
Mundur....
***
Kumbang adalah anak yang sangat berprestasi di sekolah itu. Sekolah smp Kasih Bangsa di Lumbia. Lumbia nama kota yang tidak asing lagi bagi sebagian orang. Kota yang ramai penduduk, dan kebanyakan orang nya kaya-kaya.
Di sana lah anak itu di besar kan, dari lahi hingga menginjak remaja. Kumbang sangat pintar, karna memiliki IQ melebihi orang pada umum nya. Maka dari itu, ia di juliki sipintar dari Lumpia.
Kumbang sangat terkenal di kalangan para guru, tidak ada guru yang tidak sayang pada nya. Selain anak yang pintar, Kumbang juga memiliki wajah tampan dan tidak banyak bicara.
Kumbang punya satu teman baik, rumah mereka bertetangga. Nama nya Ilham Fahri, mereka sudah berteman sejak sd. Bukan hanya sejak sd, tapi juga berteman saat sama-sama masuk di taman kanak-kanak.
Kemana-mana mereka selalu berdua, dari kekantin. Sampai main di saat waktu luang.
Tempan yang paling Kumbang suka adalah lahan yang di tumbuhu pohon-pohon rindang. Sedang kan Ilham, tempat favorit nya taman.
Walau pun berbeda dari segi tempat bermain, tapi mereka selalu saling melengkapi. Perbedaan bukan lah alasan untuk tidak bersama. Melain kan, pernedaan adalah suatu hal yang bisa di jadi kan bahan untuk bertukar kesukaan.
Karna wajah nya yang tampan, Kumbang sangat banyak di sukai oleh kaum hawa alias gadis. Banyaj gadis cantik yang mendekati nya, tapi hanya satu yang mampu membuat ia jatuh cinta. Gadis itu bernama Maya, anak seorang pengusaha yang lumayan berjaya di kalangan orang kaya.
Sedang kan Ilham, ia anak yang biasa saja. Tidak ada yang tertarik pada nya, ia juga tidak minat untuk pacaran di usai nya yang mudah seperti itu.
Tapi walau pun begitu, tidak ada yang berubah dari hubungan pertemanan antara Kumbang dan Ilham. Kumbang tidak pernah melupa kan sahabat nya walau pun sudah punya pacar.
Antara Kumbang dan Ilham tidak pernah terdengar punya masalah, hingga mereka menginjak naik kekelas dua smp. Di sini lah awal mula hidup Kumbang berubah.
__ADS_1
Mama dan papa nya sering saja tidak ada di rumah. Mama sekarang lebih sering menghabis kan waktu di luar. Sedang kan papa Kumbang, ia sering bilang ada kerja kelur negeri.
Berbulan-bulan kejadian itu terud saja berlangsung. Kumbang hanya di temani oleh asiten rumah tangga nya yang bernama bik Suti.
Hanya bik Suti yang setia menemani nya makan. Saat kedua orang tua nya tidak pulang kerumah.
Sampai saat pembagian hasil ujain kenaikan dan acara-acara sekolah. Mama dan papa nya tidak pernah bisa hadir saat sekolah ingin para wali murid ikut serta.
Saat semua anak di temani orang tua nya, Kumbang hanya sendiri saja. Tidak ada mama mau pun papa yang hadir bersama nya.
Saat itu, hati nya sangat sakit dan benar-benar merasa kan rasa nya di tinggal kan sendiri. Kedua orang tua yang dulu nya selalu hadir saat acara penting, malah sekarang ia akan datang sendiri sebagai wali atas diri nya sendiri.
Sampai saat guru menanya kan di mana orang tua nya. Kumbang tidak bisa menjawab apa pun, karna di sana hanya Kumbang yang tidak di temani orang tua saat pengambilan hasil ujian.
Ramai yang bicara bisik-bisik sesama mereka. Mereka mengata kan kasihan sama Kumbang. Ada juga yang tidak perduli pada keadaan Kumbang.
Itu lah awal nya Kumbang berubah, dia jadi anak yang mudah marah. Bahkan terkadang bertengkar dengan teman nya. Tapi, Ilham sebagai teman baik selalu peduli pada teman nya. Tak jarang, ia berbagi orang tua dengan Kumbang.
Ilham minta mama nya yang mewakili orang tua Kumbang saat Kumbang butuh di temani oleh orang tua ketika ada acara sekolah.
Sampai akhir nya, mama dan papa Kumbang mengata kan bahwa mereka telah bercerai. Dan mereka telah punya pendamping masing-masing.
Mereka tidak bisa membawa Kumbang ikut dalam keluarga baru nya. Karna Kumbang akan jadi beban bagi mereka.
Saat itu tanpa mama dan papa sadari, Kumbang telah mendengar apa yang papa dan mama nya kata kan. Ternyata mama dan papa nya menggap ia sebagai beban untuk hidup orang tua nya.
__ADS_1
Sakit hati Kumbang tidak terkata, dunia ini bagai kan hitam dan kelam. Tak ada cahaya yang ia lihat.
Akhir nya keputusan mama dan papa adalah meninggal kan Kumbang tumbuh sendiri. Dengan di jaga oleh pembantu nya yang saat ini bekerja dengan mereka.
Soal kebutuhan, mereka sangup untuk sama-sama menangung semua kebutuhan Kumbang.
Kumbang semakin terpuruk, saat orang tua nya benar-benar pergi dari rumah yang ia tinggali sekarang. Tapi apa mau di kata, Kumbang bukan lah orang yang penting bagi mama dan papa nya.
Mama dan papa pun telah memiliki jalan hidup nya masing-masing. Sekarang ia hanya tinggal bersama bik Suti di rumah yang dulu nya mereka tinggali satu keluarga yang lengkap dan penuh kebahagiaan.
Semua itu telah lenyap tak tersisa lagi, Kumbang yang di juluki sijenius pun telah hilang. Yang ada sekarang hanya lah anak nakal yang tidak suka belajar.
Hingga akhir nya, penderitaan Kumbang semakin lengkap. Saat mereka menginjak kelas tiga smp, Kumbang memergoki Ilham dan pacar nya Maya di sebuah cafe.
Di sana terlihat Maya menyata kan cinta nya pada Ilham. Saat itu, sudah sempurna lah penderitaan yang Kumbang alami. Sahabat nya sendiri berkhianat pada nya.
Sejak itu, hubungan antara Kumbang dan Ilham berubah. Kumbang sangat benci pada sahabat baik nya. Ia tidak mau mendengar kan apa pun penjelasan yang ingin Ilham kata kan.
Ia berpikir, apa yang akan Ilham kata kan hanya lah sebuah kebohongan-kebohongan saja.
Sejak saat itu, Kumbang tidak penah tersenyum apa lagi tertawa. Ia bahkan lebih sering menyendiri di temapt yang bikin hati nya tenang.
Ia akan bertengakr sama orang yang tidak ia sukai, Kumbang jauh berubah. Ia bukan Kumbang yang di sukai semua orang lagi.
Setelah sekolah nya berakhir, Kumbang memutus kan untuk meninggal kan kota Lumpia. Kumbang bersama bik Suti pindah kekota yang lain. Dan melanjut kan sekolah sma di kota yang baru.
__ADS_1
Yah, itu lah kota yang sekarang ia tempati. Kota di mana ia bertemu dengan teman-teman baru nya, terutama Bunga.