
Pagi ini Jason bangun sangat pagi dan pergi jogging disekitar penginapannya, kalau yungky jangan ditanya dia akan bangun jika jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi.
Ketika jogging ia melihat pemandangan pegunungan yang indah dan memutuskan untuk mengabadikan nya melalui ponselnya. Ketika ia sedang memotret tanpa sengaja ia melihat seorang wanita yang berdiri tak jauh dari hadapannya. Jason pun memanggil dan berjalan menghampirinya karena ingin bertanya kemana arah jalan pulang menuju penginapan tetapi bukannya mendapat jawaban yang dia inginkan, perempuan itu malah langsung pergi.
"Mungkin wanita itu tidak mendengar ketika aku panggil" gumamnya
"Ada apa dengannya, apa ada yang salah pada diriku kenapa dia malah pergi, dasar aneh" Dengan sedikit kesal karena tidak mendapat bantuan Jason akhirnya memutuskan untuk menelpon kakaknya.
///IN THE CALL
"Kakkkkk,,, bisa kah kamu membantu pulang ke penginapan, aku lupa jalan pulang kepenginapan." Serunya to the point.
"Apa..... hahahaha,,,, bagaimana bisa kamu lupa jalan pulang, memang kamu pergi kemana? saat aku bangun kamu sudah tidak ada dikamar?" sahut yungky dengan nada mengejek dan sedikit kuatir.
"Aku sedang ada dikebun bunga kak, sudahlah jangan mengejek ku" sahutnya kesal karena diejek.
"Baiklah-baiklah aku akan mengirimkan seseorang untuk menjemput mu."
"Baiklah, terimaka.... tutty tuutt tuutt" belum sempat ia mengucapkan terimakasih dengan benar telpon nya sudah dimatikan oleh yungky yang membuat Jason hanya bisa menghela nafas kesal.
Ketika menunggu orang suruhan yungky datang Jason melihat seorang anak laki-laki dan anak perempuan disana "Hai... apa yang sedang kalian lakukan disini?" tanyanya.
Anak laki-laki itupun berbalik karena mendengar suara seseorang yang asing ditelinga nya.
"Paman jasssss.... " teriak anak kecil perempuan itu yang tak lain adalah akeu saat mengetahui siapa yang memanggil mereka.
"Kamu mengenalnya?" tanya akbi penasaran.
"Iya kak dia paman jas, dia adalah paman yang mengantarkan akeu pulang kemaren"
"Ohhh dia paman yang kamu ceritakan kemaren."
"Paman tampan kita bertemu lagi, paman sedang apa disini, oh iya paman kenalin ini kak akbi kakak akeu"
"Apa kalian kembar, wajah kalian sangat mirip, hai akbi salam kenal." sapa Jason sambil mengulurkan tangannya yang langsung mendapat uluran tangan dari akbi "Iya paman kami memang kembar, Salam kenal juga paman."
"Paman tadi sedang jogging tetapi paman malah melihat kalian sedang sendirian di tempat seperti ini." Sahutnya.
"Kami tidak sendirian paman kami disini bersama mama" jawab akbi.
"Mama??" Jason tolah-toleh mencari keberadaan mama akbi dan juga akeu namun ia tak melihat siapapun disana.
"Dimana, paman tidak melihat siapapun disini" Tanyanya lagi.
__ADS_1
"Itu dia,, mamaaaa...." panggil akbi sambil menunjuk ke arah mama
Jason pun menoleh kearah belakang Dann.......
//DEG.....
"Jason" batin Hanna, ia terkejut karena bertemu dengan jason secara tiba-tiba. Namun ia bersikap seolah tidak terkejut akan kehadiran Jason disana bersama kedua anaknya.
"Bukankah dia wanita yang kupanggil tadi" Batin jason
"Mama sudah selesai urusan dengan paman Jono?" tanya akbi memecah keheningan diantara mereka
"Iya sayang urusan mama sudah selesai, paman itu siapa sayang" Tanyanya
"Dia paman jas yang akeu ceritakan kemaren ma." sahut akeu
Mendengar hal itu membuat Hanna tambah terkejut, karena paman tampan yang diceritakan oleh akeu kemarin adalah Jason orang yang selama ini selalu Hanna hindari keberadaan nya.
"Paman perkenalkan dia mama kami." ucap akbi
Jason pun mengulurkan tangannya sambil berkata "Hai, saya Jason"
Hanna sempat terperangah karena Jason tidak mengenalinya namun pada akhirnya Hanna menerima uluran tangan Jason karena panggilan dari akeu membuyarkan lamunannya.
"Tidak apa, saya senang sekali bisa bertemu dengan mereka, mereka sangat menggemaskan sekali"
"Apakah anda sibuk?" tanya Jason pada Hanna
Hanna hanya bisa diam terpaku mendengar hal itu, ia bingung harus mengatakan apa.
"Mama tidak sibuk paman, urusan mama dengan paman Jono kan sudah selesai, sekarang kita akan pulang paman" sahut akeu
Hanna hanya tersenyum kikuk kepada Jason.
"Paman Jono itu sama manis"
"Paman Jono adalah orang yang mengurus kebun bunga ini." jawabnya
"Ohhh,, begitu."
"Apa paman ingin bermain kerumah kami" Tanya akbi
Mendengar hal itu sontak membuat Hanna menjadi cemas sekaligus kaget karena putranya yang bisanya sangat cuek kepada semua orang apalagi terhadap orang yang baru ia kenal beberapa menit yang lalu. Tapi ini akbi malah menawarkan Jason untuk main kerumahnya. Hanna sungguh bingung dengan tingkah putranya itu.
__ADS_1
" Mama paman jas boleh main kerumah kita kan?" tanya akbi dan akeu serempak
Hanna dibuat gelabakan oleh permintaan kedua anaknya itu, tentu saja Hanna akan memperbolehkan nya jika ia tidak memperbolehkan nya pasti anaknya akan sedih.
"Tentu saja boleh sayang"
"Ayo paman kuta pergi kerumah akbi dan akeu." ajak akbi
namun sayang belum sempat Jason menjawab, orang suruhan yungky sudah datang untuk menjemputnya.
"Permisi, apa anda tuan Jason?" Tanya pria asing itu
"Iya saya Jason, anda siapa?"
"Saya disuruh tuan yungky untuk menjemput anda disini." Jawabnya
Mendengar nama yungky disebut oleh pria itu membuat Hanna menjadi semakin cemas, bagaimana jika nanti ia bertemu dengan yungky, dan apa yang harus ia katakan jika bertemu yungky. Batinnya meronta merutuki nasibnya hari ini yang harus bertemu dengan anggota keluarga Kim setelah hampir 5 tahun ia pergi.
"Maaf, akbi akeu paman tidak bisa main kerumah kalian hari ini, mungkin jika ada waktu dan paman sedang tidak sibuk paman akan main kerumah kalian, okee" Ucap Jason kepada akbi dan akeu sambil mencubit pipi mereka yang cemberut karena kecewa Jason tidak bisa bedain dengan mereka.
"Sayang gak boleh cemberut gitu dong ke paman jas, kan paman jas lagi sibuk, jadi kalian tidak boleh nakal ya" ucap Hanna menasehati anaknya
"Tapi paman jas janji ya akan bermain dengan kami jika paman tidak sibuk" sahut akeu
"Iya manis paman janji" ucap Jason sembari menautkan jari kelingking nya dengan kelingking akbi dan akeu.
"Oh iya, ini kartu nama paman jika kalian perlu bantuan bisa hubungi paman di nomor ini ya" jelas Jason sambil memberikan kartunya namanya kepada akbi "Akbi sudah bisa membaca kan" timpalnya
"Apa paman sedang mengejekku, aku dan akeu sudah bisa membaca saat umur kami kurang dari 4 tahun paman." jawab akbi dengan nada kesal
"Baiklah-baiklah paman percaya, oke paman pergi dulu ya, dahhhh" Pamit Jason pada akbi dan akeu
"Saya permisi dulu hanna" sapanya
"Iya jas" sahutnya singkat.
"Ayo pak kita pergi sekarang" ajak Jason kepada pria suruhan yungky.
"Ayo sayang kita pulang sekarang ya, kalian kan harus berangkat sekolah" ajak Hanna pada anaknya.
"Iya maaa,,,," sahut mereka
...........
__ADS_1