
Malam itu, Bunga dan Mia tidur di rumah sakit bersama Kumbang menemani Ilham. Bunga awal nya tidur di atas sofa. Namun, ntah bagai mana. Bunga bisa tidur di bahu Kumbang
Sedang kan Mia tidur di samping Ilham dengan bersandar kan kepala di tangan Ilham.
Saat mama masuk kedalam kamar rawat Ilham. Semua nya telah tertidur dengan posisi mereka masing-masing.
Mama melihat putri nya tidur di bahu Kumbang. Mama tidak marah, mama malah tersenyum melihat pemandangan yang sangat langka itu. Niat usil mama pun tiba-tiba saja muncul.
Mama pun mengambil ponsel dan mengabadi kan momen langka itu dengan ponsel nya.
"Anak mama sudah besar ternyata, sudah punya tambatan hati sekarang." kata mama sambil memandang wajah Bunga.
Saat mendengar kan kata-kata itu, Kumbang bangun. Ia sangat kaget saar melihat mama Bunga menatap mereka berdua.
"Tante." kata Kumbang dengan kaget nya.
Namun mama mengisyarat kan agar Kumbang tidak bangun dan berisik. Kumbang pun paham sama apa yang mama kata kan. Ia sebenar nya takut mama Bunga marah. Namun, saat melihat sikap mama Bunga pada nya. Kumbang berubah pikiran, apa lagi di bahu nya sedang bersandar gadis cantik yang sedang tertidur lelap.
"Tante titip anak tante sama kamu Kumbang. Tante mau kembali keruangan tante ya." kata mama dengan suara bisik-bisik.
Kumbang tidak bisa menjawab apa pun, ia hanya melonggo dengan masih di selimuti rasa kaget dan tak percaya nya.
Mama meninggal kan kamar itu, ia kembali keruang kerja nya.
****
Besok pagi nya, Bunga kaget saat bangun dari tidur. Ia tak percaya kalau semalaman ia tidur sangat nyenyak di bahu Kumbang.
"Kamu sekolah gak Bunga." kata Mia yang sudah bangun dari tadi. Tapi tidak mau membangun kan Bunga dan Kumbang karna Ilham melarang Mia membangun kan kedua makhluk itu.
__ADS_1
"Sekolah deh kayak nya, bukan nya kita kemarin pulang tanpa izin lagi." kata Bunga.
"Iya, semua karna aku." kata Ilham.
"Gak kok Ham, bukan karna kamu kok. Ini kan karna kita cemas dan kaget, jadi gak ingat deh minta izin sebelum kita kerumah sakit." kata Bunga.
"Ya udah, aku antar kalian sekolah hari ini." kata Kumbang tiba-tiba bicara.
"Antar? Kamu gak sekolah emang nya hari ini." kata Bunga.
"Kayak nya ngak deh, aku akan jaga Ilham saja di rumah sakit." kata Kumbang.
"Gak usah Mbang, aku gak papa kok sendirian. Kamu sekolah aja hari ini, pulang sekolah kan bisa jenguk aku lagi." kata Ilham dengan sepat menyela apa yang Kumbang kata kan.
Saat itu, mama Bunga masuk kedalam kamar. Mama mendengar kan apa yang anak-anak kata kana.
"Gak usah tante, biar aku aja. Aku gak enak harus ngerepotin tante lagi." kata Kumbang.
"Gak kok nak, tante gak merasa di repotin sama kamu, sama kalian semua." kata mama.
***
Pada akhir nya, mama lah yang menang melawan Kumbang. Ketiga anak itu meninggal kan rumah sakit dengan sesegera mungkin.
Sedang kan mama memeriksa keadaan Ilham.
"Ham, apa orang tua mu sudah tahu tentang kecelakaan ini." kata mama.
"Gak kok dok, mama saya dan keluarga yang lain belum saya kasih tahu." kata Ilham.
__ADS_1
"Panggil tante saja Ham, karna kamu dan Bunga kan berteman."
"Kenapa mereka gak di kasih tahu, bukan nya nanti mereka akan cemas memikir kan kamu." kata mama.
"Iya tante, aku beluk bisa memberitahu kan pada keluarga ku. Karna nanti nya, mereka pasti akan sangat cemas. Dan mama pasti akan mengata kan sama tante Raya soal keberadaan ku." kata Ilham.
"Siapa Raya, dan kenapa kamu tidak mau dia tahu di mana kamu." kata mama penasaran.
"Tante Raya adalah mama Kumbang, ia ingin sekali bertemu Kumbang. Namun sayang nya, Kumbang tidak ingin bertemu sama mama nya. Kalau ia tahu aku ada bersama Kumbang, ia akan terus meminta aku membujuk Kumbang agar mau bertemu sama dia." kata Ilham.
"Raya?" kata mama kaget.
"Apa kah nama mama nya anak itu adalah Raya Mahessa." kata mama lagi.
Ilham terlihat kaget sama apa yang mama Bunga kata kan. Bukan kah mama Bunga baru pertama kali kenal dengan Kumbang. Apa kah Kumbang sudah mengata kan siapa nama mama nya. Tapi rasa nya tidak mungkin, karna Kumbang benci mama dan papa nya.
"Iya tante, mama Kumbang nama nya Raya Mahessa. Apa tante kenal sama tante Raya, atau Kumbang yang memberitahu kan nama mama nya." kata Ilham penasaran dari mana mama Bunga tahu nama lengkap mama Kumbang.
"Tidak, tante tidak tahu dari Kumbang. Tante baru tahu dari kamu, hanya saja aku melihat Kumbang mirip sama Raya. Pantas saja, mata anak itu sama persis sama mata tajam Raya." kata mama.
"Bearti tante kenal sama mama Kumbang tante." kata Ilham sangat kaget.
"Ya, aku kenal sama Raya Mahessa. Bukan hanya kenal, melain kan kami dulu bersahabat. Tapi setelah menikah, aku pindah kekota ini. Dan tidak tahu lagi, bagai mana kabar Raya setelah aku pindah." kata mama.
"Bagai mana kabar Raya sekarang, apa kah kehidupan nya baik-baik saja Ham. Ternyata anak itu adalah anak dari sahabat ku." kata mama.
"Kehidupan mereka sangat baik tante, tante Raya sudah menikah lagi dengan lelaki yang kabur bersama nya. Ia sekarang sudah punya keluarga baru dan satu anak gadis kecil. Keluarga mereka terlihat bahagia, hanya saja tante Raya sebenar nya sangat merindui Kumbang anak nya." kata Ilham.
"Jadi Raya masih sama, keras kepala seperti yang dulu ternyata. Kasih anak itu, ia terlantar kan selama ini." kata mama.
__ADS_1