
Akhir nya, Bunga keluar juga dari rumah sakit. Kondisi nya tidak terlalu parah, maka nya tidak lama di rumah sakit.
Setelah mengantar kan Bunga pulang kerumah nya. Kumbang pun pulang bersama Ilham. Saat pintu rumah nya terbuka, ia di kaget kan sama orang yang membuka pintu rumah nya.
"Mama." kata Kumbang kaget.
"Tante Raya." kata Ilham.
"Sayang, kamu sudah pulang. Maaf kan mama yang lancang masuk rumah mu tanpa izin ya nak." kata mama.
"Kumbang, mama kangen banget sama kamu. Apa kamu tidak kangen sama mama." kata mama nya.
Mama ingin memeluk anak nya, namun Kumbang menghindar dari mama. Mama terlihat sangat sedih, Kumbang tidak bicara apa pun sama mama. Hanya saja, ia menghindar dari mama nya. Ia meninggal kan mama dengan pergi dari rumah.
"Kumbang...." kata mama.
"Sabar tante, Kumbang butuh waktu untuk sendiri. Biar kan ia sendiri, jangan di kejar." kata Ilham.
"Ham, apa lagi yang tante harus lakukan. Kamu juga tahu bagaimana tante berusaha untuk memperbaiki semua nya. Namun Kumbang tetap saja tidak mau menerima tante lagi." kata mama.
"Kumbang tidak mengakui tante sebagai mama nya. Ia sangat marah sama apa yang mama lakukan dahulu." kata mama sedih.
"Sabar tante, aku yakin Kumbang akan memaaf kan tante. Kumbang hanya butuh waktu tante." kata Ilham.
__ADS_1
Kumbang ntah kemana dengan mobil nya. Mama telah tenang karna Ilham sudah berhasil menenag kan hati mama.
Ilham mengirim pesan singkat pada Bunga. Karna Ilham tahu, hanya Bunga yang punya cara dan hanya Bunga yang bisa bikin Kumbang tenang.
"Mama, apa mama mau jalan-jalan bareng aku." kata Bunga.
"Mau kemana sih Bunga, kamu itu baru aja keluar dari rumah sakit. Masa udah mau jalan-jalan aja. Kalo papa mu tahu bagaimana, papa pasti akan marah karna kamu keluyuran." kata mama.
"Mama kan wanita super, papa gak akan bisa marah sama mama. Ayo lah ma, aku cemas sama Kumbang. Saat ini, ia sedang pergi dari rumah karna mama nya datang." kata Bunga.
"Apa? Mama Kumbang datang kekota ini." kata mama kaget.
"Iya ma, mama nya datang. Tapi Kumbang nya malah gak mau bertemu mama nya." kata Bunga.
"Ya udah kalo gitu, kita cari di mana anak itu. Kemudian, kita kerumah Kumbang." kata mama.
"Bukan gak mau, mama cemas sama kamu. Kalo kamu gak mau ya udah, mama juga gak masalah." kata mama.
"Eh jangan-jangan, ayo berangkat sekarang aja ma." kata Bunga.
Mama dan Bunga pergi mencari Kumbang, siang itu karna mama gak masuk kerja. Jadi nya mama bebas jalan-jalan bersama Bunga.
Saat mereka lewat di sebuah taman, Bunga melihat Kumbang sedang duduk sendirian di kursi taman yang sepi.
__ADS_1
"Ma, itu Kumbang deh kayak nya." kata Bunga.
Mama tidak menjawab, ia menghenti kan mobil nya. Mereka menghampiri Kumbang. Anak itu terlihat sedih di sana, ntah apa yang ia rasa kan.
"Kumbang, kamu kok ada di sini sih. Bukan nya istirahat di rumah aja." kata Bunga.
Kumbang terlihat kaget dengan suara Bunga. Karna ia menunduk kan kepala nya, ia tidak sadar kalau Bunga datang.
"Bunga, tante, kalian kok ada di sini sih." kata Kumbang malah menanya kan pertanyaan balik.
"Kami sedang jalan-jalan, Bunga ingin menikmati udara luar. Saat kami melewati taman, kami melihat kamu duduk sendiri." kata mama.
"Kumbang, kamu terlihat punya masalah. Apa kamu mau cerita sama aku. Biar masalah mu ringan." kata Bunga.
"Iya nak, kamu tidak perlu sungkan sama tante dan Bunga. Kamu juga bisa anggap tante sebagai teman." kata mama.
"Tante, Bunga, terima kasih banyak atas apa yang kalian berikan pada ku. Aku merasa punya keluarga saat aku mengenal kalian." kata Kumbang.
"Tante sudah anggap kamu sebagai anak tante, jadi jangan sungkan sama tante. Kamu bisa anggap tante sebagai apapun yang kamu ingin kan." kata mama.
"Termasuk sebagai mertua." kata mama lagi.
"Mama, kok malah bercanda sih. Bisa-bisa nya mama bercanda dalam situasi seperti ini." kata Bunga.
__ADS_1
"Mama gak bercanda kok, mama bilang apa ada nya. Kamu yang gak serius menanggapi apa yang mama kata kan." kata mama.
Kumbang tersenyum sama apa yang ibu dan anak itu debat kan. Sifat mama Bunga yang selalu bikin Kumbang merasa nyaman dan selalu bikin hati nya merasa senang. Karna mama orang nya suka bercanda.