Bunga Dan Kumbang

Bunga Dan Kumbang
Last (pernikahan)


__ADS_3

Dua tahun kemudian.


Di sebuah pantai yang indah, berdiri sebuah tempat resepsi yang sangat megah. Pangung yang terlihat sangat megah dan di lengkapi hiasan bunga-bunga yang tampak seakan hidup.


Di sana sedang berdiri sepasang mempelai. Terlihat sangat bahagia, karna tak henti-henti nya tersenyum. Kamera sibuk mengabadi kan momen itu. Bukan hanya satu fotografer yang ada di sana. Belum lagi dengan camera ponsel masing-masing yang kenal dekat sama kedua mempelai itu.


"Selamat ya, aku udah nebak dari awal kalo kalian punya hubungan lebih dari pacar." kata Roy.


"Bisa banget kalian sembunyi kan hubungan kalian dari kita semua ya." kata Maya.


"Makasih semua nya, kalian udah mau datang jauh-jauh." kata Bunga.


"Gak masalah, buat kalian berdua. Kami berdua tidak ada masalah nya." kata Roy.


"Tapi, ngomong-ngoming dimana Mia dan Ilham." kata Maya.


"Kemana lagi kalo gak pacaran, itu anak kerjaan nya pacaran melulu deh kayak nya." kata Kumbang.


"Enak aja bilang kita pacaran, orang kita baru selesai makan kok." kata Mia tiba-tiba ikut bicara.


"Iya, mentang-mentang udah ada di pelaminan. Bilang kita seenak nya saja." kata Ilham.


"Kamu ngiri ya Ha?" kata Maya.


"Ngak kok, mana ada ngiri. Orang aku masih mau kuliah dan belajar." kata Ilham.


"Ya udah kalo gitu, aku mau cari pacar baru aja sekarang." kata Mia.


"Ey... Jangan-jangan sayang. Aku hanya bercanda kok yank, kita akan nyusul gak lama lagi." kata Ilham membujuk Mia.

__ADS_1


Kumbang dan yang lain nya tertawa melihat tingka kedua teman yang akhir nya jatuh cinta itu.


Yah, hari ini adalah hari yang paling bahagia buat Bunga dan Kumbang. Mereka menikah setelah lulus sekolah. Permintaan papa mama juga gitu, masalah kuliah bisa di lanjut kan setelah mereka menikah. Itu kan kalo mereka mau kuliah, kalo gak mau ya udah.


"Kalian kapan nyusul, Ilham dan Mia bilang gak lama lagi nyusul kami." kata Kumbang.


"Apa, kalian berdua juga pacaran." kata Bunga kaget.


"Gak pacaran kok Bunga, hanya dekat saja. Karna kita dekat, kita saling merasa nyaman deh. Dan mama papa ku pun, menunag kan kami." kata Maya.


"Yah, aku akan siap kapan Maya mau aja." kata Roy.


"Yah, ada yang kebelet nikah juga di sini." kata Mia.


"Ya yank, aku kita kamu aja. Ternyata mereja juga." kata Ilham.


"Aduh anak-anak muda, pada ngiri deh kayak nya." kata mama Bunga.


"Eh, tante." kata mereka.


"Bisa gantian sama orang tua sekarang ya nak." kata mama lagi.


"Bisa-bisa kok tante." kata Mia dan Maya.


"Kumbang, hari ini ada yang datang jauh-jauh khusus buat kamu nak." kata mama Kumbang.


"Siapa ma, kita kan gak ada ngundang orang khusus." kata Kumbang penasaran.


"Dia datang walau kamu tidak mengundang nya. Karna ia juga ikut bahagia sama apa yang kamu rasa kan saat ini." kata mama.

__ADS_1


Dalam kerumunan orang, muncuk seorang lelaki yang terlihat tidak asing lagi bagi Kumbang.


"Selamat ya nak, kamu udah sangat dewasa sekarang." kata lelaki itu pada Kumbang.


"Papa." Kumbang kaget, seakan tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


Ya, yang datang itu adalah papa nya. Papa nya yang ntah tinggal di negara mana, namun selalu memenuhi setiap kebutuhan anak nya. Papa datang di hari bahagia anak nya, ia tinggal kan semua kesibukan yang ia punya. Demi melihat anak nya bahagia.


"Maaf kan papa ya nak, papa baru bisa hadir di sini sekarang. Papa datang khusus untuk melihat kamu bahagia." kata papa.


"Papa." kata Kumbang tak sangup memahan perasaan haru dan rindu nya. Ia dan sanga papa pun berpelukan.


Lengkap lah sudah kebahagiaan yang Kumbang rasa kan. Ia menikah dengan gadis pujaan hati nya. Dan papa nya bisa hadir di hari bahagia nya. Kumbang sangat bahagia, ia tidak bisa menggabar kan rasa bahagia nya.


Ia tak henti-henti nya mengucap kan syukur atas apa yang ia dapat kan sekarang. Ternyata benar, roda kehidupan itu selalu berputar. Kita selalu merasa kan bahagia, namun jangan lupa sama rasa sedih nya nanti. Kita selalu merasa sedih, namun yakin lah bahagia akan menyusul nanti nya. Ikhlas saja dalam menjalani hidup. Syukuri apa yang kita punya, jangan iri dengan apa yang orang lain miliki. Karna yang kita miliki terkadang lebih berharga dari pada yang orang lain miliki. Hanya saja kita tidak tahu, karna kita sibuk melihat apa yang orang lain miliki. Kita lupa sama yang kita punya.


Sampai di sini dulu, sampai jumpa di karya ku yang lain nya. Salam manis dari penulis, 😘😘😘


Semoga kalian puas dengan ending nya ya.


By.. By..


Sekian.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Jangan lupa mampir di karya baru aku. Judul nya. Zulaikha menanti jodoh.


Salam sayang dari aku.. 😘😘😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2