
Besok nya, Bunga harus di antar sama mama jahil deh kesekolah. Karna, mobil yang biasa Bunga bawa kesekolah. Masih berada di bengkel, masih belum sembuh dari sakit mogok nya.
"Nanti minta di atar lagi ya sayang, sama anak ganteng itu." kata mama pada Bunga, saat Bunga keluar dari mobil.
"Mama,,, kok gitu sih. Nanti Bunga pulang sama ojek aja deh." kata Bunga.
"Yakin mau pulang sama ojek, emang kamu bisa naik motor Bunga." kata mama.
Bunga diam, dia kan memang gak bisa naik motor. Karna rasa takut nya, waktu kecil kan Bunga pernah jatuh saat naik motor.
"Bisa kamu naik motor sayang, jika naik ojek kan pakai motor Bunga." kata mama mengingat kan Bunga.
"Iya, Bunga tahu ma. Nanti Bunga naik taksi online aja deh." kata mama.
"Ya udah deh, mama udah telat nih. Ini uang untuk jaga-jaga kamu naik taksi online ya." kata mama.
"Jaga-jaga apa ma, kan Bunga udah punya uang sendiri." kata Bunga.
"Ambil aja Bunga, mama tahu papa udah kasig uang pada kamu. Itu dari mama untuk anak mama." kata mama.
Bunga menerima uang dari mama nya, ia jarang mau ambil uang dari mama. Karna papa sudah kasih uang yang cukup untuk nya.
__ADS_1
"Baik-baik belajar nya nak, mama berangkat dulu ya." kata mama.
"Iya ma, hati-hati ya di jalan." kata Bunga di jalan.
Dari jauh, Kumbang memperhati kan Bunga dan mama nya. Ia terus melihat apa yang orang tua dan anak nya laku kan. Sebenar nya, bukan hanya Bunga yang di perhati kan Kumbang. Semua orang tua yang datang mengantar kan anak mereka kesekolah juga Kumbang perhati kan.
Ntah apa yang ada dalam hati Kumbang, ia terlihat sedih saat melihat orang tua dan anak mereka sangat dekat.
"Kamu tumben banget di antar sama mama mu Bunga." kata Mia.
"Iya, mobil aku kan mogok. Dari semalam hingga hari ini, belum sehat juga tuh mobil." kat Bunga.
"Yah... Parah banget sakit mobil mu Bunga, sampai berhari-hari di rumah sakit." kata Mia.
"Iya, maksud ku kan rumah sakit nya mobil. Ya bengkel lah, gak perlu di benar kan apa yang aku kata kan." kata Mia.
"Udah ah, ayo masuk." kata Bunga.
"Jadi kamu pulang kemarin sama siapa dong Bunga. Di jemput sama mama juga ya." jata Mia sambil mereka berjalan.
"Gak, aku pulang di antar sama Kumbang." kata Bunga santai.
__ADS_1
"Apa?" kata Mia kaget dan menghenti kan langkah nya.
"Kamu pulang di antar sama Kumbang, kamu gak bohong kan Bunga." kata Mia lagi.
"Ya gak bohong lah, tu orang nya ada di pintu kelas. Kamu tanya aja sendiri sama dia." kata Bunga.
"Sakit kamu Bunga, mana berani aku bertanya sama dia. Dekat aja aku takut, apa lagi jika bicara pada nya." kata Mia.
"Maka nya, jangan banyak bicara kalau kamu gak ingin punya masalah." kata Bunga.
Mia diam, apa yang Bunga kata kan sangat di benar kan oleh hati nya. Jangan cari masalah sama Kumbang, jika gak ingin susah.
Bunga dan Mia masuk kedalam kelas, meletak kan tas mereka di atas meja lalu kelur lagi.
"Nanti istirahat jangan lupa Kumbang." kata Bunga.
"Iya, aku ingat. Kamu bisa nyusul aku nanti kesana. Dan aku akan pergi duluan." kata Kumbang pada Bunga.
Kumbang terlihat tidak bersemangat dan malas. Tak seperti kemarin, Kumbang hari ini sangat berbeda.
Tapi Bunga tidak mau banyak bicara, ia pun berlalu begitu saja. Menyusul Mia yang telah berjalan duluan menuju kekantin sekolah.
__ADS_1
"Kamu bicara apa sih sama Kumbang tadi Bunga. Serius amat kayak nya kalian berdua." kata Mia saat mereka sudah duduk di kantin sekolah.
"Gak ada yang serius, hanya bicara masalah pelajaran saja. Kamu jangan banyak ikut campur Mia, nanti bikin masalah sama Kumbang." kata Bunga.