
Chaiya sangat antusias untuk melanjutkan pendidikan di sana. Music adalah bakat yang di miliki Chaiya, sejak kecil ia sangat senang dengan musik. Chaiya berharap akan mendapat kan banyak pengalaman dan teman baru di RCoM. Ia ingin membuat ayah nya bangga. Hanya itulah cara Chaiya membalas budi atas semua kebaikan dokter Jhon terhadap nya.
💖💖💖
Chaiya sangat bahagia, akhir nya ia berhasil masuk universitas RCoM. Chaiya patut bangga bisa masuk universitas musik yang sangat bergengsi di London. Ia membayangkan bagaimana ia akan belajar di sana nanti. Bagaimana teman-teman baru yang akan di temui nya nanti. Suasana baru, harapan baru untuk mengejar cita-cita nya kini akan di mulai. Ada rasa gugup dan bahagia yang bercampur aduk di benak Chaiya. Ia tidak sabar menantikan hari pertama nya masuk universitas. "Trimakasih ayah...aku janji padamu, aku akan belajar dengan tekun dan membuat ayah bangga." janji Chaiya pada dokter Jhon. "Doa ku selalu mengiringi mu nak. Raih lah cita-cita mu, dan gapai lah kebahagiaan dalam hidup mu." ucap dokter Jhon yang penuh dengan keharuan. Ya..babak baru dalam kehidupan Chaiya akan di mulai. Awal baru untuk perjalan karir dan cinta nya.
__ADS_1
Dan akhir nya, hari yang di tunggu-tunggu pun tiba. Hari di mana pertama kalinya Chaiya akan pergi ke universitas. Chaiya bangun pagi-pagi sekali karna ia harus mempersiap kan keperluan belajar nya. Sementara itu bibi Mery sudah menyiap kan sarapan untuk Chaiya dan dokter Jhon. "Apa kau ingin ku buatkan bekal nona Chaiya?" tanya bibi Mery. "Tidak perlu bibi Mery. Ku rasa hari ini akan pulang cepat, karna masih hari pertama." jawab Chaiya. "Ayo cepat habis kan sarapan mu, lalu ayah akan mengantar mu." ucap dokter Jhon pada Chaiya. "Tidak ayah, aku mau naik bis saja. Lagipula aku punya cukup waktu." jelas Chaiya pada ayah nya. Chaiya memang tidak begitu suka di antar oleh ayah nya. Dia tidak ingin merepot kan ayah nya. Karna ia tau dokter Jhon memiliki jadwal kerja yang padat. Dokter Jhon pun menyetujui kemauan Chaiya. Ia tidak bisa menolak kemauan putri nya yang keras kepala itu.
Chaiya pun berangkat ke universitas dengan menaiki bis deckert, bis merah yang bisa di andal kan untuk mengantar kemana pun tujuan nya di kota London. Chaiya sampai di universitas tepat waktu. Karna ia adalah orang yang teliti, jadi ia sudah memperhitung kan waktu agar tidak terlambat di hari pertama nya masuk universitas. Di hari pertama belajar, ada begitu banyak mahasiswa baru yang berasal dari berbagai negara. Chaiya tercengang dengan suasana RCoM. Bagaimana tidak, lingkungan universitas nya sangat menyenangkan. Fasilitas belajar nya pun sangat luar biasa. Tak henti-henti nya Chaiya mengagumi suasa di sana, hingga tanpa sadar ia menabrak seseorang karna tidak memperhatikan langkah nya. "Maaf kan aku, aku tidak memperhati kan langkah ku..." ucap Chaiya pada seseorang yang ia tabrak. Beruntung orang itu tidak terjatuh karna ulah Chaiya. "Its okay." jawab orang itu. Dan ternyata yang di tabrak Chaiya adalah seorang gadis yang seumuran dengan nya. Gadis itu juga mahasiswa baru di sana. "Apa kau mahasiswa baru?" tanya gadis itu. "Ya, um..nama ku Chaiya." ucap Chaiya sambil mengulurkan tangan untuk memperkenal kan diri nya. "Namaku Lisa, aku juga mahasiswa baru. Senang berkenalan dengan mu." ucap lisa sambil meraih tangan Chaiya.
Lisa
__ADS_1
Kini Chaiya dan Lisa mulai memasuki aula di RCoM. Di sana lah acara penyambutan mahasiswa baru di lakukan. Acara itu bertunjuan untuk pengenalan antara mahasiswa baru dan lingkungan universitas. Tak hanya itu, acara penyambutan juga untuk mengakrab kan sesama mahasiswa baru dan juga mahasiswa senior. Acara penyambutan pun di mulai. Seorang laki-laki paruh baya menaiki podium dan memulai pidato sambutan untuk para mahasiswa baru. Dia adalah Rektor dari universitas Royal College of Music. Sang rektor mengucapkan selamat datang pada mahasiswa baru RCoM. Kemudian ia juga menyampaikan tata tertib dan peraturan yang harus di patuhi seluruh mahasiswa RCoM. Setelah pidato sambutan dari Rektor, tak lupa para tutor pun memperkenal kan diri kapada para mahasiswa baru. Jadwal kegiatan belajar pun di bagikan, dan besok kegiatan belajar pun di mulai.
Dan acara penyambutan pun akhir nya usai. Selain Lisa, Chaiya juga berkenalan dengan beberapa teman baru. "Hari ku akan menyenangkan dengan teman-teman baru yang sangat baik." batin Chaiya dalam hati. Kini Chaiya sudah memiliki kelompok kecil, yang terdiri dari Chaiya, Lisa dan beberapa teman lainya. Mereka menyempat kan diri mengunjungi kantin RCoM untuk makan siang sebelum pulang. "Kantin yang luar biasa..." batin Chaiya. Dan ya...seperti nya hanya Chaiya yang terpukau, karna hanya dia saja orang baru di London. Semua teman Chaiya sudah tinggal di London sejak mereka kecil, termasuk juga Lisa. Namun itu bagus untuk Chaiya, ia bisa mempelajari London dengan baik dari teman-teman nya. Menu yang ada di kantin sangat bervariasi. Bahkan menu-menu vegetarian pun tersedia lengkap di sana. Chaiya memilih jus jeruk dan roti lapis untuk menu makan siang nya. Sedang kan lisa memilih salad dan jus apel. Lisa bukan lah vegetarian, namun ia lebih suka makan sayur dan buah segar. Setelah makan mereka memutuskan untuk pulang dan menyiapkan keperluan untuk besok. "Chaiya ayo..kuantar kau pulang." ucap Lisa sambil membuka pintu mobil sport warna merah nya. Yah...Lisa sudah terbiasa membawa mobil sendiri sejak usia 19 tahun. Dan itu hal yang wajar mengingat ia adalah putri dari keluarga terpandang. Kini mereka sudah sampai di rumah Chaiya. Dan Chaiya memaksa Lisa untuk mampir. Lisa pun tidak bisa menolak permintaan sahabat baru nya itu. Dan itulah Chaiya, tidak ada orang bisa menolak nya.
__ADS_1