
Kini Chaiya dan Surya duduk bersama di atas sebuah batu besar di tepi sungai. "Chaiya...sebenar nya tadi aku ingin bermain gitar dengan mu." ucap Surya yang sedari awal memang sudah membawa gitar. "Lalu..kenapa tidak main kan gitar mu?" tanya Chaiya.
"Di sini..?" Surya sedikit bingung karna dia biasa bermain gitar di dalam ruangan, dan ini pertama kali bagi Surya memainkan gitar di alam terbuka dan bersama seorang gadis. "Iya..di sini, mau di mana lagi. Ayo Surya...cepat main kan gitar nya!" cicit Chaiya sudah tidak sabar.
Surya mulai memetik senar-senar pada gitar nya. Alunan melodi yang begitu indah, begitu menenangkan bagi Chaiya. "Nyanyikan lagu mu Chaiya...melodi ini membutuhkan pasangan nya." pinta Surya pada Chaiya. Chaiya mulai menyanyikan lagu nya bersahutan dengan Surya. Gemiricik air sungai, kicauan burun, desiran angin dan melodi gitar Surya mengiringi lagu mereka. Lagu cinta Chaiya dan Surya, sajak cinta yang akan mereka ukir di hati selamanya...
__ADS_1
Sajak cinta chaiya dan surya
Sejak saat itu seolah mereka saling terikat. Surya mendatangi Chaiya tiap hari, dan menjadi penjaga nya kemanapun Chaiya pergi. Yah..tentu saja bersama Balu juga. Srada ikut bahagia melihat kedekatan Chaiya dan Surya. Karna tidak bisa di pungkiri Chaiya menjadi lebih ceria sejak bertemu Surya. Namun tetap saja...ada sesuatu yang mengganjal di hati Srada, dan itu membuat Srada sedikit khawatir dengan hubungan Chaiya dan Surya.
__ADS_1
Srada mengajak Surya duduk di teras depan rumah agar Chaiya tidak mendengar pembicaraan mereka. "Nak Surya...aku ingin bertanya pada mu, apa tujuan mu mendekati Chaiya putri ku?" ucapan Srada membuat Surya sedikit terkejut. Tapi itu wajar, karna sebagai orang tua pasti akan menghatirkan anak nya. Surya memahami itu, dia masih mendengarkan dengan baik setiap ucapan Srada.
"Chaiya hanya lah seorang gadis buta nak Surya...apa yang kau harapkan dari nya?" jelas Srada pada Surya. "Bibi Srada...aku minta maaf jika aku membuat bibi tidak nyaman. Tapi...aku mencintai Chaiya bi, aku tulus mencintai nya tanpa ada niat buruk apa pun" jawab Surya. "Tapi nak Surya...kami sama sekali tidak tau apa pun tentang mu...sipa kau sebenar nya? dari mana asal mu? dan keluarga mu...? karna aku tidak ingin Chaiya terluka karna mu." ucap Srada yang bertubi tubi mendera Surya.
"Bibi...aku sama sekali tidak punya niat untuk menyakiti Chaiya. Aku...sama seperti kalian juga, aku hanya lah yatim piatu bi." jelas Surya pada Srada. "Aku ... adalah reporter pencari berita, aku datang ke Srivan untuk mencari berita, sampai akhirnya...aku bertemu Chaiya waktu itu." imbuh Surya berusaha meyakin kan Srada.
__ADS_1
"Tapi...kau tidak terlihat seperti seorang reporter nak Surya?" Srada masih mencoba menyelidiki Surya. "Bibi..semua ini bukanlah milik ku, semua ini fasilitas dari perusahaan tempatku bekerja." Surya mencoba menjelaskan pada Srada. "Bibi percayalah aku tidak akan menyakiti kalian, aku janji bi..." imbuh Surya pada Srada. "Jika memang begitu nak Surya...ku harap kau dapat menjaga Chaiya selama hidup nya..." ucap Srada.