Bunga Dan Kumbang

Bunga Dan Kumbang
Gang kemboja


__ADS_3

Bunga tidak ingin bertanya lagi, karna ia tak mau terlalu ikut campur dalam hidup orang lain. Apa lagi itu dalam hidup orang yang seperti Kumbang yang sangat nakal.


Tapi, ada kata yang aneh bagi Bunga. Kumbang bilang, Bunga adalah orang pertama yang bertanya kenapa ia pulang paling akhir setiap hari nya. Alasan nya ternyata sangat simpel, ia malas di rumah.


"Rumah kamu di mana Bunga, jika aku jalan terus tanpa tahu alamat mu. Mungkin kita akan nyasar." kata Kumbang.


"Oh iya... Maaf aku lupa mengata kan alamat rumah ku. Jalan saja, di depan ada gang." kata Bunga.


"Rumah kamu dalam gang ya Bunga." kata Kumbang memotong apa yang Bunga kata kan.


"Ya elah... Aku belum selesai bicara kamu main potong aja. Ruma ku di depan gang itu, pas di depan nya." kata Bunga.


Lucu juga ni anak, jika di ajak bicara ada aja yang gak kena. Kata Kumbang dalam hati.


Sampai di depan gang, Kumbang menghentikan mobil nya. Ia masih bingung dengan alamat yang Bunga sebut kan.


"Bunga, yang mana rumah mu. Aku gak salah berhenti gang kan. Ini gang Kemboja, sama yang kamu bicara kan tadi." kata Kumbang.


Saat menoleh kesamping, ternyata Bunga yang di ajak Kumbang bicara telah tertidur.


"Yah... Anak orang, malah tidur aja dalam mobil. Bagai mana cara membangun kan nya ya." kata Kumbang bingung.


"Bangun kan ngak ya, bangun kan ngak." kata Kumbang bicara sendiri.


"Bangun kan aja deh, nanti marah mama nya. Masa bawa anak orang dalam mobil lama-lama. Nanti salah sangka lagi orang tua nya." kata Kumbang.

__ADS_1


"Bunga... Bunga.... "Kata Kumbang sambil menepuk bahu Bunga dengan sangat halus dan lembut.


Beberapa saat kemudian, akhir nya Bunga sadar juga.


"Eh... Udah sampai ya, udah lama sampai nya." kata Bunga.


"Ntah lah, mana aku tahu sampai apa belum. Aku hanya berhenti di depan gang yang kamu kata kan." kata Kumbang.


Bunga melihat sekeliling nya, tempat yang biasa ia lihat. Dan di seberang sana terdapat sebuah rumah mewah. Itu lah rumah Bunga dan keluarga nya.


"Iya, ini daerah rumah ku. Itu, yang cat warna hijau dan biru. Itu adalah rumah ku, terima kasih sudah antar aku pulang Kumbang." kata Bunga.


"Tidak masalah, tapi aku saran kan lain kali jangan tidur lagi saat naik mobil."kata Kumbang.


"Kenapa emang nya." kata Bunga tak mengerti.


"Maaf, aku gak sengaja bikin kamu repot. Aku masuk dulu ya." kata Bunga sambil melangkah menuju rumah nya.


"Dasar gadis aneh, tapi enak juga berada di dekat nya. Rasa nya nyaman juga, jika berteman dengan gadis itu." kata Kumbang sambil melihat Bunga masuk kedalam rumah.


"Apa yang aku pikir kan ya, masa mikir yang gak penting sih." kata Kumbang.


Ia tersenyum dan menjalan kan mobil nya. Ada rasa bahagia dalam hati nya, rasa yang hilang beberapa tahu yang lalu. Perlahan memenuhi hati nya, mengisi kembali hati yang kosong.


Ini pertama kali nya ia tersenyum bahagia, sejak beberapa tahun yang lalu. Sejak kejadian masalalu yang tidak ingin ia ingat kan.

__ADS_1


Sementara itu, Bunga masuk kedalam rumah nya. Ternyata mama nya sudah pulang, dan duduk di ruang tamu dalam rumah nya.


"Sama siapa kamu tadi Bunga, kok kamu gak ajak masuk rumah. Malah berhenti di seberang jalan sih." kata mama membuat Bunga kaget.


"Eh... Mama, udah lama pulang ma. Itu tadi teman sekolah aku, dia gak tahu rumah. Aku malah tidur dalam mobil nya lagi." kata Bunga.


"Gak ajak masuk, karna gak teman dekat ma." kata Bunga.


"Cowok teman nya ya." kata mama.


"I... Iya... Ma cowok." kata Bunga gelagapan.


"Kok gak ajak masuk Bunga, mama kan juga ingin kenal." kata mama.


"Lho, kok mau kenal sih. Untuk apa mama kenal sama anak itu." kata Bunga tak mengerti.


"Ya mau kenal aja, anak mama kan gak pernah di antar sama cowok. Lah hari ini di antar sama cowok." kata mama.


"Yah mama, gak ingat ya. Ini karna mobil mogok, dan mas Adi gak jemput aku karna masih di bengkel." kata Bunga.


Mas Adi adalah supir pribadi Bunga, papa beri kan mas Adi sebagai supir anak nya karna Adi jago dalam bela diri. Jadi, bisa untuk menjadi penjaga untuk Bunga sekalian.


"Kalau begitu, mama mau bilang sama Adi. Biar kan aja mobil Bunga di bengkel agar bisa bawa pulang cowok tampan." kata mama.


"Mulai deh mama, datang lagi hobi nya." kata Bunga.

__ADS_1


Mama tersenyum, hobi mama nya adalah bikin Bunga kesal. Mama sangat suka menggangu anak nya. Membuat anak nya merasa kesal karna ulah nya yang suka bercanda.


__ADS_2