Calon Adik Ipar Ku Adalah Jodohku

Calon Adik Ipar Ku Adalah Jodohku
BAB 12. SALING PENGERTIAN


__ADS_3

"Nah dari cerita ini apa yang bisa kita ambil contoh?" tanya Hanna setelah selesai bercerita.


"Kita harus saling menjaga dan menyayangi satu sama lain ma." sahut akbi


"Kita juga harus saling percaya satu sama lain ma" akeu menimpali


"Jawaban kalian benar sekali, jadi kalian harus saling menjaga, saling percaya dan saling menyayangi satu sama lain."


"Akbi sudah menjaga dan menyayangi akeu ma" sahut akbi dengan percaya diri.


"Tapi kakak selalu melarang akeu untuk berdekatan atau berteman dengan laki-laki, bukannya itu namanya kakak tidak percaya dengan akeu." jawab akeu.


"Kakak seperti itu karena akeu sedikit bodoh jika berteman apalagi dengan laki-laki." sahut akbi.


"Akeu tidak bodoh kakak, akeu itu pintar, Kakak saja yang terlalu berlebihan." jawab akeu dengan kesal karena dibilang bodoh oleh kakaknya.


"Mama lihatkan kakak bilang akeu bodoh. akeu tidak bodoh ma, kakak saja yang berlebihan." adunya pada Hanna.


"Akeu akbi dengerin mama ya, akeu boleh berteman dengan siapapun asalkan akeu tidak merasa dirugikan dan akbi kamu tidak boleh melarang adik mu untuk tidak berteman dengan laki-laki jika akeu tidak disakiti oleh temennya, oke. Akbi boleh menjaga akeu sepanjang hari tapi jangan melarang akeu untuk berteman dengan siapapun, akbi boleh mengingat kan akeu jika akeu berteman dengan orang yang tidak baik. Dan satu lagi untuk akeu, akeu tidak boleh membantah perintah kakak jika kakak mengingat kan akeu. Jadi kalian harus saling pengertian. Apa kalian sudah paham?" Tanya Hanna memastikan


Mereka berdua hanya mengangguk-mengangguk sembari tersenyum ke arah Hanna. "Jadi besok akbi minta maaf kepada beni ya"


Akbi tampak berpikir "Iya ma akbi bakal minta maaf ke beni besok, tapi ma beni tadi juga mengejek akbi."


Hanna memicingkan alisnya penasaran "Memang beni bilang apa sayang?"


"Tadi beni bilang jika kak akbi dan akeu itu punya seorang ibu yang payah karena tidak memiliki seorang suami." sahut akeu dengan polosnya.

__ADS_1


Sontak Hanna terkejut dengan penuturan putrinya itu dan tak bisa berkata apa-apa.


"Mama, apa akbi boleh bertanya sesuatu?"


"Iya sayang tentu saja boleh."


"Ma, sebenarnya ayah kami ada dimana, kenapa kami tidak pernah bertemu dengannya bahkan mama tidak pernah sekalipun menunjukkan foto ayah kepada kami?"


Hanna terkesiap mendengar pertanyaan putranya. Bagaimana caranya ia akan menjelaskan kepada putranya tentang ayah mereka, sedangkan mereka hadir kedunia ini karena sebuah kecelakaan tanpa disengaja.


Setelah lama berfikir akhir nya Hanna menemukan cara untuk menjawab pertanyaan anaknya.


"Ayah kalian sedang sangat sibuk sekarang, ia tidak bisa berkunjung kerumah kita, karena ayah kalian harus bekerja diluar negeri."


"Apa ayah akan datang suatu hari nanti" satu pertanyaan lolos dari bibir akeu


"Iya sayang ayah kalian pasti akan datang, jadi bisakah sekarang kalian berangkat tidur karena ini sudah dangat larut." Pinta Hanna


//DIKAMAR


"Kakak aku rasa mama menyembunyikan sesuatu dari kita"


"Iya aku juga merasa begitu, mana mungkin ayah pergi kerja tanpa pernah mengunjungi kita atau menelpon kita, bahkan wajahnya saja kita tidak tau" sahut akbi "Tapi.. ya sudahlah mungkin mama punya alasan sendiri, ingat kata mama kita harus saling pengertian. Ya sudahlah ayo kita tidur jika mama dengar dan tau jika belum tidur mama pasti akan marah."


Namun ajakan akbi hanya disahuti oleh suara dengkuran halus oleh akeu, hingga membuat akbi menghela nafas karena tingkah adiknya.


"Jadi dari tadi aku bicara sendiri." gumamnya

__ADS_1


Tanpa mereka ketahui ternyata Hanna mendengar kan semua obrolan mereka sedari tadi. Hanna yang tak sanggup lagi untuk membendung air matanya akhirnya memilih untuk pergi ke kamarnya.


"Kenapa pikiran mereka sangat dewasa sekali, jika besok mereka bertanya tentang ayahnya apa yang harus aku katakan kepada mereka dan jika mereka ingin melihat foto ayahnya apa yang harus aku tunjukkan kepada mereka, apa aku harus menunjukkan foto Jason? tapi Jason bahkan tidak mengenaliku. Hanna hanya bisa menangis dan berkeluh kesah dalam diam karena takut jika keduanya anaknya mendengar suaranya.


. . . . . .


Malam hari Jason sibuk dengan laporannya dan yungky sedang menerima telepon dari Sean. Setelah mematikan ponselnya yungky menghampiri Jason.


"Jas, kita perlu bicara, bisakah kamu berhenti sejenak memeriksa laporan itu."


Jason menghentikan aktivitas nya "Ada apa kak,apa ada sesuatu hal yang penting?"


"Jas sepertinya kamu harus mengurus proyek ini sendiri selama 3 Minggu, kak sean tadi menelpon dan menyuruhku kembali ke Jakarta untuk membantu nya mengurus beberapa pertemuan penting dengan klien dari Belanda, apa kamu tidak apa-apa aku tinggal sendiri dan mengurus pembangunan proyek sendiri?"


"Pergilah kak, aku tidak apa-apa disini sendiri, aku janji akan mengurus proyek ini dengan benar."


"Apa kau yakin jas?"


"Aku yakin sekali kak, sudahlah aku bukan anak kecil lagi jadi jangan terlalu berlebihan."


Yungky hanya mengangguk mengiyakan ucapan Jason "sebenarnya bukan itu yang aku cemaskan jas, tapi kesehatan dan juga ingatan mu lah yang aku cemaskan, mungkin jika bukan karena kami mungkin kau tidak akan seperti sekarang ini jas" batinnya.


Keesokan harinya yungky kembali ke Jakarta dengan sopir yang dikirim oleh sean. Diperjalanan tanpa sengaja yungky melihat Hanna yang sedang berbelanja sayur di kios pinggir jalan "Apa itu Hanna? tapi kata Daniel Hanna pergi keluar negeri, ap benar yang kulihat tadi" yungky kembali menengok kearah kios itu namun sayang Hanna sudah tidak ada disana "Mungkin itu hanya perasaanku saja, mana mungkin Hanna ada dibandung" batin yungky.


Diperjalanan yungky membuka galeri fotonya karena bosan karena menempuh perjalanan yang lumayan jauh. Saat membuka galeri ia menemukan fotonya bersama akeu ketika ia mengantarnya pulang, yungky senyum-senyum sendiri melihat foto itu karena menurut nya wajah akeu sangat manis dan juga menggemaskan. Ketika memandangi foto akeu tanpa sengaja ia menemukan foto masa kecil Hanna yang pernah Hanna kirim ketika mereka masih berpacaran dulu.


Ketika melihat foto itu yungky melihat kemiripan wajah Hanna dengan wajah akeu, yungky lalu menggabungkan foto mereka dan benar saja wajah mereka hampir 100 persen sama. Yungky pun dibuat bingung akan hal itu.

__ADS_1


"Aku akan menemui Daniel jika sudah samapai di Jakarta nanti..........."


. . . . .


__ADS_2