbang dan Bunga terlihat merengang. Apa lagi Bunga di sibuk kan latihan sama Roy baik di sekolah mau pun di luar jam sekolah.

__ADS_1


Hubungan Roy dan Bunga semakin akrab saja dengan ada nya lomba yang mereka ikuti. Sedang kan hubungan Bunga dan Kumbang terlihat semakin tidak baik.


Saat ini, Mia sedang duduk bersama Bunga di taman sekolah. Mia ingin tahu, kenapa sahabat nya terlihat menghindar dari Kumbang.


"Bunga, kamu dan Kumbang ada masalah apa sih. Sejak kamu ikut lomba, aku lihat kamu tidak pernah lagi dekat sama Kumbang seperti biasa nya." kata Mia.


"Tidak ada masalah apa-apa sih Mia, aku hanya sibuk dengan urusan ku dan Kumbang sibuk dengan urusan nya." kata Bunga.


"Aku rasa tidak begitu, kamu terlihat sekali menghindar dari Kumbang. Ada apa sebebar nya Bunga, kata kan saja pada ku." kata Mia.


"Tidak ada apa-apa, aku hanya tidak ingin mengganggu hubungan Maya dan Kumbang. Aku yakin mereka bisa baikan, jika aku menjauhi Kumbang." kata Bunga.


"Kamu salah Bunga, aku dan Maya tidak ada hubungan apa-apa." kata Kumbang tiba-tiba.


Ternyata, Kumbang sudah ada di sebalik pohon yang ada di balik kursi yang Mia dan Bunga duduki sejak tadi.


"Kalian merencana kan ini semua Mia." kata Bunga.


"Tidak Bunga, aku juga tidak tahu kalau Kumbang ada di belakang kita." kata Mia.


"Tidak ada yang merencana kan ini semua, aku sudah berada di sini sejak tadi." kata Kumbang.


"Jadi karna itu kamu jauh dari aku, karna kamu tahu Maya itu adalah mantan ku. Dan kamu juga lihat aku dan Maya sempat dekat." kata Kumbang.

__ADS_1


Bunga diam sama apa yang Kumbang kata kan. Ia bukan hanya Kumbang dekat, ia juga melihat Kumbang memeluk Maya waktu itu.


"Bunga, jangan salah sangka sama apa yang telah terjadi. Aku dan Maya tidak punya hubungan apa-apa lagi. Aku dan Maya hanya bicara biasa saat itu." kata Kumbang.


"Aku tidak bilang apa-apa Kumbang, aku juga tidak bilang kalau aku salah sangka sama Kamu dan Maya kan." kata Bunga.


"Kamu tidak bilang, tapi aku yang mau kata kan pada mu langsung. Bunga, aku suka sama kamu." kata Kumbang langsung mengata kan apa yang ada dalam hati nya.


Memang kesan nya tidak ada romantis-romantis nya. Karna kata-kata itu tiba-tiba saja mengalir dari hari menuju fikiran dan di keluar kan oleh bibir manis Kumbang.


"Apa? Kamu sedang bercanda kan sama aku. Gak lucu Kumbang, apa yang kamu canda kan sangat tidak lucu." kata Bunga.


"Tidak, aku sedang tidak bercanda. Aku mencoba jujur sama hati ku saat ini. Aku cinta sama kamu, maaf aku tidak bisa romantis. Aku hanya bisa mengucap kan apa ada dalam hati ku." kata Kumbang.


Bunga sangat kaget, ia sangat tak percaya sama apa yang Kumbang kata kan. Kumbang mengata kan kalau ia punya rasa sama Bunga.


"Bunga, aku tidak punya puisi untuk mu, karna aku bukan lah seorang puitis. Aku tidak punya kata-kata romantis karna aku orang yang biasa-biasa saja. Aku tidak punya kata-kata gombal untuk memikat mu, karna aku bukan tukang gombal. Aku hanya punya kata-kata yang tulus aku sampai kan dari hati ku. Kalau aku cinta sama kamu." kata Kumbang.


Mia terlihat terharus sama apa yang Kumbang kata kan. Ia tak percaya, seorang Kumbang ternyata bisa langsung mengata kan cinta sama orang yang ia sukai. Walau kesan nya tidak romantis dan mendadak. Tapi Kumbang sangat berani langsung mengata kan isi hati pada Bunga.


"Bunga, aku ingin kamu memberi aku jawaban. Agar aku tidak berharap lama jika aku di tolak. Dan aku bisa bahagia saat aku di terima." kata Kumbang.


"Ayo Bunga, jawab kan saja apa yang ada di hati mu saat ini. Karna Kumbang juga mengutara kan rasa langsung dari hati kan." kata Mia.

__ADS_1


"Iya Bunga, ayo jawab Kumbang. Kumbang sangat berani nembak kamu di depan umum." kata yang lain.


Ya, di sana ramai teman-teman. Nama kan juga taman, tak ada yang sepi saat jam istirahat seperti ini. Pasti banyak anak-anak yang main di taman.


__ADS_2